<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956</id><updated>2011-08-01T15:03:42.514+02:00</updated><title type='text'>waterpoured</title><subtitle type='html'>&lt;p align=center&gt;&lt;img src="http://www.masaru-emoto.net/image/photo-200411/20041104-islam.jpg" height=100 width=120&gt;&lt;/p&gt;
'' Jatuhlah hai sang air, dari langit atas ridho Sumbermu, basahi keringnya tanah gersang, lubangi batu-batu yang bebal, berilah minum hausnya kebunku, sehingga berbuah manfaat''
&lt;p align=center&gt;&lt;b&gt;see also my diary: &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/"&gt;WATERPOURED-MULTIPLY&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>115</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-731797198253634356</id><published>2008-08-13T02:08:00.001+02:00</published><updated>2008-08-13T02:11:10.697+02:00</updated><title type='text'>[KFTS]: Kebaikan Akan Tetap Jadi Kebaikan, Jika Kita Menjaga Sabar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/SKIlUgoKCtoAAGMxJY81/paus.gif?et=qlmFZQ%2Bms0bTtvo93VhJkw&amp;amp;nmid=110207534"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/SKIlUgoKCtoAAGMxJY81/paus.gif?et=qlmFZQ%2Bms0bTtvo93VhJkw&amp;amp;nmid=110207534" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Opik terlihat lesu, sementara sedang berlangsung acara Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Masjid lingkungannya. Acara itu dikelolanya bersama rekan-rekan selingkungan. Ada kekecewaan meliputi alam pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sampingnya, Deden tampak khawatir dengan keadaan rekannya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa kamu Pik? Kok kurang semangat?" tanya Opik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Entahlah! Aku agak kesal dengan ketidak optimalan ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksud kamu acara ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, Aku pikir kalau kita benar-benar melaksanakan komitmen, acara ini tak akan sesepi ini. Acara ini tak akan sesemerawut ini. Dan acara ini tidak akan dengan perencanaan yang masih mentah. Rasanya aku ingin lari meninggalkan ini semua dan mengucilkan diriku saja. Sebagai Ketua Panitia, aku malu sekali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sabar Pik! Kamu jangan berputus asa dan meninggalkan tanggung jawab begitu saja. Jangan seperti orang yang ditelan ikan paus!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ikan paus?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu ingat kisah Nabi Yunus as. ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opik terdiam sejenak, lalu serta-merta mengerti isyarat temannya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pik, Kebaikan akan selalu tetap mejadi suatu kebaikan, jika kita bisa menjaga sabar kita. Niat dan usaha yang baik akan tetap menjadi baik, kalau sabar kita tidak putus di tengah jalan. Karena amal kebaikan menjadi tidak ada nilainya, jika kesabaran kita runtuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, aku mengerti. Astaghfirullah! Seharusnya aku bersyukur dengan apa adanya acara ini. Walau dengan jumlah yang kecilpun yang datang. Walau kurang profesionalnya kita mengelola ini. Maafkan aku Den!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku juga minta maaf, jika tidak bisa membantu lebih banyak untuk acara ini. Kita ambil pelajaran yang baik dari kejadian ini. Apapun itu, akan menjadi bahan evaluasi yang baik dan akan kita perbaiki dan benahi kembali. Ibarat orang shalat. Jika batal wudhu'nya, maka ia harus buru-buru memperbaharui wudhu'nya dan mengulang shalatnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Insya Allah untuk kesempatan berikutnya, amunisi kita telah matang tanpa kekurangan dan kita siap mengulang acara serupa dengan jauh lebih baik lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Insya Allah! Aamiiin!!!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-731797198253634356?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/731797198253634356/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=731797198253634356&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/731797198253634356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/731797198253634356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2008/08/kfts-kebaikan-akan-tetap-jadi-kebaikan.html' title='[KFTS]: Kebaikan Akan Tetap Jadi Kebaikan, Jika Kita Menjaga Sabar'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-8606971506462593166</id><published>2008-07-29T15:43:00.002+02:00</published><updated>2008-07-29T15:46:38.246+02:00</updated><title type='text'>[KFTS]: Ilmupun Bisa Menjadi Bak Harta yang Sia-sia</title><content type='html'>&lt;a href="http://images.gimilham.multiply.com/image/4/photos/upload/300x300/SI8b@woKCtoAAAMHj5s1/mowjeldoha.gif?et=BvQn0ZAMOUKpgyYfxQx1WQ&amp;amp;nmid=107951756"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/4/photos/upload/300x300/SI8b@woKCtoAAAMHj5s1/mowjeldoha.gif?et=BvQn0ZAMOUKpgyYfxQx1WQ&amp;amp;nmid=107951756" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Wah...! Ustadz Ramadhan tadi benar-benar menggugah yah ceramahnya. Setelah memperhatikan beliau, terlihat sekali ketawadhuan dan karomah yang kuat akan ketinggian keilmuan beliau. Bukan aura loh, tapi kemuliaannya. Aura cuman milik yang percaya dukun-dukun. He he he!" kata Maman.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Begitulah kemuliaan taqwa terpancar, jika ilmu dipraktekkan secara amanah dan istiqomah." tambah Syams.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Pantas saja kedudukan seorang yang berilmu atau terpelajar lebih tinggi di atas seorang dermawan yang menyedekahkan hartanya. Walau masih di bawah orang-orang yang berjihad sich, tapi lumayanlah."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Iya. Tapi ilmu bisa menjadi sia-sia, sama layaknya harta yang sia-sia. Bahkan kalau aku pikir justru lebih rendah, karena amanahnya yang lebih berat. Wallahu a'lam!"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Oh ya? Bukankah ilmu adalah penjaga?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Ia akan menjadi penjaga kalau yang diamanahkan memiliki keikhlasan. Tidak bermaksud untuk dilihat orang, atau bahasa kasarnya pamer, dan maksud-maksud duniawi lainnya. Ini adalah sifat munafik, bahkan sampai ke sifat syirik, karena menuhankan diri sendiri. Ibarat orang berilmu tapi imannya nol, maka amalnyapun nol. Jika imannya setengah, maka amalnya setengah. Jika imannya penuh, maka amalnya penuh. Jadi mau seberapapun ilmu itu, banyak ataupun sedikit, jika imannya buruk, maka buruk pula amalnya. Maka ilmunya yang bertumpuk-tumpuk dan bertingkat-tingkat itu menjadi sia-sia."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Aduh kenapa berat sekali yah menjadi seorang yang berilmu?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Makanya ilmu itu harus membuahkan manfaat, baik untuk diri sendiri maupun orang sekitarnya. Seperti halnya harta, ilmu juga harus disedekahkan. Jangan ditahan dan disimpan di belakang punggung. Manfaatnya harus diputar, maka hasilnya berlipat-lipat, bahkan menjadi kekal seperti halnya amal jariyah, karena diteruskan tidak terputus bagi yang mengambil manfaatnya dan menyebarkannya."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Walau berat, ternyata amalannya berlipat-lipat. Aku jadi semangat mencari ilmu. Moga Allah memudahkan aku mendapatkan ilmu dan menghindarkanku dari perbuatan yang menyia-nyiakan rizkynya itu. Moga Ilmu-ilmu yang barakah itu hanya dimiliki oleh orang-orang yang amanah."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Aamiiin!!! Maka kita harus sama-sama ingat, bahwa di hari hisab nanti, ilmupun bukan penolong seperti halnya harta kita. Bekal kita justru adalah amalan-amalan yang didapat dengan ilmu itu. Maka banyaknya ilmu dan semakin tingginya tingkat keilmuan kita, itu semua belum tentu menyelamatkan kita. Kecuali orang-orang yang mengamalkannya secara ikhlas kare Allah semata."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-8606971506462593166?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/8606971506462593166/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=8606971506462593166&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8606971506462593166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8606971506462593166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2008/07/kfts-ilmupun-bisa-menjadi-bak-harta.html' title='[KFTS]: Ilmupun Bisa Menjadi Bak Harta yang Sia-sia'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-5520111812740100861</id><published>2008-07-27T02:59:00.002+02:00</published><updated>2008-07-27T03:03:05.795+02:00</updated><title type='text'>[KFTS]: Bersabarlah! Maka yang lain pun bersabar</title><content type='html'>&lt;a href="http://images.gimilham.multiply.com/image/4/photos/upload/300x300/SIvGqgoKCtoAAEfHMHM1/61342287-be-Calm-quiet1.jpg?et=sODQIf5QKMelqUTAtpOv1A&amp;amp;nmid=107517890"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/4/photos/upload/300x300/SIvGqgoKCtoAAEfHMHM1/61342287-be-Calm-quiet1.jpg?et=sODQIf5QKMelqUTAtpOv1A&amp;amp;nmid=107517890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"BISA GAK SICH, GAK BIKIN ORANG MARAH!!!" hardik Maya sambil meninggalkan Mutiah dan Rissa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Iiih!!! Kenapa sich tuh orang pake marah-marah segala?" sebal Rissa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Kamu sich belum mengembalikan Laptop dia sudah sejak lama. Eh malah sekarang kamu juga yang rusakin. Ya pantas saja lah Ris."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Iya aku tahu aku yang salah. Tapi khan jangan marah-marah keras-keras seperti itu. Bikin aku tambah malu dan kesal saja. Sabar kek! Khan si Maya terkenal sabarnya. Kenapa sekarang gak sabaran?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Emang kalau dia sabar, dengan begitu kamu memanfaatkan kesabarannya itu supaya kamu bisa mengulur-ulur waktu meminjam Laptopnya? Dengan begitu Maya gak protes, begitu? Maya yang penyabar begitu juga punya perasaan Ris! Apalagi sampai tahu kalau Laptop yang ia dipinjamkan malah jadi rusak. Apa dia masih bisa maklum? Coba deh kamu pikir kalau kamu berada di posisi Maya."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Aku pasti lebih sabar lagi."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Yang benar? Aku tak percaya!"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Ya aku usahakan! Namanya juga teman."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Baiklah! Kalau kamu memang bisa lebih sabar dari Maya dan kamu adalah temannya, kenapa tidak kamu saja yang bersabar supaya si Maya juga bisa bersabar?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Hah? Kok aku yang harus bersabar?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Kalau kamu mau si Maya bersabar dan tidak marah-marah, maka seharusnya kamulah yang harus memulai untuk bersabar, menjaga diri supaya Laptop yang kamu pinjam dikembalikan tepat waktu dan tidak sampai rusak."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"..." diam Rissa sambil menarik nafas dalam-dalam.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Iya... Kamu benar Tia... Aku terlalu egois. Berharap orang lain berbuat baik dan berkorban kepadaku. Sedangkan aku mencoba untuk berbuat baik dan berkorban kepada mereka saja belum bisa."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Ris! Kita ke rumah Maya sore ini dan minta maaf sama dia, Ya?" kata Mutiah sambil memeluk Rissa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Rissa mengangguk.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-5520111812740100861?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/5520111812740100861/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=5520111812740100861&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/5520111812740100861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/5520111812740100861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2008/07/kfts-bersabarlah-maka-yang-lain-pun.html' title='[KFTS]: Bersabarlah! Maka yang lain pun bersabar'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-8332748882889468814</id><published>2008-07-09T02:13:00.001+02:00</published><updated>2008-07-09T02:15:04.162+02:00</updated><title type='text'>[KFTS]: Motor Curian dalam Al-Qur'an?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/SEdkbgoKCtoAAF8NgRE1/al-quran-yang-mulia.jpg?et=nOB05VycfBVDY5Vt%2CIGQdg&amp;amp;nmid=99526779"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/SEdkbgoKCtoAAF8NgRE1/al-quran-yang-mulia.jpg?et=nOB05VycfBVDY5Vt%2CIGQdg&amp;amp;nmid=99526779" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terdengar keras pintu masuk dibanting kuat-kuat. Mendengar itu Bu Dedeh bertanya-tanya dalam hati: "Siapa gerangan itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Tabrani, anaknya yang baru pulang dari kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa Sep? Kok kamu kelihatan gusar begitu? Apalagi , apa gak malu didengar tetangga, pintu itu kamu banting keras-keras?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf Bu. Aku kena musibah. Motorku dicuri orang di kantor. Semua orang di kantor dan petugas satpam juga tidak tahu menahu. Aku sudah lapor polisi terdekat, walau tahu itu percuma. Aku benar-benar kalut saat ini. Apalagi kreditannya belum selesai. Aduhhh! harus cari di mana yah!!??? Sepertinya aku benar-benar ingin menghabisi orang yang curi motorku itu, jika beruntung ketemu nanti. Awasss!!!" cerita Tabrani tak ada ujungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya melihat kegusaran anaknya berlebihan. Ingin rasanya memeluk dan mengelus dadanya. Namun ia pikir, saat ini ia tidak bisa menghadapi anaknya dengan tenang. Untuk apa menghadapi sebuah batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Coba kamu cari motormu di Al Qur'an!" seru ibunya sambil berlalu kembali ke kamarnya, sambil berharap ada air yang bisa menghancurkan batu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu ngomong apa seh? Tidak bisa lihat aku lagi kesal apa? Kok bisa-bisanya ngelantur seperti itu." bisik hati Tabrani panas membara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, Tabrani keluar kamar dengan tampak cerahnya. Lalu ia menghampiri ibunya, sambil menyematkam ciuman sayang didahi perempuan tua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leila adiknya yang berada di situ hanya terheran-heran. "Ketemu jodoh kali?" bisik otaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih ya Bu! Sudah menjadi ibu yang terbaik, terbaik dari segala perempuan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gombal! Kamu kenapa seh?" tanya Bu Dedeh yang masih memerah pipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku sudah menemukan motorku!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh yah? Alhamdulillah! Ketemu di mana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya di Al Qur'an lah Bu. Khan ibu yang bilang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu Dedeh tersenyum cerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Motor? Di Al Qur'an? Emang bisa? Di mana?" tanya Leila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di ayat-ayat kesabaran, di ayat-ayat keikhlasan, di ayat-ayat bahwa harta itu hanya pinjaman. bukan milik kita, tapi milik Allah!" jawab Tabrani sambil tersenyum kepada adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ooo gitu toh! Baguslah! Aku udah lama khawatir dengan keadaan Aa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya La! Jangankan motor, kamu dengar tidak berita di teve kemarin. Ada orang yang membunuh penjual pulsa, lantaran pulsa yang ia beli tidak kunjung masuk. Padahal pulsa itu hanya seharga Rp. 10.000,-. Tapi bisa mengubah orang jadi ganas dan lupa diri. Makanya kita harus belajar bersabar dan ikhlas! Apalagi hidup di negara ini yang terasa semakin sempit saja." kata Bu Dedeh kepada anak-anaknya yang tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabrani dan Leila mengangguk paham.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-8332748882889468814?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/8332748882889468814/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=8332748882889468814&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8332748882889468814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8332748882889468814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2008/07/kfts-motor-curian-dalam-al-quran.html' title='[KFTS]: Motor Curian dalam Al-Qur&apos;an?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-5109507260529653510</id><published>2008-05-30T15:22:00.001+02:00</published><updated>2008-12-10T21:48:00.465+01:00</updated><title type='text'>[KFTS]: Manusia Bermanfaat dalam Ibarat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/SEAAcSm907I/AAAAAAAAABU/RpSpV1vgjuc/s1600-h/strawberry.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/SEAAcSm907I/AAAAAAAAABU/RpSpV1vgjuc/s200/strawberry.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206161655271904178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="item_body" class="bodytext" author="gimilham" author_possessive="gimilham's"&gt;"Pep! Kenapa kamu lanjut kuliah lagi seh! Jangan belajar melulu. Kapan beramalnya? Kapan membangun negara ini?" tanya Chandra tiba-tiba, setelah mengetahui sahabatnya Apep akan terbang ke Malaysia untuk melanjutkan ke S2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apep menghela nafas sesaat. Pertanyaan ini sepertinya selalu berulang-ulang dari mulut yang satu dan dari mulut yang lain. Seperti tak henti-hentinya menghalangi kehijrahannya di negeri jiran. Kesedihan tergurat dalam rautan wajah. Kenapa orang lain tidak merestui niatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat beristighfar, lalu ia pun menjawab dengan penuh kehati-hatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ndra, Aku semata-mata bukan dengan serta-merta meninggalkan amal. Dan bukan pula lari dari tanggung jawab. Aku melanjutkan kuliah justru untuk memperkuat potensi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iyah! Tapi kalau ilmu itu tidak segera kamu pakai, nanti kamu seperti buah yang busuk. Karena kamu tidak mengamalkannya dengan segera. Justru tidak bisa memberikan manfaat. Mana ada yang mau memetik!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau begitu, kenapa tidak dengan paralel?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pararel?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibarat pohon dengan buah yang matang lagi molek. Yang tidak bisa diam untuk memberikan manfaat. Yang tidak bisa diam untuk segera dipetik. Yang kalau sudah dipetik akan berbuah lagi di suatu saat. Bahkan jika Allah mengijinkan, setiap dipetik, ia akan berbuah lagi dalam sekejap!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku menjemput ilmu bukan berarti aku berhenti dari beramal. Justru setiap aku mendapatkan ilmu, aku harus segera mengamalkannya. Tidak aku tumpuk-tumpuk hingga ilmuku jadi usang. Insya Allah, aku kuliah bukan berarti mengurangi amal. Justru menambah amal. Setiap aku mendapatkan satu pengetahuan, maka aku harus bersegera mengamalkannya.Maka dengan kepergianku untuk kuliah di negeri Malaka, bukan berarti aku tidak ingin membangun negeri. Justru sambil aku kuliah, sambil aku beramal. Walau amalan itu hanya berupa karya tulisan sekalipun.Setidaknya bermanfaat, dan insya Allah berpengaruh besar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chandra mengangguk paham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah sahabat! Sekarang aku mengerti dan tidak akan memaksakan pertanyaan itu lagi. Tapi kamu harus ingat akan kata-katamu tadi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya Ndra! Mohon teguran, bimbingan dan penjagaannya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Insya Allah! Sama-sama kita Pep!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iyah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mudah-mudahan kamu seperti buah matang lagi molek itu, yang isinya bagai nikmat surgawi. Kalau kamu jadi seperti buah yang molek tapi di dalamnya kopong bahkan berulat. Aku tak sudi mengikutimu. Dan mudah-mudahan aku juga tidak seperti itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Naudzubillah mindzalik! Moga Allah melindungiku dan kita semua dari kejahilan itu! Mohon doanya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Begitu berat menulis kisah ini. Moga saya tidak bermaksud menggurui, namun berbagi. Moga kita termasuk orang-orang yang selalu memperbaiki diri dalam Ilmu dan Amal)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-5109507260529653510?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/5109507260529653510/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=5109507260529653510&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/5109507260529653510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/5109507260529653510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2008/05/kfts-manusia-bermanfaat-dalam-ibarat.html' title='[KFTS]: Manusia Bermanfaat dalam Ibarat'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/SEAAcSm907I/AAAAAAAAABU/RpSpV1vgjuc/s72-c/strawberry.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-7491443373646831213</id><published>2008-05-15T16:12:00.001+02:00</published><updated>2008-12-10T21:48:00.963+01:00</updated><title type='text'>[KFTS]: Yang Termahal dalam Do'a</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/SCxFM8vpzUI/AAAAAAAAABM/MEuNX2mlH6k/s1600-h/donate-and-doa.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200607758472826178" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/SCxFM8vpzUI/AAAAAAAAABM/MEuNX2mlH6k/s200/donate-and-doa.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Setelah shalat isya' tampak Fadli khusyu' sekali berdo'a. Hal itu mengundang perhatian seorang tua untuk mendekatinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Setelah Fadli berdo'a, ia lalu menegurnya dan bertanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Apa yang kamu pintakan, sehingga engkau begitu khusyu'nya berdo'a?"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Aku meminta kepada Allah supaya aku dimudahkan untuk menjemput rejeki yang melimpah, Kek! Di masa yang serba sulit ini, semua seakan serba mahal untuk aku memenuhinya."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;" Moga para malaikat mengaminkan do'a hambanya yang teraniaya ini. Moga Allah mengijabah do'amu, Nak!"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Aamiiin ya Allah! Ya Rabbal 'alamiin!"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Kamu mau tahu apa saja sebenarnya yang termahal, selain kesulitanmu yang kecil itu?"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Adakah yang lebih mahal lagi?"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Ada!"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Apa itu, Kek?"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Anugerah yang termahal adalah Hidayah dan Iman yang semakin menebal. Rejeki yang termahal adalah Ketentraman Jiwa. Berkah yang termahal adalah Keteguhan Hati. Bekal Hidup yang termahal adalah Kegemaran akan Ilmu Din dan Ibadah yang Bertambah lagi Berkelanjutan. Amalan yang termahal adalah Taubat yang diringi dengan Kejujuran akan Kesalahan dan Keistiqamahan mentaati segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Warisan termahal adalah Akhlaq Mulia. Akhlaq yang termahal adalah sikap Tawadhu' lagi Hanif. Perlindungan termahal adalah Perlindungan dari sifat Dengki lagi Tinggi Hati. Penjagaan termahal adalah Silaturahim dan Persaudaraan. Jihad termahal adalah Jihad terhadap Diri Sendiri. Hadiah termahal adalah Ridha Allah dan Perjumpaan denganNya. Kenapa tidak kau pintakan itu, selain yang kau pintakan tadi?"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Fadli terdiam. Serta merta ia pun terisak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Ya Allah! Kenapa aku selalu hanya meminta materi dan materi saja? Padahal ada yang lebih mulia lagi penting dari itu semua. Apa jadinya dengan materi, tapi tanpa itu semua. Dan apa jadinya tanpa materi, tapi tanpa itu semua."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Semoga Allah sudi mencurahkannya merata kepada dirimu, Nak!"&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-7491443373646831213?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/7491443373646831213/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=7491443373646831213&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/7491443373646831213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/7491443373646831213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2008/05/kfts-yang-termahal-dalam-doa.html' title='[KFTS]: Yang Termahal dalam Do&apos;a'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/SCxFM8vpzUI/AAAAAAAAABM/MEuNX2mlH6k/s72-c/donate-and-doa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-7397671947594896730</id><published>2008-03-23T03:55:00.003+01:00</published><updated>2008-12-10T21:48:01.165+01:00</updated><title type='text'>[KFTS]: Kalo Gede Mo Jadi Apa, Nak?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/R-XHibVPDPI/AAAAAAAAABE/A63dB85gaKQ/s1600-h/Sky.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180766340625927410" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/R-XHibVPDPI/AAAAAAAAABE/A63dB85gaKQ/s200/Sky.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hanan, yang berumur 10 tahun, tampak muram sekembali dari bermain dengan teman-temannya di sore hari.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Di rumah, orangtuanya pun merasa khawatir, karena raut wajahnya tidak seperti biasanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Nan, Kamu capek ya, Nak?" kata Ibu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Enggak kok Bu...!"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Masak anak sholeh lesu gituh? Harusnya ceria dong!" ujar Ayah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Mmmhh.... Ayah!... Apa jadi Koki itu cita-cita yang gak tinggi yah?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Memangnya kamu nanti gede mau jadi Koki?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hanan terdiam tambah muram.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Jadi Koki juga bagus kok, Nak! Sama tingginya dengan cita-cita yang lain. Apalagi jadi Koki yang sholeh. Yang selalu masak masakan yang halal, baik dan enak..!" kata Ibu sambil mengelus bahu Hanan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Tadi Pak Agus di sebelah nanya... Kalo udah gede Hanan mau jadi apa?... Terus Hanan bilang mau jadi Koki... Terus Pak Agus dan teman-teman tertawa... Kata Pak Agus kalau cita-cita harusnya yang tinggian lagi...! Kok jadi koki?...Itu gak sukses namanya!"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Hanan... Sukses itu ukurannya bukan hasilnya... Tapi profesional melakukan pekerjaan tersebut!" kata Ayah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Profesional...?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Ih, Ayah neh! Mana ngerti dia apa itu profesional!"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Mmmmh... Gimana yah bahasa mudahnya?... Gini Nak...! Kalau kamu menjadi Koki dengan sungguh-sungguh dan dengan usaha yang baik... Justru sama tingginya dengan cita-cita yang lain... Dan bahkan mengalahkan semuanya kalo kamu sholeh..."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Iya Nak, Ayah dan Ibu tidak nuntut kamu harus jadi apa... Ayah dan Ibu pasti mendukung kamu apapun itu... Yang penting bagi kami, kamu jadi anak yang sholeh... Itu saja yang menjadi perhatian Ayah dan Ibu..."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Iya Nan, Kamu sukses dunia dan sukses akhirat, itu syukur alhamdulillah... Tapi kalaupun di dunia tidak sukses, yang penting kamu sukses akhiratnya! Itu saja Ayah dan Ibu sudah bersyukur sekali dan bangga dengan diri kamu!"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hanan mengangguk.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Kamu ngerti, Nan? Apa yang tadi Ayah bilang?" tanya ibu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Dikit-dikit..."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Tuh khan Ayah, pake bahasa yang mudah dikit dong!"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Nngggg!" Ayah menjadi kebingungan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Gak apa-apa kok, Bu! Mungkin maksudnya yang penting Hanan jadi anak yang sholeh khan? Terus harus bersungguh-sungguh!"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Subhanallaah!!! Sudah sholeh, anak ibu cerdas juga yah! Kayak Ibunya! Hehehe..." ujar Ibu sambil melirik ke Ayah. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ayah pun hanya bisa "memble".&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-7397671947594896730?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/7397671947594896730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=7397671947594896730&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/7397671947594896730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/7397671947594896730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2008/03/kfts-kalo-gede-mo-jadi-apa-nak.html' title='[KFTS]: Kalo Gede Mo Jadi Apa, Nak?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/R-XHibVPDPI/AAAAAAAAABE/A63dB85gaKQ/s72-c/Sky.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-7563124228407127297</id><published>2007-08-18T12:14:00.001+02:00</published><updated>2007-08-18T12:17:21.683+02:00</updated><title type='text'>JEDA!!!</title><content type='html'>Assalaamu'alaikum wr wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada para pembaca yang meminati blog ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya beritahukan, bahwa dikarenakan kepulangan saya dari Jerman ke Indonesia yang menyibukkan, saya memohon maaf karena belum dapat mengupdate blog ini rutin seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bulan Ramadhan saya akan kembali lagi dengan artikel, cerpen dan puisi hikmah yang baru, insya Allah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harap maklum,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waterpoured&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-7563124228407127297?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/7563124228407127297/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=7563124228407127297&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/7563124228407127297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/7563124228407127297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/08/jeda.html' title='JEDA!!!'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-7137276846281265922</id><published>2007-06-05T20:37:00.000+02:00</published><updated>2007-06-05T21:00:27.016+02:00</updated><title type='text'>[Ask The Scholars]: Donasi Zakat dan Qurban dari Luar Negeri ke Indonesia (Sebagai Minoritas)</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.josh.org/Images/EasterUpdates/Muslim%20family.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://www.josh.org/Images/EasterUpdates/Muslim%20family.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.islamonline.net/livefatwa/english/Browse.asp?hGuestID=txcDmM"&gt;Islam Online&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ammar - Germany&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Question&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;As-Salamu `alaykum dear scholar, I came from Indonesian, but live in Germany to study and work. I have two questions: &lt;/div&gt;&lt;div&gt;1. Is it right, that I can measure my own zakat fitrah, zakat of salary, kaffarah, and fidyah by myself to Indonesia, with the price of the rice that I used to consume in Germany, without following the rate from the mosque or Islamic Center in Germany? Because their rate is too high for me, but I want to pay zakat. I count the nisab and kadar, and I found that I can pay it. And as an addition, the Mosque or Islamic Center in Germany measure the zakat firah with assumption of the ability of consuming food of a person in one day and one night, not from the measurement from 1 sa'. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;2. Can I donate money of qurban and `aqiqah to Indonesia? If yes, how much should I pay? Is it the same price in Germany or the price in Indonesia? Jazaka Allahu Khayran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Answer&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Wa `alaykum As-Salamu wa Rahmatullahi wa Barakatuh.&lt;br /&gt;In the Name of Allah, Most Gracious, Most Merciful.&lt;br /&gt;All praise and thanks are due to Allah, and peace and blessings be upon His Messenger. Dear brother Ammar, &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;1. The amount of zakatul Fitr (Fitra) is one Sa' of wheat or rice per person in the family. It is not the food of one person for a day. This is a mistake some Islamic centers in the West make by thinking that the Fitra is the same as the Kaffarah. You are required to give either approximately 2.55 KG of the food or its price (especially if giving the price is better for the poor). This is better be distributed in the area where you live (Germany) if there are poor Muslims there but if the poor Muslims are rare it is ok to send it to Indonesia. My personal suggestion is to send the price in Germany of the amount of the food you are distributing but I am sure if you make the distribution in kind in Indonesia then obviously the issue of price does not arise. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;2. The amount of Kaffarah is the food of a person of two meals; here you will have to take the price in Germany not in Indonesia even if you make distribution in Indonesia. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;3. Qurbani and `Aqiqah are in kind not in money and you can make it in Indonesia if you think there are more deserving needy there especially distant relatives. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;4. Zakah on Maal is on the amount saved of the Salary not on the total. If your savings during the year reach Nisab (# Euro 1000) you are required to give the zakah of 2.5% to the poor and needy, you can send this to Indonesia.&lt;br /&gt;Allah Almighty knows best.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dr. Monzer Kahf &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-7137276846281265922?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/7137276846281265922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=7137276846281265922&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/7137276846281265922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/7137276846281265922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/06/donasi-zakat-dan-qurban-dari-luar.html' title='[Ask The Scholars]: Donasi Zakat dan Qurban dari Luar Negeri ke Indonesia (Sebagai Minoritas)'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-8530780158729314189</id><published>2007-06-05T20:31:00.001+02:00</published><updated>2007-06-05T20:59:55.094+02:00</updated><title type='text'>[Ask The Scholars]: Shalat Tahajjud Di Musim Panas</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.almujtaba.com/malay/shalat/image003.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://www.almujtaba.com/malay/shalat/image003.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.islamonline.net/livefatwa/english/Browse.asp?hGuestID=61AfYp"&gt;Islam Online&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Abdullah - Germany&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Question:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Dear scholar, As-Salamu `alaykum. Is it permissible to do tahajjud, pray without sleeping first? Because in this summer in Germany, the `Ishaa' is at around 23.30 o'clock and the Subh/Fajr at 03:00 o'clock. Jazakum Allahu khayran!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Answer:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Wa `alaykum As-Salamu wa Rahmatullahi wa Barakatuh.&lt;br /&gt;In the Name of Allah, Most Gracious, Most Merciful.&lt;br /&gt;All praise and thanks are due to Allah, and peace and blessings be upon His Messenger. Tahajud usually takes place after a sleep, but it is not a condition. So long as you pray in the time of tahajjud, it is counted as so. May Allah accept your good deeds.&lt;br /&gt;Allah Almighty knows best. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sheikh Muhammad Iqbal Nadvi &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-8530780158729314189?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/8530780158729314189/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=8530780158729314189&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8530780158729314189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8530780158729314189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/06/shalat-tahajjud-di-musim-panas.html' title='[Ask The Scholars]: Shalat Tahajjud Di Musim Panas'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-1734181204500502197</id><published>2007-05-24T08:23:00.000+02:00</published><updated>2007-05-24T10:40:01.804+02:00</updated><title type='text'>Selfish Good Deed</title><content type='html'>&lt;a href="http://barat.jakarta.go.id/images/Foto/santunan-puasa.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://barat.jakarta.go.id/images/Foto/santunan-puasa.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Di beranda rumah, Yudhi dan Puput sedang asyik menikmati singkong goreng di sore hari.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Hmm... Mana Put? Udah jadi tehnya? Kalo makan singkong goreng tanpa teh manis, kayaknya ada yang kurang deh...!'' tanya Yudhi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Bentar lagi kok... Belum dingin...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Dingin? Loh emang kamu bikin es teh manis apa?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Iyah...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Sore-sore begini? Yang bener ajah Neng?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Biarin aaah! Puput lagi pengen...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Iih! Mau menang sendiri ajah seh kamu... Dasar!!!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Heheheh! Eh Mas... Itu yang baru lewat Pak Reza khan?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Iyah... Emang kenapa?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Orangnya baik banget yah...! Orangnya dermawan banget... Masjid di belakang rumah kita ini sudah direnovasi... Jadi bagus banget dan lebih bersih... Itu berkat sumbangannya Pak Reza loh!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Iyah... Moga amal jariyahnya diterima oleh Allah!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Enak yah jadi orang baik... Berbuat kebaikan sama siapa aja... Dan jadi dikenal banyak orang... Pengen deh Aku kayak gituh... Jadi terkenal dan kebaikanku dikenang selalu... Pasti rasanya senang banget deh...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Lah...!!! Berbuat baik kok malah pengen dikenal orang... &lt;em&gt;Selfish&lt;/em&gt; tuh namanya!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''&lt;em&gt;Selfish&lt;/em&gt;? Ikan?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''&lt;em&gt;Gedubrak&lt;/em&gt; deh gue...! Maksudnya 'Aku' banget... Ego, riya' atau apalah... Berbuat tapi mengharapkan sesuatu, mendapat pengakuan yang baik,mau menang sendiri...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Oooh! &lt;em&gt;Carmuk&lt;/em&gt; yah?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Apa? Nyamuk?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Iiihh sebel deh!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Heheheh... Iya... Kira-kira kayak gitulah... Makanya kalo berbuat baik, hati itu harus dijaga... Kalau takut hati ini gak aman... Berbuat baik gak usah terang-terangan... Ada anjuran untuk melakukannya sembunyi-sembunyi aja...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Hmm...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Kalo terang-terangan yah hati-hati aja... Sehabis berbuat baik, pasti timbul rasa baik dan senang... Sebenarnya seh itu gak apa-apa... Asalkan dalam hati aja... Gak usah diumbar... Apalagi terlalu ekspresif...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''He-eh!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Kalo abis berbuat baik dan timbul rasa itu... Kita seharusnya harus mulai khawatir... Nah, pada saat itu, kita coba jaga hati kita... Biar gak jadi besar rasa atau 'Ge-Er'... Banyak-banyak istighfar dan berdzikir ajah... Biar niat kita tetap lurus karena Allah semata... Tidak condong untuk meraih kepentingan diri sendiri... Apalagi ada perasaan, dengan kita telah berbuat baik, maka kita sudah tergolong orang-orang yang baik... Padahal belon tentu!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Ngerti khan Put?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''...!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Put?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''A-air! Uhuk!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Tuh khan!!! Kesedek yah???''&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-1734181204500502197?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/1734181204500502197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=1734181204500502197&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/1734181204500502197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/1734181204500502197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/05/selfish-good-deed.html' title='Selfish Good Deed'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-5297318483045196617</id><published>2007-05-21T14:24:00.000+02:00</published><updated>2007-05-22T00:08:27.076+02:00</updated><title type='text'>Saat Maaf Itu Belum Tiba</title><content type='html'>&lt;a href="http://theyuinon.com/articles/images/bad-kids-spank.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://theyuinon.com/articles/images/bad-kids-spank.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Telepon berdering tak hentinya. Adam yang tak jauh dari situ, tak bergeming sedikitpun. Dari arah dapur terlihat seorang ibu bergegas ke ruang tengah untuk mengangkat telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Adam...! Kok gak diangkat seh Nak? Ibu khan lagi di dapur... Kamu lagi capek banget dari pulang sekolah yah?...'' tanya Ibunya Adam sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Hallo!.... Wa'alaikumsalaam.... Iyah... Adam ada di sini kok To... Sebentar yah!.... Dam, neh si Yanto mo ngomong...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Ibu... Mohon bilangin ajah kalo Akunya lagi gak mau diganggu...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Loh kok?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Plisss...!!!''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Iyah deh... Kayaknya kamu lagi capek... Hallo nak Yanto... Maaf neh Adamnya lagi istirahat... Bisa telpon lagi nanti yah?... Baik... Wa'alaikumsalaam...!''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ibunya pun menghampiri Adam, sambil meletakkan telapak tangannya di kening dan leher Adam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Gak... Kamu gak panas kok... Kamu kenapa seh Dam?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Hmmm... Aku lagi males ngomong ama Yanto Bu.''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Kenapa?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Duh... Males neh ceritainnya...! Pokoknya dia punya salah ama Aku... Trus dia gak minta maaf lagi...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Kamu dah bicara ama dia?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Justru kayaknya dia gak ngeh, kalo dia dah buat salah sama Aku...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Lah... Trus gimana dia bisa tahunya dong?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Dia cari tahu aja sendiri!''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Jadi biar dia tersiksa, karena kamu diemin, gituh? Biar terbalas dengan setimpal kesalahan dia ke kamu?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Iyah...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Ih Kamu neh! Jangan kayak gitu dong Dam! Jangan ngarepin dia tahu sendiri kesalahannya dia ke kamu! Dan jangan ngarepin dia minta maaf sama kamu! Sebaiknya kamu memberi maaf dia, sebelum dia minta maaf... Mungkin saja cuman salah paham kecil...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Abisan... Aku marah sekali Bu... Biar tau rasa dia!''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Ih...! Jangan nyumpah-nyumpahin kayak gitu dong...! Marah itu jangan Kamu bawa-bawa untuk tidak memaafkan dia... Malah kamu jadi berat hati dan tersiksa sendiri... Apalagi sampai merasa dendam dan ingin membalasnya... Bisa-bisa, kalo Yantopun jadi minta maaf, malahan Kamu gak mo maafin dia sama sekali...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Gengsi...! Ibu gak tau seh masalahnya apa...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Kamu memberi balasan memang boleh... Tapi lebih utama memberi maaf... Apalagi memberi maaf, sebelum dia meminta maaf... Karena memberi maaf itu lebih utama, daripada mengharapkan minta maaf... Di Al Qur'an saja yang tertera adalah kewajiban memberi maaf... Meminta maaf malah tidak ada... Yang ada meminta ampun sama Allah...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Kok?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Coba deh Kamu rasa... Mana yang lebih berat? Meminta maaf atau memberi maaf?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Memberi maaf kayaknya... Tapi kenapa berat yah Bu?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Karena kalo Kamu merasa teraniaya oleh kesalahan orang lain... Rasa amarah dan benci lebih mendominasi Kamu... Makanya kenapa berat... Dan lagipula kalo Kamu belum memberi maaf, Kamu seakan menguasai dan memegang nasib kehidupan dia... Padahal kamu bukan Tuhan yang berhak memberi ampunan atau tidak...Yang ada jadinya berharap orang tersebut mendapatkan keburukan dan kesialan... Atau jika dia minta maaf, malah kita gak mau memberi maaf... Dan itu adalah perbuatan yang tidak terpuji...Malah kita menjadi berdosa...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Iyah aku paham... Tapi setidaknya khan dia juga punya kemauan minta maaf bukan?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Kendalanya mungkin si yang bersalah bisa jadi gak tau, kalo dia telah berbuat salah atau menyinggung Kamu... Atau bisa jadi karena ada hambatan sosial, dimana dia juga sebenarnya malu meminta maaf karena gengsi atau karena mungkin merasa bisa langsung dimaklumi... Misalkan abangmu minta maaf sama Kamu, karena dia merasa lebih tua dari Kamu... Mana lebih gengsi? Meminta maaf atau memberi maaf?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Meminta maaf seh pastinya...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Sudahlah, maafkan saja! Kalo kamu gak usah cerita ke dia juga gak apa-apa... Karena jika kamu bersabar dan memberi maaf sebelumnya, Kamu justru mendapat penghapusan dosa dan penambahan pahala, karena Kamu telah dianiaya... Tapi kalo Kamu cerita ke dia juga boleh banget... Mungkin dia bisa tahu apa yang membuat kamu tersinggung dan dia ingin merubahnya, malah bermanfaat juga buat dia... Yang pasti dengan cara yang baik-baik memberi maafnya...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Iya deh... Maaf ya Bu, kalo aku tadi gak ngangkat telponnya...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Iya kok Nak... Ibu maklumin...Dah dimaafin Kok... Makan siangnya bentar lagi selesai... Ibu masakin makanan kegemaran Kamu tuh...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Teri Medan yah? Asyikkk!!!''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;"Hendaklah mereka memberi maaf dan melapangkan dada Tidakkah kamu ingin diampuni oleh Allah?'' (Q.S. Al-Nur 24: 22-23).&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;''Apabila kamu memaafkan, dan melapangkan dada serta melindungi, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha penyayang.'' (Q.S. Al-Thaghabun 64: 14).&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;''Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.'' (Q.S. Al Baqarah 2: 263)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;“Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan kesalahan orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (Q.S. Ali 'Imran 3 : 134)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;(Q.S. Al Baqarah 2: 178), (Q.S. Al Baqarah 2 :237) , (Q.S. Asy Syura 42: 37)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Dari Abdullah bin Shamit, Rasulullah saw. bersabda, "Apakah tiada lebih baik saya Beritahukan tentang sesuatu yang dengannya Allah meninggikan gedung-gedung dan mengangkat derajat seseorang?" Para sahabat menjawab, "Baik, ya Rasulullah." Rasulullah saw bersabda, "Berlapang dadalah kamu terhadap orang yang membodohi kamu. Engkau suka memberi maaf kepada orang yang telah menganiaya kamu. Engkau suka memberi kepada orang yang tidak pernah memberikan sesuatu kepadamu. Dan, engkau mau bersilaturahim kepada orang yang telah memutuskan hubungan dengan engkau." (HR. Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Rasulullah bersabda: "Ada tiga hal yang jika dimiliki seseorang, ia&lt;br /&gt;akan mendapatkan pemeliharaan dari Allah, akan dipenuhi dengan rahmat-Nya, dan&lt;br /&gt;Allah akan senantiasa memasukkannya dalam lingkungan hamba yang mendapatkan&lt;br /&gt;cinta-Nya, yaitu (1) seseorang yang selalu bersyukur manakala mendapat nikmat&lt;br /&gt;dari-Nya (2) seseorang yang mampu meluapkan amarahnya tetapi mampu memberi maaf&lt;br /&gt;atas kesalahan orang, (3) seseorang yang apabila sedang marah, dia menghentikan&lt;br /&gt;marahnya." (HR Hakim)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;“Tidaklah Nabiyullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam ketika diberi dua pilihan melainkan beliau memilih yang paling mudah dari keduanya selama tidak mengandung dosa. Apabila mengandung dosa, beliau menjauhkan keduanya dari diri beliau. Demi Allah, beliau tidak pernah marah karena dirinya apa yang dilakukan terhadap diri beliau kecuali jika pengharaman Allah dilanggar maka beliau marah karena Allah.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Khalifah Umar bin Abdul Aziz menjelaskan, amal yang paling disenangi Allah SWT ada tiga, ' Memberi maaf sewaktu sempat membalas dendam, berlaku adil saat emosi, dan menaruh belas kasihan terhadap sesama hamba Allah.'&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-5297318483045196617?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/5297318483045196617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=5297318483045196617&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/5297318483045196617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/5297318483045196617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/05/saat-maaf-itu-belum-tiba.html' title='Saat Maaf Itu Belum Tiba'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-8327580788978994908</id><published>2007-05-21T10:22:00.000+02:00</published><updated>2007-05-21T11:34:13.669+02:00</updated><title type='text'>Teman 'Paksa'</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.soschildrensvillages.org.uk/imgs/newsfeed/Muslim+children_889_18016446_0_0_13905_300.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://www.soschildrensvillages.org.uk/imgs/newsfeed/Muslim+children_889_18016446_0_0_13905_300.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Linda sedang terduduk cemberut di kamarnya, sambil memandangi HP-nya. Melihat adiknya seperti itu, Alia menghampirinya dengan rasa khawatir.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Kenapa Lin? Kok diem ajah?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Mmmmhh... Linda dari kemaren ngubungin Saskia, gak diangkat-angkat... Sebel! Neh SMS ajah gak dibales-bales... Dia temenku gak seh???'' keluh Linda.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Kali aja si Saskia lagi sibuk... Jadi sementara lagi gak ada waktu buat Kamu... Sabar dong Lin! Jadi temen jangan kayak gituh...! Khan, Saskia juga punya urusannya sendiri...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Saskia ama aku khan akrab banget, Kak...! Kita suka becanda, jalan bareng, curhat-curhatan... Dia temen terbaikku... Kita akrab banget... Aku gak malu-malu kalo curhat... Aku terbuka banget ama dia... Dia kalo kasih masukan juga bagus-bagus... Entah kenapa akhir-akhir ini dia sering menghindar... Kayaknya aku sekarang kayak dikhianati jadi temennya ato gimana gituh... Gak diperhatiin lagi...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Kok gituh si Lin? Kasian si Saskia dong...! Mo jadi temen baik Kamu, malah jadi teman 'paksa'...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Hah? Aku gak maksa kok...!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Kalo gak maksa, seharusnya kamu gak perlu merasa seperti ini khan? Harusnya maklumin dia...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Tapi khan namanya teman, ya setidaknya temenin aku, trus dengerin curhatanku...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Inget Lin! Saskia itu hanya seorang teman... Bukan seseorang yang harus selalu disamping kamu terus... Dan bukan juga yang selalu melayani apa yang kamu mau... Dia bukan milik Kamu, sehingga Kamu menguasai dia...!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Kita kalo berteman semestinya seh jangan akrab-akrab banget... Soalnya nanti banyak tuntutannya... Harus begini... Harus begitu... Berteman kok kayak masuk 'jebakan' seh..!'' &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Nggg...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Truuss kalo udah deket banget, banyak hal kecil jadi sensitif dan jadi serba salah... Kalo dia punya kesalahan sama Kamu sekecil apapun itu, maka Kamu pasti gampang marah dan membenci dia... Apalagi kalo dia gak melakukan apa yang Kamu mintakan atau dia tidak merespon Kamu, pasti Kamu merasa dikhianati...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''I-iya seeehh...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Apalagi kalo kamu sudah cuhat tentang banyak hal, terutama rahasia pribadi kamu... Tentu dia cepek dooong menampung banyak curhatan dari Kamu dan jadi tambah berat kewajibannya untuk tidak membicarakannya kepada orang lain... Padahal dia sudah repot dengan masalahnya sendiri... Sekarang malah ditambah dengan masalah Kamu... Apalagi nanti pada saat ada keretakan hubungan pertemanan, bahkan saat sudah marah besar, bisa jadi segala rahasia tadi malah terkuak dipermukaan dan bahkan bisa jadi bahan ejekan antar kalian... Orang lainpun jadi tahu...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Jadi... Kita berteman sebaiknya biasa-biasa ajah yah?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Sebaiknya seh gituh... Maklumi saja, kalo dia tidak punya waktu sama Kamu... Lagian kalo Kamu mo curhat-curhatan, lebih baik seh sama keluarga Kamu ini... Lebih aman dan nyaman!... Karena kami punya kewajiban lebih besar sama Kamu... Harus lebih perhatian sama Kamu... Dan meluangkan waktu buat Kamu... Kamunya seeeh, sekarang suka jarang curhat-curhat sama Kakak... Apalagi serumah... Tinggal ketok pintu kamar ajah... Sedih deh... Hiks hiks hiks...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iya deh Kak... Tapi Aku juga gak mo maksa kok... Heheheh...!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iya deh adekku sayang!!!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;"Cintailah saudaramu dengan biasa-biasa saja, bisa jadi suatu saat nanti ia akan menjadi musuhmu, dan bencilah orang yang kau benci dengan biasa- biasa saja, bisa jadi suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kau cintai. (HR at-Tirmidzi)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-8327580788978994908?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/8327580788978994908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=8327580788978994908&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8327580788978994908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8327580788978994908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/05/teman-paksa.html' title='Teman &apos;Paksa&apos;'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-8520839404890336982</id><published>2007-05-10T05:16:00.000+02:00</published><updated>2008-12-10T21:48:01.400+01:00</updated><title type='text'>Kini Bertaubat, Selanjutnya Terserah Anda?</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/RkKcCTqVi_I/AAAAAAAAAAs/f3uIW2Wmjcw/s1600-h/regret.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5062780494569376754" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/RkKcCTqVi_I/AAAAAAAAAAs/f3uIW2Wmjcw/s200/regret.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Bagas dan Maman sedang asyik bercengkrama di kedai Pak Somad. Lalu terdengar adzan maghrib dari Masjid di depan kedai tersebut.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Gas! Udahan dulu yuk! Udah adzan... Mending kita maghriban!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Lo aja deh!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Lah? Kemaren katanya...?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iyah! Itu khan kemaren... Gue khan dah tobat... Berarti dosa gue yang dulu dah diapus...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Heh? Tapi sekarang...?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Yah nanti aja lah! Selanjutnya terserah gue... Masih panjang umur gue... Khan Allah pemberi maaf...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Waduh! Kalo lo besok mati gimane?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Yeeeee!!!!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Eh Sori... Maksud gue, kalo lo dah gak dikasih kesempatan hidup lagi, lo kapan bisa minta maafnya?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Yahhh... Khan nanti di akhirat kalo &lt;em&gt;face to face&lt;/em&gt;, gue bilangin aja, kalo gue gak bermaksud berbuat gitu... Dan gue menyesal... Masak seh gak maafin juga?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Bukannya nanti diakhirat dah gak ada tawar-menawar lagi?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iya gituh?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iya dong! Kalo kita mati, khan berarti amalan kita sudah putus... Berarti kita gak bisa berbuat banyak lagi, supaya dosa kita dihapuskan...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Jadi?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Ya... Ampunan itu adanya yah semasa kita hidup ini...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Ooh!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Lagian kok bisanya lo yakin, kalo lo dah diampunin? Khan ampunan itu Haknya Allah... Analoginya, kok bisa lo yakin kalo nilai ulangan matematika lo dapet 10 dari guru, jika elo gak bersungguh-sungguh belajar untuk dapet nilai 10?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Maksud lo?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Kalo lo minta ampun, harusannya dibarengi dengan kesungguh-sungguhan dan janji untuk meninggalkan kesalahan lo dan melaksanakan perintahNya dengan benar... Jadi ampunan itu tergantung bukti kesungguhan lo... Dan lagian, siapa bilang kalo lo cukup sekali bertobat, lalu semuanya bisa diampuni..? Justru lo harus khawatir kalo-kalo tobat lo gak diterima... Dan harus khawatir jika kesalahan lo terulang lagi... Atau jangan-jangan ada kesalahan baru datang... Jadi sebaiknya banyak-banyaklah bertobat dengan tidak terputus-putus... Karena kita itu suka menganggap enteng dosa, apalagi dosa kecil sekalipun...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Jadi gue belon tentu di ampuni? Jadi gue harus gimana dong?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Minta ampun itu harus ada tindak lanjut setelahnya... Allah juga perlu bukti dong atas kesetiaan lo ama Dia... Jadi kita harus konsisten, gak setengah-setengah! Jika kita kembali melakukan kesalahan kita lagi, maka ampunan itu bisa saja ditarik kembali... Atau dosa kita malah dilipat gandakan, karena kita sudah tidak menepati janji kita kepadaNya... Gimana rasanya kalo ada orang yang gak nepatin janji ama lo?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Gue pasti ngerasa dikhianati...! Dan yang pasti marah sekali...!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Nah! Jadi?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iyah... Gue sholat!!!!''&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-8520839404890336982?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/8520839404890336982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=8520839404890336982&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8520839404890336982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8520839404890336982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/05/bertaubat-selanjutnya-terserah-anda.html' title='Kini Bertaubat, Selanjutnya Terserah Anda?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/RkKcCTqVi_I/AAAAAAAAAAs/f3uIW2Wmjcw/s72-c/regret.gif' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-7466154743612559633</id><published>2007-05-04T17:18:00.000+02:00</published><updated>2008-12-10T21:48:01.778+01:00</updated><title type='text'>Tuhan Itu Tidak Ada,...</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/RjtWaDqVi-I/AAAAAAAAAAk/gQogJNUEkLQ/s1600-h/image52.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5060733611940350946" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/RjtWaDqVi-I/AAAAAAAAAAk/gQogJNUEkLQ/s200/image52.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Muhsin dan Masyuri, sedang &lt;em&gt;hunting&lt;/em&gt; buku seputar tema Tauhid di Perpustakaan Iman Jama', Pasar Jum'at. Dua kakak-beradik ini sedang menyusun &lt;em&gt;silabus&lt;/em&gt; pengajian remaja di Masjid Jami' Daarul Adzkaar, Karang Tengah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Bang Ucin! Gua pernah denger tuh... Ada teori yang membuktikan kalo' Tuhan itu gak ada... Katanya Tuhan itu ada hanya karangan manusia, untuk menghapus kesendiriannya...'' kata &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Masyuri kepada kakaknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Iye emang!... Emang gak ada Tuhan...,''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Lah??''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''...Yang ada cuman Allah... Heheheh!''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Yeee... si Abang...!''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Ye emang bener lagi...! Allah itu ada.... Yang bilang Dia sendiri kok di Al Qur'an... Lagian kok bisa gitu loh Tuhan dibuktikan gak ada?... Gak seru dong!... Khan yang namanya Tuhan itu Yang Maha Segalanya... Kalo dibuktikan gak ada oleh manusia, berarti bukan Tuhan lah....!''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Iyah... Allah itu Maha Kuasa dan Maha Besar... MakhlukNya hanya tahu sedikit dari keluasan ilmuNya. Kalo' gak ada Tuhan, ya MakhlukNya juga gak mungkin ada lah...!'' &lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Yah... Namanya manusia kalo bertambah ilmu, bertambah makin berlagak kayak Tuhan, Ri!''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Hehehe... Oh iyah! Gua juga pernah denger tuh, kalo' Tuhan-tuhan yang disembah dari berbagai agama itu, adalah Tuhan yang sama... Cuman namanya ajah yang beda-beda dan deskripsi wujudnya pada patung berbeda-beda pula, tergantung persepsi budaya setempat...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Heh? Itu siapa yang ngomong?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Tau dah... Ada tuh bukunya di Toko Buku... Pernah gua baca... Penulisnya bilang begitu...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Emang dia siapa? Rasul? Nabi? Ulama'?... Emang Tuhan pernah bilang ke Dia seperti itu?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Ya pastinya kagak lah! Yang pasti itu cuman asumsi nalar dia ajah...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Ya udah... Perkataan manusia kok lebih didengerin daripada perkataan Allah...? Khan Allah dah bilang melalui Al Qur'an... Kalo' dia itu adalah Allah... Dia punya wujud dan zat, yang akal manusia tidak mungkin sampai menggambarkannya... Dia gak pernah bilang kalo Dia punya nama atau panggilan lainnya... Kayak preman ajah ada nama panggilan atau julukan lainnya segala...?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Heheheh...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Udahlah Ri! Gak usah ikut-ikutan dengan orang yang belum teguh keyakinannya... Yang masih ragu-ragu akan kebenaran... Yang ingin semua orang yang sudah punya iman, untuk ikutan pusing dan menderita bareng ama dia... Kita punya Al Qur'an... Dan itu Firman Allah... Itu saja yang kita ikuti... Ikuti yang Allah bilang... Apa yang Dia bilang sudah pasti benar...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Iyah Bang! Gua mah pengennya kita siap-siap ajah... Kali-kali nanti pas tema ini dibicarakan di pengajian... Ada yang nanya-nanya kayak gituh...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Ya Cukup bilang ajah.... &lt;em&gt;Lailahaillallah&lt;/em&gt;! Tuhan itu tidak ada... Yang ada Allah!''&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-7466154743612559633?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/7466154743612559633/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=7466154743612559633&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/7466154743612559633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/7466154743612559633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/05/lets-talk-about-god.html' title='Tuhan Itu Tidak Ada,...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/RjtWaDqVi-I/AAAAAAAAAAk/gQogJNUEkLQ/s72-c/image52.gif' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-1686989717398851314</id><published>2007-05-03T07:02:00.000+02:00</published><updated>2008-12-10T21:48:01.936+01:00</updated><title type='text'>Doa (Buat) Bang Kiko...</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/Rjl3ZDqVi9I/AAAAAAAAAAc/Hknsd2o2NEE/s1600-h/Berdoa.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5060206928690777042" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/Rjl3ZDqVi9I/AAAAAAAAAAc/Hknsd2o2NEE/s200/Berdoa.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Asing rasanya tak terdengar bel berdering di SMP Taman Ilmu ini. Tentu saja bukan belnya rusak, atau mati lampu. Tapi hari ini adalah pembagian Rapor. Tak hanya para siswa dan guru yang lalu-lalang, namun para orang tuapun turut meramaikan hari besar anak-anaknya ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Setelah kerumunan tampak surut, terlihat beberapa siswa &lt;em&gt;mangkal&lt;/em&gt; dekat gerobak Pak Haji Samin, sang penjual Bubur Ayam. Mereka adalah para siswa kelas dua yang memang sering berkumpul di situ. Tentu saja bukan untuk &lt;em&gt;malak &lt;/em&gt;anak orang lain, tapi hanya bergaul layaknya anak &lt;em&gt;ABG&lt;/em&gt; kebanyakan&lt;em&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Yeee... Tu Memet lama bener seh pisahan ama nyokapnya... Bentar lagi khan kita kudu cabut ke rumah Bang Kiko...'' kata Raju sambil melahap Bubur Ayam porsi keduanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Tenaaang... Bang Kiko jam segini juga belon kelar kuliahnya... Lo masih bisa nambah lagi dah!'' kata Acong sambil menepuk-nepuk perut buncit Raju.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Hehehehe...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ken yang tadi tidur di meja langsung menimpali, ''Bang Kiko pasti seneng neh... Kita semua lulus dengan nilai bagus.... Ada beberapa dari kita masuk rangking lima besar segala... Siapa lagi kalo bukan karena Bang Kiko... Guru les privat kita... Ya Gak?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tiba-tiba Memet, yang entah berada di dekat mereka sejak kapan, ikut berkomentar, ''Yoiiii.... Tapi bukan karena itu ajah, &lt;em&gt;Jek&lt;/em&gt;!... Ini juga berkat doanya Bang Kiko... &lt;em&gt;Always&lt;/em&gt; Manjuuuurrrr!!!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iyah bener tuh... Kita gak minta ajah, pasti didoain deh... Kita seh biasanya juga doa sendiri... Tapi walau begitu Doa Bang Kiko tetep ampuh &lt;em&gt;tenan rek&lt;/em&gt;!... Orang sholeh mana yang gak dikabulin doanya... Iya gak?... Hahahahah...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Hahaha... Iyah-iyah...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pak Samin yang sedang menyiapkan porsi ketiga Raju tertarik dengan pembicaraan mereka, lalu berkata, ''Hebat yah Abang Kiko kalian itu... Perhatian banget, tanpa diminta... Berdoa, karena sayang dengan kalian...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iyah dong Pak! Bang Kiko &lt;em&gt;is the best&lt;/em&gt;!... &lt;em&gt;Our&lt;/em&gt; Teladan.... Eh? Teladan bahasa inggrisnya apa seh Cong?'' kata Memet sambil menyikut Acong.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;''Au'!!!''&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;''Kalo boleh bapak tanya... Kira-kira salah satu dari kalian pernah tidak mendoakan Abangmu Kiko itu? Setidaknya untuk kebaikan dan kesehatannya? Atau perkuliahannya supaya dia cepet lulus? Sebagai tanda sayang dan perhatian kalian kepadanya?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mereka terdiam dan saling memandang. Suasana menjadi hening dan terasa aneh. Pertanyaan Pak Samin tak terjawab oleh mereka. Pak Samin hanya bisa terkekeh-kekeh sendiri. Mungkin Pak Samin lagi datang jahilnya. ''Tapi supaya anak-anak itu mengerti, kenapa tidak?'' pikirnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-1686989717398851314?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/1686989717398851314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=1686989717398851314&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/1686989717398851314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/1686989717398851314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/05/doa-buat-bang-kiko.html' title='Doa (Buat) Bang Kiko...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/Rjl3ZDqVi9I/AAAAAAAAAAc/Hknsd2o2NEE/s72-c/Berdoa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-4755668873453735969</id><published>2007-05-02T05:33:00.000+02:00</published><updated>2007-05-02T23:06:41.943+02:00</updated><title type='text'>Sedekah, Mampu Tak Mampu...</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.kloster-denkendorf.de/images/Images2003/zakat.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://www.kloster-denkendorf.de/images/Images2003/zakat.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Heri berjalan menelusuri gang yang beralaskan aspal menuju Musholla. Setengah jam nanti, ia harus mengumandangkan adzan, yang merupakan tugasnya ashar ini sebagai muadzin. Tapi sebelumnya ia ingin mendatangi warung dekat Musholla, untuk membeli Nasi Uduk buatan Mpok Salma yang terkenal lezat dan porsinya yang besar.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Beberapa meter sebelum mencapai Musholla, ia mendapati Pak Biduk sedang menutup lubang di jalan dengan batu kerikil. Heri tahu lubang itu sudah beberapa hari ini belum diperbaiki.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Assalaamu'alaikum...'' sapa Heri.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Wa'alaikumsalaam... Nak!''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Kenapa bapak bersusah payah menutup lubang ini... Ini khan seharusnya urusannya Pak RT... Bapak disuruh olehnya?''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Tidak, Nak... Ini kemauan bapak sendiri... Kasihan khan orang lalu-lalang di sini dan yang akan menuju Musholla ini... Apalagi yang bawa motor atau sepeda... Bisa bahaya... Yah, hitung-hitung bersedekah, lah Nak... walau apa adanya dan sementara...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mendengar jawaban Pak Biduk, Heripun teringat akan apa yang selalu Pak Biduk lakukan akhir-akhir ini. Ia pernah mendapati Pak Biduk menyingkirkan kerikil-kerikil atau kotoran binatang di jalan, supaya orang nyaman berjalan di gang ini. Ia juga pernah melihat Pak Biduk menutup kran air wudhu' Musholla yang ditinggal terbuka. Membersihkan selokan tetangganya. Rasanya tak terhingga kebaikan apa yang Pak Biduk lakukan untuk kepentingan orang lain. Namun tak ada perhatian maupun penghargaan dari orang lain akan apa yang Pak Biduk lakukan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tapi sedihnya, Pak Biduk bukanlah orang yang bercukupan. Ia adalah seorang tukang kebun di kompleks perumahan yang tak jauh dari sini. Dengan beberapa ekstra pekerjaan di luar pekerjaan tetapnya, ia menafkahi istri dan dua anaknya seadanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Seharusnya bapak berhak mendapatkan sesuatu dari ini...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Hehehe... Sudahlah Nak! Bapak ikhlas... Namanya juga sedekah... Kalau bapak punya kemampuan harta, maka itu bapak sedekahkan... Kalau bapak punya ilmu, maka itu bapak sedekahkan... Sedekah untuk memperbaiki jalan ini... Namun saat ini bapak hanya bisa sedekah tenaga... Mumpung masih sehat badan... Dengan tangan dan kaki bapak yang masih mampu ini...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iyah, maaf Pak... Saya berbicara tidak pada tempatnya...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Tidak apa-apa, Nak! Saya sangat senang bersedekah, berbuat segala kebaikan untuk orang lain... Kalau tangan dan kaki inipun tidak mampu, maka sedekah bapak adalah dengan berkata-kata baik dan bermanfaat dengan nasihat... Jika tidak mampu juga, maka sedekah bapak adalah dengan tersenyum... Dan jika bapak dipanggil oleh Allah, maka sedekah bapak adalah cangkul ini dan Al Qur'an yang bapak punyai... Bapak berikan kepada orang lain atau Musholla, supaya dimanfaatkan... Dan itu menjadi sedekah jariyah bapak insya Allah...''&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Malu menyelimuti hati Heri. Lalu ia berlalu menuju warung terdekat di sana. Kemudian berbalik ke arah Pak Biduk, sambil membawa Es Teh Manis dan sebungkus Nasi Uduk Mpok Salma buat Pak Biduk.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-4755668873453735969?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/4755668873453735969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=4755668873453735969&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/4755668873453735969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/4755668873453735969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/05/sedekah-mampu-tak-mampu.html' title='Sedekah, Mampu Tak Mampu...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-3116715895799154273</id><published>2007-05-02T02:40:00.000+02:00</published><updated>2007-05-02T02:41:41.089+02:00</updated><title type='text'>Kisah Penderma yang Kesepian</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.aamconsulting.com/img/right-img-giving.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://www.aamconsulting.com/img/right-img-giving.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hiduplah penduduk di suatu kampung penuh kesejahteraan. Tersebut selalu nama Pak Reza oleh warga tersebut dengan sangat akrab. Ia dikenal sebagai saudagar kaya yang sangat dermawan. Membantu siapa saja yang membutuhkan pertolongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Duduk di beranda rumahnya, Pak Reza tampak sedih. Pemandangan yang jarang ditemui oleh istrinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Ada apa suamiku? Kenapa kamu tampak sedih seperti itu?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Ingatkah waktu kita dulu...? Diberi kekayaan namun penuh ketakutan...? Setiap malam, mata ini tidak bisa terpejam, takut kehilangan harta yang kita miliki...?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iya...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Ingatkah waktu itu? Kita sudah lama terpenjara dalam rumah sendiri dalam ketakutan itu...?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iya... Tapi alhamdulillah Allah membuka hati kita... Bahwasanya harta yang kita miliki bukanlah milik kita... Harta pinjaman yang Allah berikan kepada kita, dipinjam lagi olehNya untuk kita bagikan kepada yang memerlukannya... Sekarang kita lebih damai dan bahagia... Dan orang di sekitar kitapun, subhanallah, juga ikut berbahagia...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iyah... Tapi aku terkadang merasa lelah...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Kenapa suamiku???''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Mereka datang kepadaku meminta pertolongan. Namun setelah itu mereka pergi dan tidak pernah kembali. Tak pernah ada kabar sekalipun... Tegur sapapun tidak...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Suamiku... Mereka akan selalu mengingat kebaikanmu dan berterima kasih akan hal itu. Tapi kamu tidak berhak memaksa mereka untuk kembali dan tetap di sekitarmu. Semua orang harus terus melangkah dalam kehidupannya, termasuk dirimu... Karena setiap orang memiliki kesibukannya masing-masing...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Namun kenapa aku masih merasa kesepian?''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Oh suamiku... Kamu terlalu lama merasa sendiri.... Janganlah terlalu berharap mereka mengerti dirimu dan apa yang kamu butuhkan... Nikmati saja pertolongan yang kamu bagi kepada mereka tanpa berharap imbalan maupun perhatian sekalipun... Yang pertolongan itu akan menjadi kebahagiaan mereka... Nikmati juga sisanya di akhirat kelak...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Astaghfirullahal'azhim...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Suamiku... Aku masih berada di sisimu... Yang lebih mengerti dirimu... Janganlah kamu merasa kesepian... Jika tak ada satupun orang yang menemanimu sekalipun... Allah akan menjadi satu-satunya temanmu, jika kamu ikhlas apa yang kamu lakukan...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Lambat laun dengan bergulirnya tahun, nama Pak Reza lenyap di kampung itu. Namun kampung itu masih tampak sejahtera. Hanya kabar tentang kelahiran anak pertamanya yang terdengar.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-3116715895799154273?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/3116715895799154273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=3116715895799154273&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/3116715895799154273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/3116715895799154273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/05/kisah-penderma-yang-kesepian.html' title='Kisah Penderma yang Kesepian'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-3839817185529459168</id><published>2007-04-30T03:35:00.000+02:00</published><updated>2007-04-30T03:41:09.214+02:00</updated><title type='text'>Dilema Dakwah: Ketika Publik Masih Bertuan Diri</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.kutaikartanegara.com/newsphoto/2006tahunbaru3.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://www.kutaikartanegara.com/newsphoto/2006tahunbaru3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ingat tentang kasus video panas anggota DPR dengan bintang penyanyi dangdut? Masih ingat salah seorang mubaligh terkenal yang berpoligami? Dua-duanya di mata publik adalah sama bersalah, dan lambat laun turun pamor hingga terkucil. Padahal ada perbedaan yang sangat jauh antara apa yang mereka perbuat, apalagi di mata Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Beberapa tahun belakangan ini, bermunculanlah wajah-wajah baru, muda dan lagi segar di dunia tabligh. Keberadaan mereka tetap bertahan karena permintaan pasaran yang antusias dari publik. Kadang dari levelnya sebagai mubaligh malah diposisi sama ratakan oleh publik dengan ulama. Padahal beda jauh dari segi keilmuan dan kredibiltasnya. Tak hanya inovatifnya cara dan tema-tema ceramah yang kekinian yang dinilai, namun naudzubillah min dzalik lebih dari itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Seorang saudara penah ikut pada sebuah majelis ta'lim salah satu mubaligh ini. Pesertanya kebanyakan ibu-ibu. Tak pernah habisnya lampu &lt;em&gt;flash&lt;/em&gt; bertebaran, karena mereka ingin sekali mengambil gambar mubaligh tersebut. Terdengar olehnya, ibu-ibu itu bergosip mengagumi wajah tampan sang mubaligh yang terlihat &lt;em&gt;cool&lt;/em&gt;, sampai-sampai lupa sama suami.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya masih teringat komentar lucu saudara saya: ''Pantesan aja si mubaligh yang itu pas berpoligami banyak ibu-ibu yang menentang... Wong ibu-ibunya paling juga kepengen jadi istri keduanya... Makanya pada banyak yang patah hati...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya jadi teringat maraknya acara kontes-kontesan di banyak televisi di Indonesia. Anda tinggal nilai penampilan mereka di layar kaca. Mulai dari cara berjalan, berpakaian, berbicara dan lain-lain. Lalu jika anda suka, maka anda tinggal &lt;em&gt;klik sms&lt;/em&gt; untuk memberikan suara kepadanya. Jika kontestan itu tidak ada yang suka, maka ia harus siap-siap dikeluarkan sehingga tidak bisa ikut pada sesi berikutnya. Kadangkala para kontestan harus mengikuti kemauan publik. Dan jadinya ia terperangkap untuk menjadi seseorang yang ia bukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Apakah itu yang sekarang terjadi pada nasib para mubaligh kita? Apakah mubaligh harus khawatir di&lt;em&gt;rumah&lt;/em&gt;kan oleh publik? Jika tidak ingin di&lt;em&gt;hengkang&lt;/em&gt;kan, apakah mereka tetap &lt;em&gt;jaim&lt;/em&gt; (jaga image), berhati-hati dalam bergerak dan mengikuti apa saja mau publik, sehingga tidak kehilangan &lt;em&gt;fans&lt;/em&gt; yang mendengarkannya dan ke&lt;em&gt;populer&lt;/em&gt;annya?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kini bukan saja publik mendengar nasehat dan ceramah mubaligh, namun mubaligh harus siap-siap mendengar komentar dan kemauan publik. Jika si mubaligh tidak mendengar mereka, maka publik tidak akan mendengar si mubaligh lagi dan pergi meninggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Publik kita memang masih belum bisa melepaskan diri dari keegoannya. Mereka yang seharusnya seorang hamba atau pelayan Allah, malah masih merasa sebagai tuan atau juragan yang harus dilayani. Jadi apa yang di mata mereka baik, maka itu adalah kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sebagai seorang mubaligh memang harus siap menghadapi dilema tersebut. Sebaiknya apa tindakan mubaligh, ia tidak perlu mengkhawatirkan apa kata publik nanti, apakah nanti dinilai baik ataukah buruk. Sehingga jalan dakwah tetap lurus dan bersih dari riya' dan sifat kemunafikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sampaikanlah! meski satu ayat. Sampaikanlah! jika hanya satu orang saja yang mendengar. Sampaikanlah! Meski kamu akan ditinggalkan. Tapi janganlah engkau tinggalkan mereka, seperti Nabi Yunus sempat meninggalkan kaumnya!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-3839817185529459168?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/3839817185529459168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=3839817185529459168&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/3839817185529459168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/3839817185529459168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/04/dilema-dakwah-ketika-publik-masih.html' title='Dilema Dakwah: Ketika Publik Masih Bertuan Diri'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-8610561325064191552</id><published>2007-04-26T01:19:00.000+02:00</published><updated>2007-04-26T01:21:52.130+02:00</updated><title type='text'>Lain di Dunia, Lain di Akhirat...</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.ice.org/unzipped/2003/photo-12/ob-heaven-earth.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://www.ice.org/unzipped/2003/photo-12/ob-heaven-earth.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tampak di kejauhan Andre dengan wajah penuh bahagia. Tentu saja tak heran, karena dia lulus ujian di semester ini, pada tiap mata kuliah dengan nilai lumayan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Gimana lo Ton? Gw aja dapet hasil begini bagusnya...'' kata Andre dengan bangganya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Sok lo!!! Gw seh dari kapan tau juga nilai paling pas-pas mulu...'' kata Tono tersinggung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Ah elo... Lonya aja yang gak rajin belajar kali???''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Yee neh orang... Kayak elo aja rajin!!! Gak caya gw... gak caya....!!!''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Hehehe... Tapi khan tetep aje gw dapet nilai lumayan... Gak perlu banyak belajar... Tetep jalan kemana aje... Yang penting ngikut ujian en lulus...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iye deh ah... Lo emang rajanya hoki!''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Liat tuh temen ngaji lo si Teguh... Sok alim, sok baek, sok rajin, kutu buku... Toh nilai rata-ratanya sama aja ama gw... Makanya rajin sholat gak ada jaminan kok kita lulus ato kagak... Liat aja gw minum iye, gak sholat iye, &lt;em&gt;Have Fun Go Mad&lt;/em&gt; mulu......''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Huss!!! Nyebut Lo!!!''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Ah muna' lo!!''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iye aja kalo emang nilai lo emang sama ama dia... Tapi itu urusan dunia, men! Belon tentu di akhirat juga sama...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Sahhh... Bisa juga lo nasehatin gw.... Dah ustadz lo??''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Insyaf lo insyaf... &lt;em&gt;Sorry&lt;/em&gt; neh ye....Walaupun lo di Dunia lebih beruntung daripada dia sekalipun, Lo belon tentu seberuntung itu di Akhirat... Emangnya lo masuk surga karena nilai ujian lo bagus ape???''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Andre terdiam sejenak, mencoba mencerna perkataan Tono tadi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Tapi nilai gw masih bagusan daripada elo khan???'' kata Andre menggoda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Beneran deh lo... Nyebelin banget!!! Songong amat seh jadi orang!!! Ngoceh suka gak mikir...''&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;''Iya deh, iya deh.... Kata-kata lo tadi bener kok, pren... &lt;em&gt;Sorry&lt;/em&gt;!''&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-8610561325064191552?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/8610561325064191552/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=8610561325064191552&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8610561325064191552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8610561325064191552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/04/lain-di-dunia-lain-di-akhirat.html' title='Lain di Dunia, Lain di Akhirat...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-6683277218844774791</id><published>2007-04-24T22:52:00.000+02:00</published><updated>2007-04-24T23:07:42.577+02:00</updated><title type='text'>Bina-ul-Barakah: Ingin Punya Rumah yang Islami?</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.vam.ac.uk/images/image/25259-large.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://www.vam.ac.uk/images/image/25259-large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kunjungi Link ini: &lt;a href="http://bina-ul-barakah.blogspot.com/"&gt;Bina-Ul-Barakah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Link ini adalah blog penjajakan pribadi saya sesuai bidang saya, yakni arsitektur. Blog ini lebih mengkerucut pada pokok bahasan Arsitektur Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui blog ini anda akan mengetahui mana yang sebenarnya yang dianjurkan dan mana yang hanya sekedar hasil budaya, mana yang seharusnya ada karena harus fungsinya dan mana yang hanya sekedar hiasan belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Kubah, Menara, dan Mihrab adalah harus pada bangunan Masjid? Think Again!!! Jawabannya tidak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Rumah yang Islami itu harus ada Kaligrafi dan bentuk-bentuk cekungan seperti kubah yang berbau arsitektur timur tengah? Think again!!! Jawabannya tidak...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apakah WC dan tempat wudhu' yang standard skrg islami? Think again!!! Jawabannya tidak...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Bina-Ul-Barakah artinya adalah Bangunan yang Berkah. Melalui blog ini saya akan mengupas satu demi satu aspek-aspek lebih penting dalam mndesain bangunan yang islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi... Arsitektur Islami itu 'Merancang'... atau 'Menghias'?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berseluncur... :) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-6683277218844774791?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/6683277218844774791/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=6683277218844774791&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/6683277218844774791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/6683277218844774791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/04/bina-ul-barakah-ingin-punya-rumah-yang.html' title='Bina-ul-Barakah: Ingin Punya Rumah yang Islami?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-1580050577333412911</id><published>2007-04-22T00:06:00.000+02:00</published><updated>2007-04-22T00:12:24.713+02:00</updated><title type='text'>Kala Panggilan Itu Terdengar...</title><content type='html'>&lt;a href="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/RiqKPQoKCk4AAA-qJQk1/wafat.gif?et=Jq4T9Rmy7Jl3UEm9JQbHSg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/RiqKPQoKCk4AAA-qJQk1/wafat.gif?et=Jq4T9Rmy7Jl3UEm9JQbHSg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ahmad Suroyo adalah seorang mahasiswa Psikologi Islam UMJ. Ia sedang mengadakan penilitan ilmiah, yang berhubungan tentang pribadi muslim dalam menghadapi kematian. Dia mengambil sampel sebuah perumahan rel estat di kawasan selatan jakarta, dengan mengadakan interview singkat dan sederhana: ''Bagaimanakah jika anda dipanggil oleh Yang Maha Kuasa?''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil interview dari puluhan sampel tidak memuaskannya. Keputusa asaan, ketakutan dan kehilangan masih menjadi jawaban yang umum dalam isi buku penelitiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal 2 sampel lagi yang harus ditemui, namun Ahmad nampaknya ada rasa sedikit menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Yah! Namanya tinggal di kota yang serba materialis dan hedonis...'' keluhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai dia di rumah pengusaha batik. Rumahnya tak terlalu megah. Di depan halaman ia dapati seorang bapak berpeci putih menyambutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah obrolan diplomasi tertutur, akhirnya masuklah pertanyaan utama penelitian Ahmad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Jika bapak akan dipanggil oleh Allah, harapan bapak apa?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hmm... Pertanyaan iseng tapi berat.. heheheh... Ehem!!!... Kalo bapak seh kalo meninggal kepengen meninggal dengan baik-baik... Trus dikenal oleh orang banyak sebagai seseorang yang baik... Terutama keluarga dan kerabat terdekat jika ditanya siapa saya... Kepengennya seh mereka jawab, bahwa saya suami yang baik, ayah yang baik, sahabat yang baik, kolega yang baik, tetangga yang baik... Pada saat akan dikubur kepengen banyak yang nganterin saya... Maka sebelum saya meninggal, saya harus banyak-banyak berbuat baik kepada semua orang...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmad sangat mengagumi jawaban bapak tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalau bapak akan meninggal, perasaan bapak gimana?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Yahhh... Saya seh gak takut mati... Khan seorang muslim gak boleh takut mati...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas meninggalkan rumah bapak itu, Ahmad makin bersemangat menuju ke rumah sampel berikutnya. Ternyata semakin jarang orang-orang yang memiliki niat baik semacam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ini kemudahan Allah. Alhamdulillah...!!!'' kata Ahmad dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sampai dia di rumah sampel terakhir. Ia dapati seorang bapak sedang sibuk membersihkan selokan depan rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Assalaamu'alaykum...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Wa'alaykumsalaam Nak!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Maaf neh Pak, saya mahasiswa UMJ yang mendapat ijin dari pak RT di sini untuk mengadakan penelitian ilmiah...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Oh iyah... Saya udah terima suratnya dari pak RT... Silahkan masuk!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saya mengganggu yah Pak?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Oh enggak kok... Dikit lagi juga selesai kok Nak... Kasihan tetangga-tetangga saya kalo selokannya mampet gara-gara selokan saya...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ruang tamu Ahmad dilayani istri dan anak laki-laki bapak itu dengan teh dan singkong goreng, sambil menunggu sang bapak bersih-bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak itupun keluar ke ruang tamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kasihan... Udah kesorean yah nak... Ntar maghrib di sini ajah... Di depan ada Musholla... Kita bisa jamaah di sana...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalo gitu saya langsung ke interview ajah yah Pak?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Boleh...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Jika bapak akan dipanggil Allah, apa harapan bapak?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak itu terdiam, lalu menunduk seketika. Matanya nampak berkaca-kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalo saya seh, pengen Allah ridho sama saya... Begitu pula keluarga dan kerabat saya juga ridho... Apakah saya meninggal dengan baik-baik atau terkena musibah yang tragis sekalipun... Asalkan Allah ridho, itu cukup buat saya... Namanya musibah gak pandang bulu yah Nak? Mo orang baik maupun orang jahat...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyah...'' jawab Ahmad sedikit kaget atas jawaban yang ia tidak perkirakan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hmm... Kalau bapak akan meninggal, perasaan bapak gimana?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Yang pasti sedih dan khawatir...'' jawab bapak itu sambil meneteskan air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi Ahmad pun tak mengira jawaban itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kenapa sedih pak? Khan seorang Muslim harus kuat dan tidak takut akan kematian...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Bukan sedih karena takut Nak... Bapak khawatir sama keluarga dan orang banyak... Karena bapak gak ada waktu lagi untuk berbuat kebaikan lebih banyak lagi kepada meraka...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Oh...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sebelum menghembuskan nafas terakhir, bapak hanya bisa berdoa supaya mereka dijaga keistiqomahannya... Karena kehidupan di masa datang itu akan makin berat dan banyak cobaannya...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmad pun terdiam lalu menerawang jauh menuju ke sebuah kisah seorang yang besar dan dijunjung oleh orang banyak yang mengaguminya. Kala sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, ia sangat mengkhawatirkan nasib umatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ummati... ummati... ummati....''&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-1580050577333412911?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/1580050577333412911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=1580050577333412911&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/1580050577333412911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/1580050577333412911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/04/kala-panggilan-itu-terdengar.html' title='Kala Panggilan Itu Terdengar...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-6022347049451848711</id><published>2007-04-21T21:28:00.000+02:00</published><updated>2007-04-22T00:16:27.640+02:00</updated><title type='text'>Anggur</title><content type='html'>&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: pointer; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://www.courtesy.nl/tac/images/cardslarge/55304.jpg" border="0" /&gt; &lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Anggur itu tak sedap&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Bukan sembarang anggur&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Anggur ini tak punya rasa&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Hampa dalam sunyi anggur&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Tak ada yang bisa diperbuat&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Berbuat pun tertubruk dinding&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Hanya diam pun salah&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Salah dengan seluruh sia-sia&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Belenggu apakah ini?&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Ini pasti bukan mimpi buruk&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Belenggu apakah ini?&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Ini pasti jauh dari dongeng indah&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Apakah ini ruang tunggu?&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Tunggu sapaan yang temani&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Apakah ini ruang tunggu?&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Tunggu jemputan beban akbar&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Ya Allah segerakanlah&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Ya Allah permudahkanlah&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Tak mau tersendat seperti ini&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Tak ada nilai yang terpuji&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Ya Allah lapangkanlah&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Ya Allah segarkanlah&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Tak mau lagi meramal nasib di depan&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Tak ada kepastian menyambut&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Berikanlah aku satu makna dan peranku&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;Hingga dengan itu saja engkau akan berkahi jalanku&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0cm"&gt;(request dari seseorang yang sedang menganggur :P)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-6022347049451848711?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/6022347049451848711/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=6022347049451848711&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/6022347049451848711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/6022347049451848711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/04/anggur.html' title='Anggur'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-8225633603511174127</id><published>2007-04-07T03:41:00.000+02:00</published><updated>2007-04-07T16:15:20.601+02:00</updated><title type='text'>Musuh Iman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://sepia.blogsome.com/images/mendaki.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://sepia.blogsome.com/images/mendaki.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seto mendapati temannya Dalle duduk di sudut Musholla dengan wajah kelelahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kenapa Le?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Puyeng neh... Makin hari makin berat ajah cobaan...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Cobaan apa?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hmm ada deh...'' jawab Dalle sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sabar yah... Makin kuat iman seseorang makin berat cobaan di dapat... Tetap istiqomah ajah dan berdoa minta pertolongan supaya dimudahkan... Insya Allah kita menang... Walau hasilnya tidak seperti yang kita harapkan...'' kata Seto menenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'''He eh...!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kayak main &lt;i&gt;Game&lt;/i&gt;... Makin tinggi level, makin kompleks permainannya... Kalo bisa bertahan, bisa naik ke level berikutnya... Yahhh ibarat daki gunung lah! Makin tinggi, makin curam...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyah neh... Kalo kalah bisa jatuh... Apalagi jatuhnya ampe jauh dalam... Susah bangkitnya nanti! Malah kadang kalo gak kuat bisa dengan gampangnya jatuh makin dalam, makin gak bisa balik lagi deh... Dan malah lupa balik...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyah... Kalo kita jatuh... Setan akan tertawa senang... Orang beriman itu musuh besar setan... Dengan segala cara dan susah payah ia jatuhkan orang beriman supaya jadi sahabatnya... Semakin kuat kita, makin &lt;i&gt;canggih&lt;/i&gt; cara setan... Bisa-bisa dia main keroyokan dengan bantuan setan-setan lainnya lagi... Heheheheh....!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hehehehe... Hmmm... Kalo orang sudah gak beriman, setannya gimana?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''&lt;i&gt;Its work is done!&lt;/i&gt; Untuk apalagi dia capek-capek menjatuhkan mereka... Paling-paling jadi mainan bonekaan mereka kalo dateng isengnya atau buat kelinci percobaan ilmiah mereka...''&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-8225633603511174127?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/8225633603511174127/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=8225633603511174127&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8225633603511174127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/8225633603511174127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/04/musuh-iman.html' title='Musuh Iman'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-1728629180728518932</id><published>2007-04-03T17:32:00.000+02:00</published><updated>2007-04-03T17:52:22.518+02:00</updated><title type='text'>[Curhat]: Masih Sendiri...</title><content type='html'>Dia bilang aku terlalu sempurna&lt;br /&gt;Dia bilang aku kurang bicara&lt;br /&gt;Dia bilang aku tidak siap sedia&lt;br /&gt;Dia bilang semua untuk kita tiada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal semua itu bohong...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk apa semua kalau malu tak terjaga...&lt;br /&gt;Untuk apa berkata dan berlaku yang merusak tahta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal aku hanya mencari cermin keshalihanku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Aku hanya menunggu jawaban pasti&lt;br /&gt; Apapun itu aku akan tetap tenang menghadapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Namun yang aku dapatkan adalah keraguannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah alasan apa yang disembunyikannya...&lt;br /&gt;Entah dia sadar atau tidak hingga tega berkata...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal tinggal sedikit lagi aku menepi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku kibarkan layarku lagi&lt;br /&gt;Arungi dengan asa buram sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan yakin amanah dan hadiah besar menanti dariNya...&lt;br /&gt;Balasan bagiku dari muda hingga kini kesendirian yang kujaga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titipan kisah mulia yusuf...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-1728629180728518932?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/1728629180728518932/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=1728629180728518932&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/1728629180728518932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/1728629180728518932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/04/curhat-masih-sendiri.html' title='[Curhat]: Masih Sendiri...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-2367001631200817817</id><published>2007-03-16T15:05:00.000+01:00</published><updated>2007-03-16T15:06:52.728+01:00</updated><title type='text'>Doa Seorang Hamba</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.dw-world.de/image/0,,648961_1,00.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.dw-world.de/image/0,,648961_1,00.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lonceng berdering menandakan jam pelajaran usai. Tiba-tiba Pak Haikal dihampiri oleh dua dari siswa-siswi kesayangannya, Nabil dan Uwais.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Pak, kami berdua kemarin telah mengikuti tes untuk beasiswa ke Jerman. Insya Allah kami telah berusaha sedapat mungkin. Moga besok lusa hasilnya memuaskan.'' kata Nabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Terima kasih telah membimbing kami untuk dapat mengikuti kesempatan itu, Pak. Moga menjadi pengalaman yang baik...'' lanjut Uwais.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Alhamdulillah... Sekarang kalian berdua segera berdoalah kepada  Allah! Moga Allah mengabulkan keinginan kalian...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil  tespun telah diumumkan. Namun sayang, keduanya tidak lulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Haikal  mendapati mereka sedang duduk di halaman kelas. Lalu ia menghampirinya dengan  rasa prihatin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sabar ya Nak! Insya Allah ada kesempatan yang lain yang  lebih baik lagi...'' kata Pak Haikal menghibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iya pak... Insya Allah  kami kuat... Iya khan Bil?'' jawab Uwais.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabil tak berkata apa-apa.  Menampakkan raut kejengkelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kenapa seh Pak... keinginan kami tidak dikabulkan??? Dan juga kamu We, kok kamu tidak jengkel seh?'' berkata Nabil tiba-tiba, seakan segala impiannya telah rubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalau boleh bapak  bertanya... Doa kalian seperti apa?'' tanya Pak Haikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalau saya seh berdoa minta diluluskan sehingga bisa ke Jerman untuk kuliah. Moga semua berjalan dengan baik sesuai dengan keinginan saya, seorang hamba yang lemah ini.'' jawab Nabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalau kamu We, apa?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalau saya seh berdoa... Kalau memang Allah berkehendak supaya keinginan saya untuk lulus dikabulkan... Alhamdulillah... Moga menjadi kebaikan dan keberkahan untuk saya... Kalau Allah berkehendak saya tidak lulus... Moga saya diberikan kelapangan dada untuk menerima kenyataan tersebut dan diberikan tempat yang lain yang lebih baik lagi... Karena Allahlah yang lebih tahu apa yang baik untuk saya... Walau itupun tidak seperti keinginan saya...'' jawab Uwais.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Itulah sebenar-benarnya doa seorang hamba kepada Tuhannya! Bukan  sebaliknya...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- QS. 23: 29 dan QS. 28:24 (Terima kasih Ustadz!)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-2367001631200817817?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/2367001631200817817/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=2367001631200817817&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/2367001631200817817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/2367001631200817817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/03/doa-seorang-hamba.html' title='Doa Seorang Hamba'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-6539125418280904815</id><published>2007-03-14T19:21:00.000+01:00</published><updated>2007-03-14T19:31:09.623+01:00</updated><title type='text'>Khianat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.jeromegerull.de/fotoblog/long-night-28.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.jeromegerull.de/fotoblog/long-night-28.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Khianat kadang peranku&lt;br /&gt;Masa kalbu coreng moreng&lt;br /&gt;Cap nifaq  gerogoti&lt;br /&gt;Riya' pun tak tanggung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khianat kadang peranku&lt;br /&gt;Malu tanggal  seribu langkah&lt;br /&gt;Layar sadar tercabik hasrat&lt;br /&gt;Sembunyi takut  percuma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesal...&lt;br /&gt;Taubat...&lt;br /&gt;Sumpah...&lt;br /&gt;Berulah langgar balik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesal...&lt;br /&gt;Taubat...&lt;br /&gt;Sumpah...&lt;br /&gt;Berulah langgar balik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berulangan tak puas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datangpun  akhir&lt;br /&gt;Sempitnya sempat&lt;br /&gt;Terlambat sudah terhambat&lt;br /&gt;Alpa anugerah ampun&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-6539125418280904815?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/6539125418280904815/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=6539125418280904815&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/6539125418280904815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/6539125418280904815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/03/khianat.html' title='Khianat'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-30763370738105698</id><published>2007-03-03T08:22:00.000+01:00</published><updated>2008-12-10T21:48:02.322+01:00</updated><title type='text'>[KFTS]: Shaf-shaf yang Terurai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/RekiZIPnhGI/AAAAAAAAAAM/RqbFhbvyEVQ/s1600-h/sujud.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/RekiZIPnhGI/AAAAAAAAAAM/RqbFhbvyEVQ/s200/sujud.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5037595473295672418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah memarkirkan motornya, Lie berjalan tenang menuju tempat berwudhu' di sebuah langgar. Sambil berwudhu', Lie mendengar suara iqomah dari ruang shalat. Dengan kata lain mungkin kali ini ia harus bermasbuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalan ia tak tergesa menuju ruang shalat, lalu mendapati seorang makmum duduk di halaman tidak turut shalat dengan sang imam. Ia adalah Pak Suhail, 'pelanggan' rutin langgar itu. Maka merupakan sebuah pemandangan yang tidak biasa jika ia tidak ikut berjamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Lie pun menegurnya dengan salam lalu bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tidak shalat Pak?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saya tidak mau bershalat dengan mereka!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lie pun tercengang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Lihatlah Nak! Karpet untuk shalat telah diganti dengan yang baru...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lie pun seketika menyadarinya dan memperhatikan karpet baru tersebut. Karpet itu mirip sajadah yang bersambungan, tidak seperti karpet lama yang hijau polos tak bermotif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Lihatlah! Tiap orang sudah punya kavling-kavlingnya sendiri. Lihatlah shaf-shaf mereka! Bahu-bahu dan ujung-ujung jari kaki mereka tak bersentuhan. Padahal sang imam telah mengisyaratkan untuk merapatkan shaf... Mereka seakan ego tak mengikuti suruhan sang imam...Mereka kira mereka sudah merapatkan barisan...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lie pun terdiam, menyepakati pernyataan Pak Suhail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saya sedih... melihat kenyataan bahwa ini sama halnya apa yg terjadi pada umat kita saat ini... Mereka berkelompok-kelompok dan ego dengan masing-masing kelompoknya sendiri. Silaturahim pun menjadi longgar... Tak rapat lagi... Tak bersentuhan lagi...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lie terhenyak dengan kesedihan Pak Suhail. Merinding ia membayangkan metafora tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Setelah ini... sebaiknya kita diskusikan dengan imam saja tentang hal itu... Namun sekarang saya jadi bingung...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kenapa bingung Nak?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Apakah saya ikut bershalat dengan mereka atau tidak sekarang...?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lie bisa saja ikut berjamaah merapatkan barisannya sendiri dengan jamaah terdekat. Namun ia memikirkan Pak Suhail yang tidak mendapatkan shalat berjamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Bapak tetap tidak shalat dengan mereka?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tidak akan!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalau begitu saya masbuk dulu ya Pak?... Saya coba dorong jamaah di belakang dari arah kanan supaya shaf rapat... Jika tidak berhasil dan bapak tetap tidak mau berjamaah dengan mereka... Tepuk bahu saya saja...! Jadi bapak juga dapat bershalat berjamaah saat ini... Daripada shalat sendiri, pahala berjamaah khan lebih banyak...'' ajak Lie tersenyum lebar hingga gusinya terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iya Nak...'' jawab Pak Suhail sembari tersenyum pula.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-30763370738105698?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/30763370738105698/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=30763370738105698&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/30763370738105698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/30763370738105698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/03/kfts-shaf-shaf-yang-terurai.html' title='[KFTS]: Shaf-shaf yang Terurai'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__iakYmS89uQ/RekiZIPnhGI/AAAAAAAAAAM/RqbFhbvyEVQ/s72-c/sujud.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-6755286818423378081</id><published>2007-02-13T10:42:00.000+01:00</published><updated>2007-02-13T10:45:06.456+01:00</updated><title type='text'>[Seismic Re-Aransemen]: For Wedding of My Beloved Sister</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.judithkmcmillan.com/images/16x20/16x20-Tulip%20Garden%202001%20reduced_web.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://www.judithkmcmillan.com/images/16x20/16x20-Tulip%20Garden%202001%20reduced_web.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan Wisnu sebenarnya sudah lama menggubah ulang nasyid milik Seismic yang berjudul Ketika Dua Hati Menyatu. DEngan sentuihan Grand Piano, nasyidnya berubah agak R&amp;amp;B dan Melo.&lt;br /&gt;Kami sudah menampilkannya di acara Pernikahan salah satu warga indonesia di Jerman. Kali ini lagu ini akan saya hadiahkan buat Adik Tersayang yg akan Menikah tanggal 17 Februari. Saya akan hadir di pernikahannya dan kemungkinan besar saya akan tampil dengan nasyid tersebut jika tidak ada kendala teknis.&lt;br /&gt;Nasyid ini saya persembahkan juga buat para Pembaca Blog ini yang sudah menikah, sebagai kado sederhana dari saya.&lt;br /&gt;Selamat Menikmati :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini linknya: &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/music/item/79"&gt;gimilham.multiply.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-6755286818423378081?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/6755286818423378081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=6755286818423378081&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/6755286818423378081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/6755286818423378081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/02/seismic-re-aransemen-to-wedding-of-may.html' title='[Seismic Re-Aransemen]: For Wedding of My Beloved Sister'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-9069684563213381261</id><published>2007-02-11T01:46:00.000+01:00</published><updated>2007-02-04T23:47:12.958+01:00</updated><title type='text'>[Curhat]: Saya Bukan Muammar Kh...!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://img132.imageshack.us/img132/3560/441095077de6615033zo1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://img132.imageshack.us/img132/3560/441095077de6615033zo1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan yang lalu saya sedang bersedih, karena tulisan saya di copy/ paste ke Blog/ Multiply beberapa orang. Bukan masalah Copyright yang saya pertanyakan. Sebenarnya tak ada masalah jika mereka menyebarluaskannya. Cuman yang bikin miris adalah ketika mereka mengaku itu adalah tulisan mereka... :(.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Saya sudah sempat kontak dengan mereka. Dan hasilnya nihil. Malah  saya kena BLOCK :(. Tega bener deh....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba blogspot saya dipenuhi dengan pujian-pujian. Ada apa neh??? Katanya mereka membaca tulisan saya di web Eramuslim. Hmmm... Setelah dicek, ternyata itu penulis lain yang namanya hampir mirip dengan saya. Nama penulis tersebut adalah MUAMMAR KH... sedangkan saya MUHAMMAR KHAMDEVI.... :) Apalagi sudah sejak setahun tulisan saya gak masuk-masuk di Eramuslim... makanya kok kayak gak percaya ajah :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba ada pembaca yang bersikeras bahwa tulisan saya masuk Eramuslim... Padahal saya sudah jelaskan bahwa itu penulis yang lain, yang namanya mirip dengan saya. Tapi dia masih keukeuh.... lalu memberikan linknya... Pas dibuka...eh beneran... Alhamdulillah.... Kok bisa yah? :D Apalagi masih kalahlah dengan tulisannya Muammar Kh.... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama penulis yang  dicantumkan: WATERPOURED... Bisa yah nama ini jadi nama seorang penulis??? :D  Cuekkk cuekkk :P&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;So jangan salah orang lagi yah! :)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-9069684563213381261?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/9069684563213381261/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=9069684563213381261&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/9069684563213381261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/9069684563213381261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/02/curhat-saya-bukan-muammar-kh.html' title='[Curhat]: Saya Bukan Muammar Kh...!!!'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-2187715260509894545</id><published>2007-02-04T00:26:00.000+01:00</published><updated>2007-02-04T01:16:39.779+01:00</updated><title type='text'>[Thesis]: Nyak Babeh Aye Lulus.....!!!!</title><content type='html'>Syukur alhamdulillah... setelah jatuh di thesis pertama semester lalu, akhirnya di semester ini aku diijinkan untuk lulus. Akhirnya aku bisa menyenangkan hati orang tua, keluarga, kerabat dan sahabat. Satu langkah telah aku lampaui, selanjutnya langkah-langkah yang baru lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt; &lt;center&gt;&lt;img class="alignmiddle" style="width: 228px; height: 230px;" src="http://www.dostuck.com.kg/images/gallery/Khan-Tengry.jpg" border="0" height="400" width="228" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jazakumullah Khairan Katsiran buat sahabat-sahabat yang telah mendukung dan mendoakanku selalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai Jumpa di Indonesia :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-2187715260509894545?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/2187715260509894545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=2187715260509894545&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/2187715260509894545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/2187715260509894545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/02/thesis-nyak-babeh-aye-lulus.html' title='[Thesis]: Nyak Babeh Aye Lulus.....!!!!'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-117026581307060426</id><published>2007-01-31T18:48:00.000+01:00</published><updated>2007-01-31T20:23:30.713+01:00</updated><title type='text'>Pencari Cinta atau Pecinta?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/1289/1154/1600/186604/ros.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/1289/1154/200/911992/ros.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tiada guna berharap cinta&lt;br /&gt;Jika ia nyata setia di sisi menyapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tercurah suka, karena cinta&lt;br /&gt;Tercurah duka, bukan tanda tak cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, bukan cintaNya yang harus dicari&lt;br /&gt;Sungguh, bukan cintaNya yang harus dipertanyakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintakulah yang harus dicari&lt;br /&gt;Cintakulah yang harus dipertanyakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kubersikap apakah aku cinta?&lt;br /&gt;Setiap kuberujar apakah aku cinta?&lt;br /&gt;Setiap kuberibadah apakah aku cinta?&lt;br /&gt;Setiap kuberdoa apakah aku cinta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah pasti Sang Maha Pecinta&lt;br /&gt;Lalu siapakah diri hamba?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-117026581307060426?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/117026581307060426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=117026581307060426&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/117026581307060426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/117026581307060426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2007/01/pencari-cinta-atau-pecinta.html' title='Pencari Cinta atau Pecinta?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-116275900520006461</id><published>2006-11-05T21:32:00.000+01:00</published><updated>2006-11-05T21:36:45.213+01:00</updated><title type='text'>[Klip]: Tombo Ati Bagi Para Bujangan (Obat Hati VS Obat Sepi)</title><content type='html'>Grup nasyid ini kreatif juga membuat Parodi dari nasyidnya Opick yg berjudul ''Tombo Ati'' jadi ''Tombo Sepi''. So buat-buat kamu yang belum menikah, dengerin deh!!! Walau parodi tapi serius penuh nasehat... :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasyid ini dibawakan di sebuah Temu Remaja di Depok. Nama grup ini Gondes (Gondrong n Desso) para alumni STAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Link: &lt;a href="http://youtube.com/watch?v=OMwTVqBanXA"&gt;YOUTUBE.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/OMwTVqBanXA"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/OMwTVqBanXA" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-116275900520006461?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/116275900520006461/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=116275900520006461&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/116275900520006461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/116275900520006461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/11/klip-tombo-ati-bagi-para-bujangan-obat.html' title='[Klip]: Tombo Ati Bagi Para Bujangan (Obat Hati VS Obat Sepi)'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-116225188141971816</id><published>2006-10-31T00:42:00.000+01:00</published><updated>2006-10-31T18:24:04.680+01:00</updated><title type='text'>[Curhat]: Mulai Lagi Bikin Thesis Baru... Tapi Milih Judul Yang Mana?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.fh-duesseldorf.de/fachbereiche/fb1_architektur/lehrgebiete/kullak/pic/ballhorn.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://www.fh-duesseldorf.de/fachbereiche/fb1_architektur/lehrgebiete/kullak/pic/ballhorn.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Awal November sudah semakin dekat. Saatnya untuk mengulang kembali thesis untuk kedua kalinya. Tapi kali ini adalah kesempatan terakhir. Tadinya bisa tenang... kenapa makin hari malah makin deg-degan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata pasalnya adalah saya belum bisa memastikan memilih judul yang mana dari sodoran para profesor. Kali ini saya pun tidak mencari sendiri tema, karena memang repot harus mencari bahan sana-sini sendirian dan belum tentu keterima karena harus melewati ujian kelayakan di depan profesor. Kalau ditolak bisa 'berabe'. Rugi waktu dan 'duit'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya bak ikuti air mengalir, saya harus meilih tawaran pak prof. Ada 3 Tema dengan perkiraan deskripsi seperti ini:&lt;br /&gt;1. Hotel plus Multi Use di Airport untuk pesawat-pesawat kecil yang murah. Yang hanya terbang di sekitar Eropa saja. Titik Berat: Sirkulasi manusia, Pengelolaan Ruang, Interior, dan tentu saja Tampak Luar yang Ekspresif hingga Futuristik sebagai point 'mengundang' (Komersial)&lt;br /&gt;2. Boarding School dalam kompleks kawasan Wisata berupa reruntuhan Biara Gereja dan Bangunan-bangunan tua yang sekarang dihuni oleh orang-orang kaya. Jadi di dekatnya akan dibangun sekolah (SMP dan SMA) termasuk asrama siswa dan pengajar dan ruang bersamanya.Semacam pesantren ato sekolah katolik ato mirip sekolahnya Harry Potter lahhh :P. Titik Berat: Ekspresi Bangunan yang menggambarkan ideologi penggunanya, Konsep kebersamaan, Pemilihan Struktur Konstruksi dan Bahan Bangunan.&lt;br /&gt;3. Daerah Transisi berupa kompleks bangunan yang akan dibangun berdekatan dengan Stasiun Kota. Komplekini diharapkan bisa menghubungkan Stasiun dengan Komplek Perkantoran diseberangnya yang dihalangi oleh taman. Kotanya sendiri terdapat di Perancis dan berbatasan langsung dengan Jerman. Titik Berat: Menciptakan fungsi Multi Use dan koneksi antar fungsi lain disekitarnya pada komplek bangunan transisi yang akan dibangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semester yang lalu saya mengambil tema perkotaan. Tema perkotaan selalu berdua mengerjakannya. Namun kali ini nampaknya judul 3 yg lebih 'city' agak berat jika bekerja sendirian karena temanya memang sulit. Belajar dari semester lalu, yakni tak ada satu orang jermanpun yang mau berkelompok dengan orang asing, dan lagipula pada saat pertemuan pertama, tidak ada satupun orang asing di sana kecuali saya. Tema nomer 3 nampaknya saya lepas, kecuali jika saya mendapatkan partner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tema nomer 1, menarik dan menantang. Namun saya yang anti-komersil, masih berat meninggalkan idealisme :). Keuntungan utama saya adalah, dunia airport sudah saya kenal dengan baik, apalagi saya masih bekerja di Airport di Frankfurt sebagai Satpam :). Setelah survey lokasi, sepertinya tiba-tiba saya mendapatkan banyak kelemahan di lokasi untuk bisa memperkuat konsep, karena acuan ide sepertinya tak saya temukan kecuali Master Plan Aiport tersebut di 20 tahun mendatang (mungkin ini yang bisa jadi acuan). Padahal di kepala saya sudah berputar banyak ide-ide bagus sebelum survey. Nampaknya agak sedikit buyar, namun mungkin beberapa ide masih bisa dipertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk nomer 2, tampak tidak istimewa di mata saya, terlihat mudah namun kadang bisa menipu karena mudahnya :D. Yang menjadi persoalan lokasinya terpencil, tak bisa dijangkau dengan angkutan umum, kecuali dengan mobil pribadi. Jadi survey bolak-balik lokasi tidak memungkinkan. Konsepnya akan sangat abstrak karena berkaitan dengan siapa pengguna bangunan dan apa ideologi mereka. Saya sendiri masih belum mendapatkan ide dari proyek ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kali ini mungkin hanya bisa pasrah. Tidak ingin terlalu mengikuti kemauan sendiri apalagi idealisme. Kali ini saya akan serahkan kepada takdir. Moga Allah meberikan pilihan yang terbaik buat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada masukan tidak dari rekan-rekan sekalian, sebaiknya saya pilih yang mana? Mungkin bisa membantu saya dalam memutuskan pilihan... silahkan! :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin harus Shalat Istikharah neh... hehehehe :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-116225188141971816?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/116225188141971816/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=116225188141971816&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/116225188141971816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/116225188141971816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/10/curhat-mulai-lagi-bikin-thesis-baru.html' title='[Curhat]: Mulai Lagi Bikin Thesis Baru... Tapi Milih Judul Yang Mana?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-116157055801880328</id><published>2006-10-23T04:28:00.000+02:00</published><updated>2006-10-26T17:48:52.316+02:00</updated><title type='text'>Pencuri Shalat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geocities.com/j4m44h/shalat2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://www.geocities.com/j4m44h/shalat2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ashar telah tergelincir. Tampak empat sosok memburu waktu yang akan menguning, untuk melakukan kewajiban di sebuah langgar. Waktu sempat terhalang sebelumnya oleh sebab musabab yang tak beri ijin untuk sesuai jadwal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah wudhu' membasuh noda-noda. Maju di antara mereka menjadi pimpinan atas barisan. Bergulirlah persembahan tuk sang Khaliq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa seperti dikejar anjing tetangga, dua anggota kehilangan temponya. Sesekali nyaris pimpinan terdahulukan. Namun yang satunya tetap ikuti irama dengan seksama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga datang salam kedua. Lekas-lekas satu di antara dua, yang tadi sejenak terdiam, bangkit berdiri kembali mengambil tempat. Lalu melakukan gerakan yang serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Eh! Kok si Doni shalat sunnah seh? Mana ada?'' celetuk Bowo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Bukan lagi... Dia ngulang shalat tuh...'' jawab Tommy dari arah sebelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Emang kenapa?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tadi elo seh buru-buru shalatnya kayak mo balapan karapan sapi ajah... Hampir ajah elo nyuri 'start' si Eka... Sang imam... Si Doni di sebelah elo malah jadi latahan ikut elo juga deh...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ah masak...? Gua gak nyadar tuh...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyalah gak nyadar... Wong pikiran ke mana-mana... Gak konsen seh... Mikirin apa seh? Lagi capek banget yah??? Mikirin kasur??? Emang lo tukang molor seh... hahahaha....''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Yeeeeee...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Wo... Kalo shalat yang tenang, dinikmati namun konsen. Harus diutamakan tumaninah di tiap gerakan. Tiap-tiapnya diresapin dengan jeda. Shalat jadi khusyu', sempurna, dan bahagia. Mendingan lo ngulang juga... Daripada cuman sah doang tapi gak diterima... Gabung ajah ama si Doni jamaah... Tuh dia hampir 2 rakaat noh... Tapi sekarang yang bener yah! '' kata Eka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Bowo berjalan tenang ke arah kanan Doni, sambil meluruskan niat supaya hening hati. Tepukan disambut dengan berimam. Kali ini nikmati nyamannya suasana kesempurnaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dari Abu Hurairah ra, bahwasanya Nabi SAW masuk ke dalam masjid, lalu ada seorang laki-laki masuk untuk melakukan shalat, setelah itu ia datang kepada Nabi dengan mengucapkan salam, lalu Nabi menolak orang itu dan bersabda : ''Ulangilah kembali shalatmu, karena sesungguhnya kamu belum shalat'', lalu ia shalat dan setelah itu datang kepada Nabi dengan mengucapkan salam, kemudian beliau bersabda lagi : ''Ulangilah shalat.'' Hingga tiga kali beliau menyuruh mengulangi. Lalu orang itu berkata : ''Demi Dzat yang telah mengutus Engkau dengan benar, aku tidak tahu cara shalat yang lebih baik selain itu, maka berilah aku pelajaran''. Kemudian beliau bersabda : ''Apabila kamu berdiri untuk shalat, maka bertakbirlah kemudian bacalah apa yang mudah menurutmu dari ayat-ayat Al-Quran, kemudian rukuklah hingga kamu tenang dalam rukuk itu, kemudian bangkitlah hingga berdiri tegak, kemudian duduklah hingga kamu tenang dalam duduk itu, kemudian sujudlah hingga kamu tenang dalam sujud itu. Kemudian kerjakanlah itu, dalam setiap shalatmu.'' (HR : Bukhori)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sejahat-jahatnya pencuri adalah orang yang mencuri dalam shalatnya", mereka bertanya: “Bagaimana ia mencuri dalam shalatnya?" Beliau menjawab: "(Ia) tidak menyempurnakan ruku’ dan sujudnya". (Hadits riwayat Imam Ahmad, 5/ 310 dan dalam Shahihul jami’ hadits no: 997.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw. bersabda: “Tidakkah takut orang yang mengangkat kepalanya sebelum imam, Allah mengubah kepalanya menjadi kepala keledai atau mengubah rupanya menjadi rupa keledai?” &lt;/i&gt;&lt;i&gt;(Muttafaq Alaih).&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-116157055801880328?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/116157055801880328/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=116157055801880328&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/116157055801880328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/116157055801880328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/10/pencuri-shalat.html' title='Pencuri Shalat'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-116149115928548405</id><published>2006-10-22T06:20:00.000+02:00</published><updated>2006-10-22T06:25:59.300+02:00</updated><title type='text'>Resolusi Ramadhanku Kini...</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://www1.bpkpenabur.or.id/kps-jkt/tkkgs/tkkgs06_small.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://www1.bpkpenabur.or.id/kps-jkt/tkkgs/tkkgs06_small.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku datang di bulan mulia&lt;br /&gt;Dengan hati penat berjelaga&lt;br /&gt;Kesedihan akan kegagalan&lt;br /&gt;Kerinduan akan kepulangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu peka kadang menyejukkan&lt;br /&gt;Terkadang meyesakkan&lt;br /&gt;Kadang menjadi teman&lt;br /&gt;Kadang menjadi musuh bebuyutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin di saat ini waktu berhenti lama&lt;br /&gt;Berbaring di tanah pada satu sisi saja&lt;br /&gt;Menikmati senyapnya suasana&lt;br /&gt;Tanpa harus berpikir ataupun merasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lalu bertanya&lt;br /&gt;Apa yang kulakukan?&lt;br /&gt;Aku termakan dalam kesiaan&lt;br /&gt;Seketika bangun aku dengan paksa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malu pun mendera-dera&lt;br /&gt;Seharusnya semua tersudahi&lt;br /&gt;Kenapa masih berlarut-larut saja?&lt;br /&gt;Kenapa harus kupasang kembali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mohon pertolonganMu ya Rabb...&lt;br /&gt;Di malam-malam yang masih tersisa&lt;br /&gt;Terutama di sepuluh malamMu ya Rabb...&lt;br /&gt;Kubayar hari-hari sebelum yang tak kuguna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hentikan bisikan-bisikan mereka&lt;br /&gt;Yang menghantarku menjadi apa yang harus dibenci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas kekalahan&lt;br /&gt;Aku berpasrah dan ikhlas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas keburukan&lt;br /&gt;Aku pahami dan ikhlas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas kesalahan&lt;br /&gt;Aku sesali dan ikhlas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon ampun dengan sangat&lt;br /&gt;Atas segala kelemahan dan kebodohan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon perlindungan dengan sangat&lt;br /&gt;Dari hasutan sesat yang dihembus-hembuskan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon tuntunan dengan sangat&lt;br /&gt;Kembali berjalan dengan tatapan ke depan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sedikit amalan kali ini yang kubanggakan&lt;br /&gt;Namun tak sebanding dengan banyaknya yang kumalukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan adalah amanah terbesarku&lt;br /&gt;Perasaan adalah ujian terbesarku&lt;br /&gt;Seharusnya ia tak menguasai&lt;br /&gt;Kini ia yang harus kukuasai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah prakarya ramadhanku apa adanya...&lt;br /&gt;Dengan harapan moga Engkau ridha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ramadhan 1427 H, Darmstadt 2006 M -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eid Mubarak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon Maaf Lahir dan Bathin &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-116149115928548405?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/116149115928548405/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=116149115928548405&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/116149115928548405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/116149115928548405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/10/resolusi-ramadhanku-kini.html' title='Resolusi Ramadhanku Kini...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-116139211895897926</id><published>2006-10-21T02:52:00.000+02:00</published><updated>2006-10-21T02:55:18.970+02:00</updated><title type='text'>[Teropong]: Iklan Jerman Sambut Ramadhan???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/IMG_1518.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/320/IMG_1518.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu pemandangan yang aneh di stasiun kota Darmstadt. Papan iklan besar terlihat dari sudut tempatku duduk di dalam kereta. ''Ramadhan Karim'' (dalam tulisan arab) walau 'nyempil' tidak dominan. Hah? Yang benar neh? Suatu pemandangan yang tidak pernah saya lihat di sepanjang kota-kota di Jerman sekalipun kecuali tempat-tempat perkampungan muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Western Union, sebuah perusahaan jasa untuk transfer uang, yang memang dimanfaatkan banyak oleh para student terutama bangsa afrika (tunisia, marokko dll). Walau maksudnya komersil, tapi saya salut dengan keberanian perusahaan ini. Mungkin dari benak beberapa orang-orang Jerman akan bertanya-tanya dan menjadi tahu bahwa sekarang para muslimin di Jerman sedang menunaikan puasa Ramadhan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-116139211895897926?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/116139211895897926/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=116139211895897926&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/116139211895897926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/116139211895897926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/10/teropong-iklan-jerman-sambut-ramadhan.html' title='[Teropong]: Iklan Jerman Sambut Ramadhan???'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-116083309328137887</id><published>2006-10-14T15:36:00.000+02:00</published><updated>2006-10-14T15:38:13.310+02:00</updated><title type='text'>Perpisahan adalah Silaturahim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.electronichealing.co.uk/products/images/plane_window.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.electronichealing.co.uk/products/images/plane_window.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ku telah memahami selama ini&lt;br /&gt;Tiap pertemuan ada perpisahan&lt;br /&gt;Namun apa jadinya kuasa diri&lt;br /&gt;Yang dikorbankan adalah pertalian idaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang kucintai&lt;br /&gt;Seperti aku mencintai diriku sendiri&lt;br /&gt;Saudara-saudara dalam satu cinta&lt;br /&gt;Bersama-sama mengharap ridhaNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau sadar di situ akan ada jumpa&lt;br /&gt;Di masa penantian maupun pengakhiran&lt;br /&gt;Tersemat beratnya duka lara&lt;br /&gt;Tersembunyi rasa kehilangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada daya saling melukai perasaan&lt;br /&gt;Maka tak tega kesedihan diperlihatkan&lt;br /&gt;Akhirnya hanya tutur penghibur terlontar&lt;br /&gt;Agar membuat kami lebih tegar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Wahai saudaraku...&lt;br /&gt;Sungguh perpisahan itu bukanlah pemutusan&lt;br /&gt;Sungguh ia adalah memanjangkan&lt;br /&gt;Kait lebih luas tali cinta ilahi dalam persaudaraan...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Wahai saudaraku...&lt;br /&gt;Maka berjuanglah kamu di sana&lt;br /&gt;Sedangkan aku masih berjuang di sini sementara&lt;br /&gt;Moga kelak dipertemukan lagi dalam perjuangan yang sama...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pun berpelukan&lt;br /&gt;Sambil melepas kata-kata asa dan doa&lt;br /&gt;Lalu ia berpaling meninggalkan&lt;br /&gt;Hingga lenyap nyata sosoknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(yg lagi didera perpisahan dan perpisahan...)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-116083309328137887?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/116083309328137887/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=116083309328137887&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/116083309328137887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/116083309328137887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/10/perpisahan-adalah-silaturahim.html' title='Perpisahan adalah Silaturahim'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115885064781743919</id><published>2006-09-21T16:46:00.000+02:00</published><updated>2006-09-21T16:57:27.840+02:00</updated><title type='text'>[Info]: Mohon Maaf Menjelang Ramadhan, Bid'ahkah?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://news.bbc.co.uk/media/images/40459000/jpg/_40459581_hugafp300.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://news.bbc.co.uk/media/images/40459000/jpg/_40459581_hugafp300.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.eramuslim.com/ust/shm/45109597.htm"&gt;Eramuslim.Com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamualaikum wr. wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yth. Pak Ustadz,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari lagi bulan puasa akan tiba, dan banyak di antara teman-teman saya yang muslim yang saling berkirim SMS mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan mohon maaf lahir batin sebelum puasa tiba. Sebenarnya apakah ada tuntunannya oleh Rasulullah SAW akan hal tersebut? Dan apakah ada tuntunannya juga untuk mengucapkan mohon maaf lahir batin pada hari raya Idul Fitri seperti yang biasa kita lakukan? Apakah ini hanya sekedar tradisi saja? Mohon penjelasan pak Ustadz tentang hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih banyak sebelumnya atas penjelasan Pak Ustadz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamualaikum wr. wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susi Wulandari&lt;br /&gt;susiwlndr at eramuslim.com&lt;br /&gt;Jawaban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau yang diminta adalah dalil yang sharih dan eksplisit tentang perintah atau anjuran untuk saling bermaafan menjelang bulan Ramadhan, sudah pasti tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itulah ada sebagian kalangan dari umat ini yang langsung mencap fenomena itu sebagai bid'ah. Sebab dalam pandangan mereka, pengertian bid'ah adalah sebatas tidak adanya dalil eksplisit atas suatu masalah yang berkembang di tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat seperti ini tidak bisa disalahkan, lantaran memang ada versi pengertian tentang bid'ah yang sesempit itu. Walau pun sebenarnya versi pengertian bid'ah itu sangat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjuran Saling Meminta Maaf dan Memaafkan Secara Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya meminta maaf dan memberi maaf kepada orang lain adalah pekerjaan yang sangat dianjurkan dalam agama. Semua ulama sepakat akan hal ini, termasuk yang membid'ahkannya bila dilakukan menjelang Ramadhan atau di hari Raya Fithr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah engkau pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS Al-A'raf: 199)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَاصْفَحِ الصَّفْحَ الْجَمِيلَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka maafkanlah dengan cara yang baik. (QS Al-Hijr: 85)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ألاَ تُحِبُّونَ أنْ يَغْفِرَ اللهُ لَكُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya, "Rasailah azab yang membakar ini." (QS An-Nuur: 22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang menafkahkan, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS Ali Imran: 134)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ إنَّ ذَلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الأُمُورِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi orang yang bersabar dan mema'afkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. (QS Asy-Syura: 43)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Even untuk Saling Memaafkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum saling bermaafan itu dilakukan kapan saja, tidak harus menunggu even Ramadhan atau Idul Fithri. Karena memang tidak ada hadits atau atsar yang menunjukkan ke arah sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kalau kita mau telusuri lebih jauh, mengapa sampai muncul trend demikian, salah satu analisanya adalah bahwa bulan Ramadhan itu adalah bulan pencucian dosa. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW tentang hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عن أَبي هريرة أنَّ رسول الله ، قَالَ: مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيماناً وَاحْتِسَاباً غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ متفقٌ عَلَيْهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Siapa yang menegakkan Ramadhan dengan iman dan ihtisab, maka Allah telah mengampuni dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Allah SWT sudah menjanjikan pengampunan dosa, maka tinggal memikirkan bagaimana meminta maaf kepada sesama manusia. Sebab dosa yang bersifat langsung kepada Allah SWT pasti diampuni sesuai janji Allah SWT, tapi bagaimana dengan dosa kepada sesama manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangankan orang yang menjalankan Ramadhan, bahkan mereka yang mati syahid sekalipun, kalau masih ada sangkutan dosa kepada orang lain, tetap belum bisa masuk surga. Oleh karena itu, biar bisa dipastikan semua dosa terampuni, maka selain minta ampun kepada Allah di bulan Ramadhan, juga meminta maaf kepada sesama manusia, agar bisa lebih lengkap. Demikian latar belakangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka meski tidak ada dalil khusus yang menunjukkan bahwa Rasulullah SAW melakukan saling bermafaan menjelang Ramadha, tetapi tidak ada salahnya bila setiap orang melakukannya. Memang seharusnya bukan hanya pada momentum Ramadhan saja, sebab meminta maaf itu dilakukan kapan saja dan kepada siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya yang dilakukan bukan sekedar berbasa-basi minta maaf atau memaafkan, tetapi juga menyelesaikan semua urusan. Seperti hutang-hutang dan lainnya. Agar ketika memasuki Ramadhan, kita sudah bersih dari segala sangkutan kepada sesama manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beramaafan boleh dilakukan kapan saja, menjelang Ramadhan, sesudahnya atau pun di luar bulan itu. Dan rasanya tidak perlu kita sampai mengeluarkan vonis bid'ah bila ada fenomena demikian, hanya lantaran tidak ada dalil yang bersifat eksplisit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab kalau semua harus demikian, maka hidup kita ini akan selalu dibatasi dengan beragam bid'ah. Bukankah ceramah tarawih, ceramah shubuh, ceramah dzhuhur, ceramah menjelang berbuka puasa, bahkan kepanitiaan i'tikaf Ramadhan, pesantren kilat Ramadhan, undangan berbuka puasa bersama, semuanya pun tidak ada dalilnya yang bersifat eksplisit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apakah kita akan mengatakan bahwa semua orang yang melakukan kegiatan itu sebagai ahli bid'ah dan calon penghuni neraka? Kenapa jadi mudah sekali membuat vonis masuk neraka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah semua kegiatan itu dianggap sebagai sebuah penyimpangan esensial dari ajaran Islam? Hanya lantaran dianggap tidak sesuai dengan apa terjadi di masa nabi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita umat Islam tetap bisa membedakan mana ibadah mahdhah yang esensial, dan mana yang merupakan kegiatan yang bersifat teknis non formal. Semua yang disebutkan di atas itu hanya semata kegiatan untuk memanfaatkan momentum Ramadhan agar lebih berarti. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan niat untuk merusak dan menambahi masalah agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kita tetap menghormati kecenderungan saudara-saudara kita yang gigih mempertahankan umat dari ancaman dan bahaya bid'ah. Isnya Allah niat baik mereka baik dan luhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmad Sarwat, Lc.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115885064781743919?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115885064781743919/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115885064781743919&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115885064781743919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115885064781743919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/09/info-mohon-maaf-menjelang-ramadhan.html' title='[Info]: Mohon Maaf Menjelang Ramadhan, Bid&apos;ahkah?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115879152860291159</id><published>2006-09-21T00:30:00.000+02:00</published><updated>2006-09-21T01:12:48.313+02:00</updated><title type='text'>[Video]: The Islamic History in Europe, That Has Never Been Told</title><content type='html'>Di buku sejarah mengenai Eropa, tak pernah diterangkan dan diakui bahwa pada jaman ''Dark Ages'' ada suatu peradaban keagamaan terbesar yang mempengaruhi Eropa dalam bidang seni, ilmu dan teknologi sebelum bangkitnya jaman ''Renaissance''. Lagipula, tak banyak orang Eropa yang mengetahui tentang peradaban Andalusia tersebut, kecuali sejarahwan dan masyarakat Spanyol sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mengherankan, kisah sejarah tentang Andalusia masih dikenang dan dibanggai oleh orang-orang Spanyol sebagai bagian dari perkembangan budaya mereka. Mereka kebanyakan bersedih dan kehilangan atas ketinggian peradaban tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dokumenter ini akan membuka banyaknya miskonsepsi dan mispersepsi tentang jasa Islam di Eropa yang selalu ditutupi dan tak pernah diakui. Padahal sebaliknya dulu Kerajaan Islam Andalusialah yang menyusun dan mengumpulkan kembali data sejarah dan peninggalan Eropa yang sempat hilang di Eropa, terutama keilmiahan dari Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kata beberapa teman, tarian Flamenco yang terkenal dari Spanyol adalah merupakan tarian sufi pada jaman tersebut. Hmmm bisa jadi... Selamat menikmati Video kali ini. Moga menambah pengetahuan anda tentang Kejayaan Islam di Eropa. Kali tak hanya tentang Andalusia namun juga tentang Kejayaan Islam Sisilia dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Link: &lt;a href="http://video.google.com/videoplay?docid=4948121296578586703&amp;q=Islam+Ridley&amp;amp;hl=en"&gt;http://video.google.com/videoplay?docid=4948121296578586703&amp;q=Islam+Ridley&amp;amp;hl=en&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;embed style="width:400px; height:326px;" id="VideoPlayback" type="application/x-shockwave-flash" src="http://video.google.com/googleplayer.swf?docId=4948121296578586703&amp;hl=en"&gt; &lt;/embed&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115879152860291159?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115879152860291159/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115879152860291159&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115879152860291159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115879152860291159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/09/video-islamic-history-in-europe-that.html' title='[Video]: The Islamic History in Europe, That Has Never Been Told'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115859582015481074</id><published>2006-09-18T18:08:00.000+02:00</published><updated>2006-09-18T18:15:26.103+02:00</updated><title type='text'>Kisah Muallaf: Sejuk dan Seru...!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.progressiveportal.org/osaka/japan_photos_2002-03/2002-03-17/muslim-and-chin.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.progressiveportal.org/osaka/japan_photos_2002-03/2002-03-17/muslim-and-chin.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;''Kurma for the Soul'' (KFTS) kali ini agak berbeda. Bukan saya yang akan berkisah, dan bukan pula kisah-kisah yang saya temukan sehari-hari. Ini adalah kisah-kisah para Muallaf yang mereka tulis sendiri dan membagi pengalaman mereka ini untuk kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah-kisah mereka kadang memberi sentilan, pencerahan, semangat baru buat kita semua. Kisah yang terkadang membuat saya tersenyum namun lebih sering memilukan hati, hingga saya sendiri sampai-sampai meneteskan air membacanya. Kisah seru yang saya belum pernah miliki ini, sangat menyejukkan hati. Jujur, mereka benar-benar beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada salahnya kisah-kisah ini juga menemani Ramadhan anda. Sehingga kita bisa bercermin kepada mereka dan mengambil pelajaran dari itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah-kisah saudara-saudara kita ini terkumpul pada sebuah web dengan link Kotasantri:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kotasantri.com/bilik.php?aksi="Arsip&amp;Rubrik="3"&gt;http://kotasantri.com/bilik.php?aksi=Arsip&amp;amp;Rubrik=3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menikmati santapan rohani ini. :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115859582015481074?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115859582015481074/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115859582015481074&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115859582015481074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115859582015481074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/09/kisah-muallaf-sejuk-dan-seru.html' title='Kisah Muallaf: Sejuk dan Seru...!'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115845977584550391</id><published>2006-09-17T04:21:00.000+02:00</published><updated>2006-09-17T04:22:55.900+02:00</updated><title type='text'>Inkubator Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kompas.com/photo/iptek/pupae.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.kompas.com/photo/iptek/pupae.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sadar telah surut persembahan&lt;br /&gt;Setahun tak dalam perhitungan&lt;br /&gt;Kini kupungut kenangan ramadhan&lt;br /&gt;Kumpulkan ikrar penghambaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya berinkubasi&lt;br /&gt;Segarkan naluri dan nurani&lt;br /&gt;Perhentian hanya sesaat&lt;br /&gt;Tuk laju lagi melesat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetaskan kupu-kupu mulia&lt;br /&gt;Bukanlah kembali ulat yang hina&lt;br /&gt;Tak ingin lagi kesiangan&lt;br /&gt;Tak ingin lagi penyesalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini ramadhan kusempurnakan&lt;br /&gt;Nanti ramadhan-ramadhan kecil kuciptakan&lt;br /&gt;Agar berkekalan nuansanya&lt;br /&gt;Hingga ramadhan berikutnya dan berikutnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115845977584550391?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115845977584550391/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115845977584550391&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115845977584550391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115845977584550391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/09/inkubator-ramadhan.html' title='Inkubator Ramadhan'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115793504933800934</id><published>2006-09-11T02:34:00.000+02:00</published><updated>2006-09-11T02:37:29.350+02:00</updated><title type='text'>[Bongkar]: Made in Germany? Bo'ong banget!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kabasafes.ch/uploads/pics/fabrik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.kabasafes.ch/uploads/pics/fabrik.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tahu tidak? ternyata semua barang dengan label serba eropa atau amerika gak ada jaminan semua itu diproduksi 100% di negaranya. Saya sendiri kaget setelah menyaksikan langsung trik-trik ini pada saat bekerja di sebuah pabrik di Jerman. Label-label ber-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;barcode&lt;/span&gt; Made in Hungary, Made in Mexico, dan Made in Philipines harus saya ganti dengan Made in Germany.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Waduh!!!!&lt;/span&gt; Ketahuan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;deh&lt;/span&gt; belangnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ok lah&lt;/span&gt;, ide dan modal bisa jadi dari Jerman. Kalau masalah produksi sepertinya sudah tidak terlalu banyak pabrik-pabrik di negara ini yang memroses barang dari baku menjadi barang jadi. Apalagi keberadaan pabrik-pabrik selalu mendapat pertentangan keras dari para pecinta ''Hijau'', kalau-kalau pabrik bermasalah terutama mencemari lingkungan. Bisa-bisa perlu bayar mahal hanya untuk pengawasan dan pengelolaan lingkungan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, mereka larikan pabrik-pabrik tersebut ke negara lain, terutama yang tidak mempedulikan isu-isu lingkungan tersebut, yaitu di negara-negara selatan dan negara-negara bekas rusia. Apalagi ongkos produksi di negara ketiga sudah pasti lebih murah, terutama karena ongkos tenaga kerjanya yang murah pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga produksi yang jauh lebih murah di negara produsen tidak berimbang dengan harga jual yang kelewat lebih mahal di negara konsumen. Dengan begitu mereka bisa mengeruk lebih banyak keuntungan. Harga ongkos kirimpun bisa ditanggung tanpa perlu pusing sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sistem kapitalis. Kini mereka masih bisa bertahan hingga ke masa depan berkat negara-negara dunia ketiga. Keuntungan pendapatan modal dan keuntungan pemeliharaan lingkungan negara mereka terjamin selalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115793504933800934?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115793504933800934/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115793504933800934&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115793504933800934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115793504933800934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/09/bongkar-made-in-germany-boong-banget.html' title='[Bongkar]: Made in Germany? Bo&apos;ong banget!!!'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115759491715947510</id><published>2006-09-07T04:06:00.000+02:00</published><updated>2006-09-07T04:08:37.170+02:00</updated><title type='text'>[Survey]: 10 Things I Missed About Ramadhan...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.circles99.com/elements/album/circles/00008901/00012169/puasa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.circles99.com/elements/album/circles/00008901/00012169/puasa.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu'alaikum wr wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan sebentar lagi. Ada baiknya kita mempersiapkan diri lahir bathin. Tentu saja di dalamnya ada kebahagiaan dan kerinduan. Bulan yang hanya setahun sekali kita bertemu. Di mana kita bisa menata diri, mempercantik hati, dan menambah ibadah dan ilmu untuk dipersiapkan sebelum menjelang kehidupan sehabis ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira apa aja seh hal-hal yang anda dan kamu rindu semua di Bulan Ramadhan? Buat rekan-rekan muslim Indonesia ataupun Tanah Serumpun di luar negeri terutama, hal-hal apa aja seh yg dirindu pada bulan Ramadhan di Tanah Air atau Nusantara yang mungkin tidak didapatkan di luar negeri? Survey ini tidak tertutup kemungkinan buat non muslim loh... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat bernostalgia.... Dan Selamat menjalankan puasa, moga penuh keberkahan dan kebaikan buat anda semua... Semoga kita semakin dan baik lagi dalam setiap kehidupan kita :D...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115759491715947510?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115759491715947510/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115759491715947510&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115759491715947510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115759491715947510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/09/survey-10-things-i-missed-about.html' title='[Survey]: 10 Things I Missed About Ramadhan...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115739403535125008</id><published>2006-09-04T20:18:00.000+02:00</published><updated>2006-09-04T20:20:35.363+02:00</updated><title type='text'>Teruslah Berjalan Tegak...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.vancourier.com/gallery/Out%20Door.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.vancourier.com/gallery/Out%20Door.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku...&lt;br /&gt;Jika kini kau tertusuk ilalang&lt;br /&gt;Masih ada tombak nanti menghadang&lt;br /&gt;Maka bersabarlah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku...&lt;br /&gt;Sudi Allah meminjamkan kekuatan&lt;br /&gt;Atas ketidak berdayaan&lt;br /&gt;Maka berdoalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku...&lt;br /&gt;Apapun hasil yang diberikan&lt;br /&gt;Kau tetap mendapat ajaran dan kejayaan&lt;br /&gt;Maka bersyukurlah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh kau sedang membuka tiap-tiap pintu kemuliaan&lt;br /&gt;Maka teruslah berjalan tegak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga terdengar di depan pintu terakhir:&lt;br /&gt;''Salaamun 'alaikum, Bimaa Shabartum!'' *)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*) ''...Keselamatan atasmu, berkat kesabaranmu...'' (QS. Ar- Ra'ad (13): 18-24)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115739403535125008?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115739403535125008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115739403535125008&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115739403535125008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115739403535125008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/09/teruslah-berjalan-tegak.html' title='Teruslah Berjalan Tegak...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115724077697502392</id><published>2006-09-03T01:41:00.000+02:00</published><updated>2006-09-04T01:30:08.176+02:00</updated><title type='text'>[Teropong]: Lika-liku Muslim dalam Perantauan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.ksa-uk.co.uk/Paul%20on%20difficult%20climb%20%28WinCE%29.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.ksa-uk.co.uk/Paul%20on%20difficult%20climb%20%28WinCE%29.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?, dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu, yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.&lt;/em&gt;" (&lt;strong&gt;Qs. Alam-Nasyrah [94]: 1-8&lt;/strong&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini turun pada saat Rasulullah dan kaum muslimin mendapat tekanan dan olok-olokan dari kaum musyrikin. Bahwa jika kaum muslimin bersabar setelah kesulitan yang ditimbulkan darinya, Allah akan memberikan jaminan kemenangan bagi kaum muslimin sehingga terhindar dari rasa cemas dan gusar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak rekan-rekan muslim dengan seenaknya mengambil ayat ini hanya demi mendapatkan kemudahan dari kehidupan mereka di luar negeri yang memang iklim, kultur dan cara hidupnya yang berbeda. Perbedaan ini, menurut anggapan mereka, akan menyulitkan terutama urusan ibadah. Padahal keadaan tak sesulit yang mereka hiperbolakan jika mereka mau menjalankan dengan sungguh-sungguh terlebih dahulu tanpa keputus asaan yang terlalu dini. Usaha sebaiknya diprioritaskan pada saat permulaan, sebelum menjatuhkan keputusan bahwa keadaannya sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Jabatan' para perantau ini sebagai Musafir sebenarnya telah copot setelah menetap dan bermukim selama lebih dari 3 hari. Tapi terkadang masih banyak yang tetap mengaku bersafar. Gelagat ini seperti orang yang pensiun tapi tidak mau pensiun-pensiun. Semua ibadah sholat fardhu dengan gampangnya dilambatkan di akhir waktu, dijama', diqoshor, ataupun diqodho'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja kita mau mempelajari dan memahami ajaran islam dengan baik, bentuk-bentuk kemudahan dari berbagai kesulitan pada saat melaksanakan suatu ibadah sebenarnya telah ditetapkan dan dirinci jelas apa alasannya dan bagaimana menggantinya dan lain-lain. Tapi nyatanya rekan-rekan muslim di luar negeri lebih sering membuat caranya sendiri dengan ilmu yang buta, seakan membuat dasar fiqh baru atau mazhab sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang sholat fardhu di bangku dalam keadaan duduk pada saat perkuliahan berlangsung ataupun dalam kendaraan yang sedang parkir. Padahal masih terbentang luas tanah Allah di luar yang kita bisa bentangkan dengan sajadah. Entah rasa malu dilihat para 'bule' ataukah malu karena agama sendiri, mereka enggan untuk berdiri. Padahal badan masih sehat dan muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda kebanyakan orang Turki yang bersholat fardhu hanya sholat jum'at 'doang', justru Muslim Indonesia kebanyakan absen dari tempat penyelenggaraan sholat jum'at. Dengan berbagai alasan klasik karena tak sempat dari kesibukan pekerjaan maupun perkuliahan, mereka pun rutin tak bersholat jum'at, lewat dari 'bonus' yang diberikan. Padahal ada beberapa masjid yang melambatkan penyelenggaraan sholat jum'at sehabis jam kerja. Andai saja mereka mau berusaha mencari tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dari kesemua itu ada yang lebih ekstrim lagi. Mereka sama sekali tidak sholat, dengan anggapan yang penting baik hati antar sesama manusia atau cukup dengan berdoa saja. Bukankah sholat yang akan menghindarkan kita dari perbuatan yang buruk? Bukankah sholat yang akan ditanyakan Allah pertama kali di hari kesudahan? Apakah yang mereka lakukan berbaik hati kepada Allah yang menciptakan dan menghidupkan mereka? Itukah rasa syukur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengenai urusan sholat, urusan lainpun tak lepas digampangkan. Terutama dalam memilih makanan halal daripada yang haram. Padahal sudah banyak bertebaran toko-toko dan restoran-restoran muslim yang menyajikan makanan yang sudah dijamin kehalalannya dan lagi bersih dari darah, karena disembelih lehernya sesuai syariah dengan membaca 'bismillah'. Bukan yang disetrum lalu dipotong apalagi yang ditembak kepalanya. Itu 'seh' makan bangkai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan kuno mengenai kebutuhan meminum alkohol apalagi di musim dingin telah runtuh. Alkohol yang memang haram hukumnya pun tak menjamin memberi kehangatan pada tubuh. Justru sebaliknya, sang peminum bisa mengalami Hypothermia karena kedinginan setelah meneguknya. Justru yang tak meminumnya, banyak bukti mereka tetap bertahan tanpa keluhan akan cuaca dingin tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah manusia hanya ingin yang mudah-mudahnya saja, tanpa merugikan kemauan dan kesukaannya yang berasal dari nafsu. Suruhan agama hanya dijadikan kesulitan dan siksa. Tanpa alasan logispun sebenarnya kita sebagai hamba yang taat dan mempunyai naluri ketuhanan harus tetap menjalankannya dengan ikhlas. Sungguh usaha dan kesabaran mendatangkan kemenangan dan keselamatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115724077697502392?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115724077697502392/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115724077697502392&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115724077697502392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115724077697502392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/09/teropong-lika-liku-muslim-dalam.html' title='[Teropong]: Lika-liku Muslim dalam Perantauan'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115679598949398124</id><published>2006-08-28T22:11:00.000+02:00</published><updated>2006-08-28T22:28:55.326+02:00</updated><title type='text'>Dibungkam...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://japhthor.com/images/mouth_taped_shut_la5784-001.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://japhthor.com/images/mouth_taped_shut_la5784-001.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mataku pedih melihat keburukan&lt;br /&gt;Mendidih hingga sedih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatiku lirih melihat kesalahan&lt;br /&gt;Perih hingga risih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apa yang bisa kulakukan&lt;br /&gt;Mulutku tak berkata sepenggalpun&lt;br /&gt;Hanya bisa mengeluh dalam hati&lt;br /&gt;Bermuka batu ditemani angin lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dibungkam mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada yang mau mendengar&lt;br /&gt;Tiada yang mau menyadari&lt;br /&gt;Apa yang tak sesuai kesukaannya&lt;br /&gt;Apa yang tak sesuai keinginannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menjadi sok tidak tahu&lt;br /&gt;Dan terus bermandikan lumpur neraka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dibungkam mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman kini jaman gila&lt;br /&gt;Terjerat kelabu dan mendua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajakan dan nasihat kebaikan dianggap mempersulit&lt;br /&gt;Larangan dan kewajiban dianggap menyiksa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dibungkam mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RisalahMu terhenti dikerongkonganku, wahai Sang Kebenaran&lt;br /&gt;Dakwahmu hanya sebatas niatku, wahai sang kejujuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah aku harus mengurus diriku sendiri saja?&lt;br /&gt;Tapi bagaimana nasib mereka nanti di hari kesudahan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115679598949398124?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115679598949398124/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115679598949398124&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115679598949398124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115679598949398124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/08/dibungkam.html' title='Dibungkam...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115408367083788272</id><published>2006-07-28T12:46:00.000+02:00</published><updated>2006-07-28T15:07:35.843+02:00</updated><title type='text'>Ssst!! Diam!!! ... Eh!.. Yahhhh.. Sia2 Deh!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/khutbah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/khutbah.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di hari Jum'at yang raya, seperti biasanya tempat-tempat sholat penuh sesak oleh jamaah. Kadang suka terbesit di hati beberapa perutin yang merindukan suasana: ''Coba saja setiap sholat fardhu berjamaah dipenuhi seperti ini. Alangkah indah dan kompaknya terlihat di mata hingga ke hati. Kini keutamaan Subuh dan Ashar pun sirna.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khotib pun berdiri memulai khotbahnya di sebuah Musholla SMP 85 Pondok Labu. Suaranya yang lantang seakan tak mampu mengalahkan desas-desus suara percakapan yang memecah keheningan. Kekhusyu'an yang selalu diidam-idamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Dang! Ntar gw tunggu lo di pos satpam. Kita jalan, ok?? Kepala gw dah butek neh ama ujian tadi. Lo tau sendiri khan Bu Ratna itu killer banget, pasti deh soal ujiannya dibikin susah..... Apalagi dia khan sukanya... bla... bla... bla....'' cerocos Bekti tanpa malu-malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dadang tidak peduli dengan ''Gosip Show''-nya Bekti, dan tetap dengan seksama menyimak Khotbah. Matanya tetap ke depan tak melirik sedikitpun ke arah Bekti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Dang! Aduh tadi gw salah jawab tuh soal nomer 3 pas ujian tadi... Harusannya khan gini... bla... bla...'' lanjut Bekti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dadang memicingkan matanya dan memangku dagunya pada tangan, lalu pura-pura tidur. Dadang pikir hal itu akan menghentikan si Bekti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Bek...! Ssst diem napa? Berisik amat seh lo! Lagi jum'atan juga...'' potong Jaenal sambil berbisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Dang...!!! Sombong amat seh loh....! Diajak ngobrol juga...'' Bekti makin panas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dadang sedikit beranjak menjauh maju setengah shaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Wooooyyyyyy!!!!'' bentak Bekti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana seketika hening ''Ziiiiiiiiiiiinngggg!!!!''. Hati sang Khotib sangat kacau seperti mendengar 'Balon Hijau Meletus' hingga terdiam sesaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasanapun menjadi ramai ber-was wis wus wes wos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ssstt!!!''&lt;br /&gt;''Aaaahhh... Gak tau malu apa!''&lt;br /&gt;''Anak kelas 2 E yah?''&lt;br /&gt;''Abis jumatan gw tampol lo!!!''&lt;br /&gt;''Nah lo... nah lo.. nah lo.. nah lo...!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Khotib seketika melanjutkan khotbahnya, mencoba menandingi suara-suara fals tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muka Bekti memerah hingga ditundukkannya. Dadang dan Jaenal memalingkan muka dari arah Bekti, pura-pura tidak kenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas 'jum'atan', Bekti 'menoyor' kepala Dadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kenapa seh tadi gw ajak ngobrol kagak mao?'' tanya Bekti 'bete'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Yeeee...!!! Elo tuh yang rusuh... Gawat lo... Sakit lo ape! Pas khotbah kok ngobrol'' timpal Jaenal membela Dadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iya bek... Masak lo gak dengerin Pak Ali pas Pelajaran Agama Islam sebelon ujiannya Bu Ratna... Elo seh suka gak meratiin pelajaran. Ngobrol mulu ato baca komik. Pelajaran lo gak peratiin, giliran ujian aja lo perhatian... Gak heran gw kalo lo jadi kalang kabut dan gak bisa nyelesein soal...!'' kata Dadang sambil 'menoyor' balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Emang kenapa?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Khotib itu menyampaikan pelajaran buat kita. Nah... Pas Khotbah tuh gak boleh ngobrol ato berkata-kata apalagi berkata ''Diam!'' sekalipun... Sholat Jum'at lo bisa sia-sia dan gak dapet pahala... Apalagi banyak ulama yang mengharamkan, jadi malah berdosa deh....''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Heh? Jadi tadi gw ikutan salah juga dong Dang?'' kata Jaenal khawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Asyik jadinya gw ada temennya dunks.'' kata Bekti sambil merangkul Jaenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Huss!!! Gitu ajah lo seneng...Udah bikin salah juga... Malu tuh dipiara dikit...'' canda Dadang sambil memberantaki rambut Bekti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Wooooyyyyy!!!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dari Abu Hurairah. Bahwa Nabi saw. telah bersabda: ''Apabila engkau katakan diam kepada temanmu pada hari jum'at sewaktu imam berkhotbah, maka sesungguhnya engkau telah menghapus pahala sholat Jum'atmu.'' (Riwayat Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dar Ibnu Abbas r.a., bahwa Nabi saw. bersabda: ''Barangsiapa yang berbicara pada hari Jum'at di waktu imam berkhotbah, maka ia adalah seperti keledai yang memikul kitab, sedang siapa yang mengingatkan orang itu dengan kata-kata 'diamlah', maka tidak sempurnalah Jumatnya.'' (Hadits Riwayat Ahmad, Ibnu Abi Syaibah, Bazzar dan Thabrani.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah r.a., Nabi saw. bersabda:''Apabila engkau mengatakan kepada temanmu pada hari Jumat sewaktu imam sedang berkhotbah: 'Diamlah', maka engkau telah melakukan hal yang sia-sia.'' (Hadits Riwayat Jama'ah selain Ibnu Majah).&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115408367083788272?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115408367083788272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115408367083788272&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115408367083788272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115408367083788272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/07/ssst-diam-eh-yahhhh-sia2-deh.html' title='Ssst!! Diam!!! ... Eh!.. Yahhhh.. Sia2 Deh!'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115382119720584081</id><published>2006-07-25T11:52:00.000+02:00</published><updated>2006-07-25T11:53:17.216+02:00</updated><title type='text'>[Save Palestine]: The Truth - Peace, Propaganda &amp; The Promised Land</title><content type='html'>Ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi di Palestina? Silahkan tonton ulasan dari para banyak pengamat, terutama yang berasal dari Amerika, yang akan membeberkan semua apa yang sebenarnya terjadi, yang selalu ditutup-tutupi oleh pemerintah israel, amerika, bahkan media pers dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Masihkah anda percaya dengan dunia?&lt;br /&gt; &lt;p&gt; &lt;b&gt;Descriptions:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Peace, Propaganda &amp; the Promised Land provides a striking comparison of U.S. and international media coverage of the crisis in the Middle East, zeroing in on how structural distortions in U.S. coverage have reinforced false perceptions of the Israeli-Palestinian conflict. This pivotal documentary exposes how the foreign policy interests of American political elites--oil, and a need to have a secure military base in the region, among others--work in combination with Israeli public relations strategies to exercise a powerful influence over how news from the region is reported. Through the voices of scholars, media critics, peace activists, religious figures, and Middle East experts, Peace, Propaganda &amp;amp; the Promised Land carefully analyzes and explains how--through the use of language, framing and context--the Israeli occupation of the West Bank and Gaza remains hidden in the news media, and Israeli colonization of the occupied terrorities appears to be a defensive move rather than an offensive one. The documentary also explores the ways that U.S. journalists, for reasons ranging from intimidation to a lack of thorough investigation, have become complicit in carrying out Israel's PR campaign. At its core, the documentary raises questions about the ethics and role of journalism, and the relationship between media and politics.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;embed style="width:400px; height:326px;" id="VideoPlayback" type="application/x-shockwave-flash" src="http://video.google.com/googleplayer.swf?docId=-7828123714384920696"&gt; &lt;/embed&gt;&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   NB: Jika tidak bisa dibuka silahkan buka link ini: http://video.google.com/videoplay?docid=-7828123714384920696&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115382119720584081?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115382119720584081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115382119720584081&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115382119720584081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115382119720584081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/07/save-palestine-truth-peace-propaganda.html' title='[Save Palestine]: The Truth - Peace, Propaganda &amp; The Promised Land'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115300998722750987</id><published>2006-07-16T02:29:00.000+02:00</published><updated>2006-07-16T02:33:07.246+02:00</updated><title type='text'>[Curhat]: Tak Seperti yang Kumau...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.photographyblog.com/images/portfolios/keith_goldstein/Alone.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.photographyblog.com/images/portfolios/keith_goldstein/Alone.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebelum saya mencapai papan pengumuman hasil thesis, salah satu profesor datang menghampiri saya dengan tiba-tiba. Menyampaikan kabar dengan berat hati, bahwa saya diberi kesempatan penambahan 1 semester lagi sebagai kesempatan terakhir oleh Dewan Komisi untuk merampungkan proyek saya secara maksimal. Menurut mereka, proyek perkotaan yang seharusnya dikerjakan oleh 2 orang dalam satu kelompok itu, namun saya kerjakan sendirian (single fighter), belum mencapai kata layak untuk bisa diluluskan semester ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak bisa berkata apa-apa, hanya terdiam terpaku dengan wajah terkejut. Sesekali menahan air mata yang ingin keluar segera. Kegalauan dan kekecewaan menggrogoti. Sambil menerawang ke masa 1 semester yang saya habiskan sebelumnya ternyata tidak membuahkan hasil untuk lulus di semester ini. Tertahanlah sudah gambaran tanah air. Tertahanlah sudah harapan-harapan masa depan. Semua tak seperti yang kumau... Akhirnya tangispun memecah keheningan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang profesor berusaha menyenangkan hatiku dengan menawarkan bantuan semampunya agar di semester depan proyek saya bisa diluluskan. Beliau juga akan bertindak langsung sebagai pembimbing rutin selama proses itu. Tak tanggung-tanggung beliau akan memberikan bantuan untuk perpanjangan VISAku, walau tak bisa membantu masalah finansialku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun itu belum mampu mengobati hatiku yang menjadi melemah ini. Sepertinya tidak ada pilihan lain, selain menerima tawaran beliau. Akhirnya saya mengiyakan tawaran itu, tanpa berpikir panjang lagi. Dengan berharap kesempatan tersebut akan mendatangkan kebaikan untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berjalan terhoyong-hoyong menghampiri teman-temanku. Mereka lalu mencoba menyabarkanku dengan kata-kata yang menyenangkan dan menenangkan hati, sampai air matakupun mengering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keletihan hati sampailah saya di rumah dengan segera menghadapNya. Sekali lagi aku bercermin diri. Lalu meminta ampunan dan pertolonganNya. Diri ini hanya bisa pasrah akan suratanNya. Memohon kebaikan pada kesempatan kedua kalinya. Memang inilah yang Ia mau, dan ada misteri kebaikan di dalamnya. Biarkanlah seperti yang Ia mau, karena saya ingin tetap yakin denganNya. Bahwa ada kebaikan yang akan menunggu kelak. Kebaikan yang akan mengganti kesedihanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan saya, ya kedua orangtuaku. Sekali lagi aku menancapkan duri kembali. Cobaanku malah menjadi cobaanmu juga. Hamba kini kembali memohon restu darimu untuk kesekian kalinya. Dukungan darimu kan kujadikan teman perjalanan usahaku kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkanlah ya sahabat-sahabatku. Saya mengecewakan tiap-tiap doa yang kaupanjatkan untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moga Allah melapangkan hatiku dan memudahkan usahaku untuk kesempatan kedua yang terakhir ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115300998722750987?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115300998722750987/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115300998722750987&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115300998722750987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115300998722750987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/07/curhat-tak-seperti-yang-kumau.html' title='[Curhat]: Tak Seperti yang Kumau...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115249858784520085</id><published>2006-07-10T04:28:00.000+02:00</published><updated>2006-07-10T04:29:47.856+02:00</updated><title type='text'>Jerat Seruling Gembala Pendusta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/darkness.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/darkness.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di saat kau merasa sulit&lt;br /&gt;Aku kan datang menghampirimu&lt;br /&gt;Membebaskanmu dari belenggu semu&lt;br /&gt;Memudahkan jalan hidupmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat kau kesepian dalam kesedihan&lt;br /&gt;Aku kan menjadi sahabat terbaikmu&lt;br /&gt;Membuang ragu terhadap keyakinan lugu&lt;br /&gt;Menuntunmu ke jalan pencerahan baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat kau membutuhkan petunjuk&lt;br /&gt;Aku kan memanis-maniskan lidahku&lt;br /&gt;Hingga tenang perasaanmu&lt;br /&gt;Hingga kau yakin dosa itu palsu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat kau berjalan dalam kehidupan&lt;br /&gt;Aku kan menanggalkan pesona paham lalu&lt;br /&gt;Hingga terbuka lebar-lebar matamu&lt;br /&gt;Akan pikatan dunia yang maju&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan pendusta apalagi penipu&lt;br /&gt;Bukan seperti pendendang sok suci itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tiada maksud berburuk kepadamu&lt;br /&gt;Melainkan menyelamatkanmu dari kandang kotor itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat datang kawan...&lt;br /&gt;Kekecewaanku juga kekecewaanmu&lt;br /&gt;Mari baku senda dengan sang wahyu&lt;br /&gt;Meraih peradaban gemilang dunia ini yang dirindu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115249858784520085?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115249858784520085/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115249858784520085&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115249858784520085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115249858784520085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/07/jerat-seruling-gembala-pendusta.html' title='Jerat Seruling Gembala Pendusta'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115233762676946491</id><published>2006-07-08T07:45:00.000+02:00</published><updated>2006-07-08T07:47:06.783+02:00</updated><title type='text'>Suraumu Kini, Ya Nabi...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/surau.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/surau.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ya Nabi...&lt;br /&gt;Suraumu kini rapuh dari pijakannya&lt;br /&gt;Kokohnya lemah ditinggalkan pengikutmu sadar tak sadar&lt;br /&gt;Beban tersalur tak merata pada para penopangnya&lt;br /&gt;Bahkan selubung menipis tak mampu membentengi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Nabi...&lt;br /&gt;Suraumu kini coreng moreng dengan luka&lt;br /&gt;Megahnya pudar diludahi caci maki dan kejahilan&lt;br /&gt;Segala seruan dan ikutan menjadi musuh&lt;br /&gt;Nafsu keakuan adalah suatu kemajuan dan kejayaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Nabi...&lt;br /&gt;Suraumu kini telah asing dari setiap kerumunan&lt;br /&gt;Kumandang adzan merambat dalam hampa udara&lt;br /&gt;Shaf-shaf tak lagi disesakkan oleh bahu yang beradu&lt;br /&gt;Senandung cahaya dikaburkan dalam gelap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Nabi...&lt;br /&gt;Suraumu kini telah aku benar-benar saksikan&lt;br /&gt;Inikah jelmaan kesedihanmu sebelum perpisahan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Nabi...&lt;br /&gt;Walau begitu besarnya kerinduan kami terhadapmu&lt;br /&gt;Walau seribu dari kami belum mampu menyeimbangkanmu&lt;br /&gt;Hanya kesabaran yang bisa menyenangkan hati kami&lt;br /&gt;Hanya sisa-sisa silaturahim yang bisa menguatkan kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga keimanan merajai&lt;br /&gt;Bukanlah masa, apalagi manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup bagi kami agama kami...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115233762676946491?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115233762676946491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115233762676946491&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115233762676946491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115233762676946491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/07/suraumu-kini-ya-nabi.html' title='Suraumu Kini, Ya Nabi...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-115033382544446627</id><published>2006-06-15T03:08:00.000+02:00</published><updated>2006-06-15T03:10:25.446+02:00</updated><title type='text'>[Launching]: 'Bina-ul-Barakah', Blog Saya sebagai Arsitek</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/petronas.0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/petronas.0.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu'alaikum wr wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bina-ul-barakah.blogspot.com/"&gt;Bina-ul-Barakah&lt;/a&gt; , bagi anda para peminat dan pekerja Arsitektur. Berisi tentang informasi dan konsultasi hingga diskusi arsitektural namun syar'i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog ini mungkin adalah langkah awal saya sebagai seorang yang akan berprofesi sebagai arsitek. Mencoba memperpanjang silaturahim sambil berbagi buah pikiran seputar arsitektur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya selepas thesis yang sedang saya kerjakan sekarang, ada kesibukan baru lagi nantinya. Salah satunya blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena masih baru, saat ini hanya berupa blog pribadi, namun saya berharap blog ini dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan berkenan berkunjung... :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-115033382544446627?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/115033382544446627/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=115033382544446627&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115033382544446627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/115033382544446627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/06/launching-bina-ul-barakah-blog-saya.html' title='[Launching]: &apos;Bina-ul-Barakah&apos;, Blog Saya sebagai Arsitek'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114986382124344298</id><published>2006-06-09T16:35:00.000+02:00</published><updated>2006-06-09T16:37:01.260+02:00</updated><title type='text'>[Fiqh]: Sampai Jangka Kapan Kita Bisa Disebut Musafir?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/safar2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/safar2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Assalaamu'alaikum wr. wb.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Melanjutkan pertanyaan saya sebelumnya dulu, mengenai sholat yang dijama' maupun diqoshor. Saya sekarang berada di Jerman dalam rangka studi. Saya sudah 3 tahun di sini. Seorang teman pernah berkata bahwa kita masih bisa menjama' dan mengqoshor sholat karena masih musafir. Ada yang bilang batasnya hingga 30 hari, dan ada juga yang bilang hanya 3 hari. Yang mana yang benar, ustadz? Lalu mengenai sholat yang diqodho', uzhur apa saja yang menyebabkannya?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jazakallah khairan katsiran.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Wassalaamu'alaikum wr. wb.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ibnu Naufal&lt;/p&gt;   &lt;p id="cslsep"&gt;&lt;b&gt;Jawaban:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;i&gt;Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Batasan berapa lama seseorang boleh tetap menjama` dan mengqashar shalatnya, ada beberapa perbedaan pendapat di antara para fuqoha.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Imam Malik dan Imam As-Syafi`i berpendapat bahwa masa berlakunya jama` dan qashar bila menetap disuatu tempat selama 4 hari, maka selesailah masa jama` dan qasharnya.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Sedangkan Imam Abu Hanifah dan At-Tsauri berpendapat bahwa masa berlakunya jama` dan qashar bila menetap di suatu tempat selama 15 hari, maka selesailah masa jama` dan qasharnya.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Dan Imam Ahmad bin Hanbal dan Daud berpendapat bahwa masa berlakunya jama` dan qashar bila menetap di suatu tempat lebih dari 4 hari, maka selesailah masa jama` dan qasharnya.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Adapaun musafir yang tidak akan menetap maka ia senantiasa mengqashar shalat selagi masih dalam keadaan safar.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Ibnul Qoyyim berkata, &lt;i&gt;” Rasulullah SAW tinggal di Tabuk 20 hari mengqashar shalat”.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Disebutkan Ibnu Abbas&lt;i&gt;, ” Rasulullah SAW melaksanakan shalat di sebagian safarnya 19 hari, shalat dua rakaat. Dan kami jika safar 19 hari, shalat dua rakaat, tetapi jika lebih dari 19 hari, maka kami shalat dengan sempurna”.&lt;/i&gt; (HR Bukhari)&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;i&gt;Wasssalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114986382124344298?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114986382124344298/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114986382124344298&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114986382124344298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114986382124344298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/06/fiqh-sampai-jangka-kapan-kita-bisa.html' title='[Fiqh]: Sampai Jangka Kapan Kita Bisa Disebut Musafir?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114930358320210802</id><published>2006-06-03T04:57:00.000+02:00</published><updated>2006-06-03T04:59:43.226+02:00</updated><title type='text'>Bingungnya Aku sebagai Laki-laki</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/144023_ayatcinta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/144023_ayatcinta.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;'Being Nice' kepada orang lain, malah membawa dilema. Apalagi kepada perempuan. Apa yang saya lakukan malah dianggap sebagai 'angin' memikat. Padahal tiada maksud tuk 'tebar pesona'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balasan berupa perhatian lebih pun berdatangan. Tak hanya biasa-biasa saja, namun hingga ekstrim bak perhatian dari seorang isteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yang masih 'jomblo' begini hanya bisa menanggapinya dengan pasif, apalagi harus ada kewajiban menjaga diri dari sesuatu yang belum 'halal'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jomblo bukan sekedar jomblo, seumur-umur saya tak pernah pacaran, dengan beralasan 'menjaga wudhu'. Bukan bermaksud berbangga, namun saya hanya melaksanakan tugas sebagai hamba Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tolak pelan-pelan 'tawaran' itu dengan hati-hati supaya tak menyakiti. Namun walhasil ada yang menjadi-jadi 'pendekatan'nya dan ada pula yang mundur mengalah sambil membawa dendam untuk dia sendiri maupun bersama-sama teman-teman disekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jujur, tindakan mereka justru me'minus'kan penilaianku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaiman yah supaya mereka mengerti? Ataukah saya yang tidak mengerti? Apakah yang saya lakukan salah? Atau mereka yang salah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memang saat-saat ini mencari isteri untuk memenuhi 'din'ku. Tapi apakah harus seperti itu caranya? Haruskah saya ladeni saja itu semua? Bukannya ada cara yang lebih baik lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun walau begitu, saya tak merasa bersalah. Saya hanya bingung jika dihadapkan dengan masalah itu lagi dan itu lagi. Lelah rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang 'being ego' itu siapa yah sebenarnya? Sayakah? Idealiskah?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114930358320210802?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114930358320210802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114930358320210802&amp;isPopup=true' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114930358320210802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114930358320210802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/06/bingungnya-aku-sebagai-laki-laki.html' title='Bingungnya Aku sebagai Laki-laki'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114903305468182312</id><published>2006-05-31T01:49:00.000+02:00</published><updated>2006-05-31T01:50:54.696+02:00</updated><title type='text'>Menangis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/eye-crying.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/eye-crying.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wajar adanya jika menangis&lt;br /&gt;Tanda diri tak punya daya&lt;br /&gt;Sadar adanya Yang Maha Daya&lt;br /&gt;Ego pun luluh ditelan kelemahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangislah menangis&lt;br /&gt;Menangislah dengan menyerah&lt;br /&gt;Bukan menangisi karena tak rela&lt;br /&gt;Menangislah karena kesabaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagilah menangis&lt;br /&gt;Tapi pantang jadi pencengeng&lt;br /&gt;Bukan pula lalu menjadi rapuh dan rentan&lt;br /&gt;Menangis harusnya membuatmu makin kuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangis...&lt;br /&gt;Bukan berarti berdiam diri hingga tenggelam&lt;br /&gt;Menangislah lalu beranjak dan bergerak cepat&lt;br /&gt;Kebajikan apa yang akan kau sampaikan sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangislah... terutama di malam hari yang dicintai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Untuk Indonesia Menangis)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114903305468182312?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114903305468182312/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114903305468182312&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114903305468182312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114903305468182312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/05/menangis.html' title='Menangis'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114832707784047919</id><published>2006-05-22T21:43:00.000+02:00</published><updated>2006-05-22T21:44:37.870+02:00</updated><title type='text'>[Inspirasi]: Mesin Wudhu Otomatis Buatan Pengusaha Australia Siap Dipasarkan</title><content type='html'>(Sumber: Eramuslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih Pak Gomez atas inspirasinya untuk saya sebagai seorang arsitek. Langkah anda mendahului impian saya. Moga anda diberikan hidayahNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anthony Gomez, Kepala dan Direktur AACE Worlwide Pty. Ltd., sebuah perusahaan Australia, berhasil menemukan dan mendesain mesin wudhu otomatis yang dioperasikan dengan sinar infra merah. Kelebihan mesin Auto Wudu Washer (AWW) yang dilengkapi dengan alat pengering ini adalah efisiensi air dan waktu. &lt;p&gt;Mesin wudhu otomatis ini nampaknya bakal laku keras, karena menurut Gomez, perusahaannya sudah menerima pesanan 600 mesin wudhu otomatis ini dari berbagai negara Muslim.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Kami sedang dalam proses membuat kesepakatan untuk mendistribusikan mesin ini ke Arab Saudi, Kuwait, Oman dan Bahrain," kata Gomez. Ia mengatakan, belum tahu akan dihargai berapa mesin temuannya itu, namun ia meyakinkan bahwa harganya akan 'terjangkau.'&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Mesin ini bukan hanya untuk orang kaya tapi untuk semua orang, kita berusaha agar sedapat mungkin harganya terjangkau," tambah Gomez, asal Malaysia yang kini sudah menjadi warga negara Australia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mesin ini dibuat khusus dengan unit-unit untuk berwudhu misalnya bagian telinga, mulut, muka, tangan sampai siku, kaki sampai mata kaki, yang semuanya dibuat dalam satu unit sistem. Menurut Gomez, yang perusahaannya bergerak di bidang pembuatan komponen pesawat terbang, mesin wudhu ini seluruhnya menggunakan sistem komputerisasi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Anda tidak perlu menyentuh keran apapun, mesin ini dioperasikan oleh sensor infra merah berdasarkan tekonologi Australia, " jelas Gomez.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ia mengungkapkan, pada tahap selanjutnya perusahaannya akan memproduksi mesin wudhu otomatis yang bentuknya mirip sebuah kulkas ukuran besar. Saat ini, pembuatan unit-unit mesinnya masih berbasis di Malaysia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Gomez mengatakan, ia mendapatkan ide pertama untuk membuat mesin wudhu ini ketika ia sedang dalam perjalanan dari Taba, Mesir ke Aqaba, Yordania dengan menggunakan ferry.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Semuanya berawal ketika tim kami dikontrak untuk membuat pintu kokpit oleh sebuah perusahaan penerbangan Mesir di Taba," kisahnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setelah kontrak itu selesai, Gomez memutuskan untuk berkunjung ke Aqaba. Tapi saat itu ia ketinggalan ferry yang cepat dan terpaksa naik ferry yang lambat, yang sedang mengangkut para jamaah yang akan pergi umarh ke Makkah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Toiletnya sangat kotor dan ramai. Banyak para jamaah yang berwudhu dengan menggunakan wastafel dan berdiri di atas lantai yang kotor, yang sama sekali tidak higienis," sambung Gomez.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Meski saya bukan Muslim, saya sedih melihat mereka karena keyakinan di setiap agama harus menyembah dan mengabdi pada satu tuhan," kata Gomez lagi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setelah kembali ke Australia, Gomez bertekad untuk memproduksi mesin wudhu yang canggih dengan menggunakan teknologi tinggi agar bisa juga menghemat waktu dan air.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Makkah dan Madinah seringkali ramai pengunjung, bayangkan jika hampir dua juta orang berwudhu dan ini sangat sulit. Di sistim kami, hanya butuh tiga menit untuk berwudhu dengan layak," ujarnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Wudhu dan Aspek Spiritual&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Gomez mengaku sudah berkonsultasi dengan Dewan Islam di Australia sebelum ia mengerjakan penemuan barunya itu. Menurutnya, Dewan Islam Australia sudah mengeluarkan fatwa yang membolehkan mesin wudhu itu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mengomentari mesin wudhu otomatis temuan Gomez, ulama Mesir Syeikh 'Abdul-Khaliq Hasan Ash-Sharif mengatakan, dia tidak melihat hal yang salah dalam penggunaan mesin wudhu itu sepanjang pilar-pilar dasar yang disyaratkan untuk berwudhu diperhatikan dengan benar.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Ada aspek-aspek spiritual dari berwudhu yang harus diperhatikan oleh mereka yang menggunakan peralatan modern," katanya pada Islamonline.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Syeikh Hassan Asy-Syarif menegaskan, umat Islam sendiri tidak perlu terpecah belah hanya kerena mesin-mesin modern dan umat Islam tidak perlu kehilangan semangat spiritualitasnya dengan menggunakan peralatan modern seperti mesin wudhu otomatis itu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Umat Islam yang menggunakan mesin ini tidak boleh lupa bahwa mereka sebenarnya sedang melakukan salah satu bentuk peribadatan dan bukan sekedar kegiatan rutinitas membersihkan badan," jelasnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Yang dimaksud aspek spiritual itu, Syeikh Hassan Asy-Syarif mengungkapkan sebuah hadist shahih yang mengatakan bahwa dosa seseorang akan diampuni ketika tetesan air jatuh dari bagian-bagian tubuh orang yang berwudhu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"Aspek spiritual inilah yang harus ada di pikiran seorang Muslim," tegasnya. (ln/iol)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114832707784047919?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114832707784047919/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114832707784047919&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114832707784047919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114832707784047919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/05/inspirasi-mesin-wudhu-otomatis-buatan.html' title='[Inspirasi]: Mesin Wudhu Otomatis Buatan Pengusaha Australia Siap Dipasarkan'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114708838879272807</id><published>2006-05-08T13:35:00.000+02:00</published><updated>2006-05-08T13:39:48.810+02:00</updated><title type='text'>[Thesis]: Daerah Kumuh di Jerman? Solusinya Gimana Yah?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/RF3zagoKCk4AAC3QmJQ1/schwaka.jpg?et=Y6%2B%2CWK2Fa2IhQB6m0zhJzQ"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/RF3zagoKCk4AAC3QmJQ1/schwaka.jpg?et=Y6%2B%2CWK2Fa2IhQB6m0zhJzQ" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hehehehe... karena gatal untuk menulis walau sedang sibuk dengan thesis... mungkin yg seperti ini aja deh yang ditulis... mungkin ada teman-teman disini yang bisa memberikan kritik dan saran... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thesis yang saya ambil berhubungan dengan tema Arsitektur Perkotaan. Kasusnya tidak bisa ditentukan sendiri. Karena ia hanya bisa ditentukan oleh Profesor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus yang diberikan agak rumit yaitu tentang ''Penataan Sebuah Kawasan Kumuh di Kota Berlin''. Sama halnya dengan Jakarta maupun New York, Berlin sebagai kota internasional memiliki Gap/ Kesenjangan Sosial. Baik isu kesenjangan kultur asli jerman dengan kultur asing dan juga isu perbedaan tingkat ekonomi penduduknya. Oleh karena itu Pemerintah kota Berlin mencanangkan ke depan, bahwa Berlin akan dijadikan sebagai Kota Sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya kawasan kumuh di Berlin bukan disebabkan kemiskinan dari tidak adanya lapangan pekerjaan/ penghasilan, justru penyebabnya adalah kemiskinan secara sukarela (freewill). Aneh? ya! Para penghuni daerah kumuh di Jerman sebagian besar tidak bekerja, karena mereka sudah merasa cukup dengan Jaminan Sosial yang memang selalu diberikan kepada mereka yang tidak memiliki pekerjaan/ pengangguran oleh Pemerintah Jerman. Dengan kata lain mereka PEMALAS. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah Studi thesis saya terdapat disuatu kawasan pemukiman (flat) dan perkantoran yang berdekatan dengan sebuah Kanal yang direncanakan oleh Pemerintah Kota Berlin sebagai Kawasan ''Media''. Di suatu bagian dari kawasan tersebut terdapat daerah SLUM/ Daerah Kumuh yang dihuni oleh para Wanita, Lesbian, dan Pelaku Transseksual yang tinggal di karavan-karavan (seperti karavan orang gipsi). Komunitas mereka sudah sejak lama berada dan kuat hingga memiliki organisasi yang bernama ''SCHWARZER KANAL''. Setiap tahunnnya di musim panas selalu diadakan program-program event seperti Kabaret, Teater, Makan Bersama, Party, dan lain-lain. Acara ini mereka gelar secara gratis bagi para pelancong maupun seniman. Dan acara ini selalu ramai dikunjungi, apalagi tempatnya berdekatan dengan Sungai/ Kanal, sehingga mereka bisa berjemur dan berenang disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun keberadaan mereka justru menimbulkan konflik terhadap lingkungan sekitarnya. Para penghuni flat dan pekerja di kantor selalu mengeluh akan keributan, ketidak bersihan dan hal-hal yang mengganggu lainnya. Hingga keluhan ini sampai di meja pemerintah, terutama pemilik salah satu gedung perkantoran yang merasa terganggu dengan alasan Estetika Kawasan yang akan menimbulkan kekontrasan terhadap gedung mereka memang terdesain dengan nilai artistis yang bagus dan terlihat modern dan dominan. Lalu Mulai beberapa tahun lalu, pemerintah merencanakan akan mengGUSUR mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal itu, para penghuni Schwarzer Kanal pun bereaksi menentang dan enggan digusur. Berbagai cara mereka lakukan untuk bisa tetap tinggal di sana, terutama melalui Demonstrasi dan melalui Media terutama internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekapun mengkritik pemerintah bersikap arogan dan selalu membuat program struktur kota yang sangat tidak manusiawi dan tidak pernah mengkutsertakan mereka dalam perencanaan kota. Selain kritik, mereka pun menyarankan supaya mereka tetap tinggal disana dengan merencanakan kawasan sebagai Daerah Kultur dengan fungsi yang lebih terbuka (Teater, Museum dll). Karena kalau tidak, Berlin terutama kawasan tersebut akan menjadi membosankan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah... kira-kira seperti itulah gambaran problematika kasus studi thesis saya. Saya harus memberikan pemecahan masalah berupa desain dan program. Untuk pertama-tama konsern saya lebih ke keberadaan daerah kumuh tersebut. Bagaimana? Apa mereka tetap disana? Kalo tetap, bagaimana memberdayakan mereka yang notabene adalah para pemalas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi yang terlintas adalah saya akan merencanakan fungsi kultur yang lebih kerakyatan dan terbuka dan juga akan mempertahankan mereka tetap tinggal disana (dengan memberikan Hunian yang lebih layak dan mungkin juga berupa Karavan, namun Hunian mereka diberi dengan fungsi tambahan yaitu fungsi Tempat Usaha berupa Home Indutry) dengan persyaratan ''Mereka Harus Bekerja'' dengan cara diberi ''Tanggung Jawab'' untuk menjaga lingkungannya tetap indah dan bersih. Jika tidak terjaga, maka mereka harus managgungnya dengan sebuah ''Penggusuran''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kalau saya membangun sebuah fungsi kultur, bagaimana dengan problem ''Kebisingan'' yang ditimbulkan, apalagi sifatnya ''Open Air''. Ini masih saya pelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada masukan dari teman-teman kah? :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114708838879272807?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114708838879272807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114708838879272807&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114708838879272807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114708838879272807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/05/thesis-daerah-kumuh-di-jerman.html' title='[Thesis]: Daerah Kumuh di Jerman? Solusinya Gimana Yah?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114575488747327960</id><published>2006-04-23T03:13:00.000+02:00</published><updated>2006-04-23T03:14:47.486+02:00</updated><title type='text'>Berhenti Sejenak... Menghilang dari Permukaan...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/klip6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/klip6.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin titik jenuh itu pun datang. Apalagi ditambah dengan kewajiban utama menamatkan kuliah di Jerman ini telah tiba. Konsentrasi kuberikan sepenuhnya untuk menjalani tugas thesis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang selalu 'gatal' melakukan sesuatu yang baru dan lebih baru lagi namun berguna, akhirnya harus takluk dengan ketakutan akan diri sendiri. Setiap pijakan pertama untuk memulai selalu terbayang 'hantu' kesombongan yang sedang menunggu di gerbang kesuksesan yang siap menjatuhkan harga diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu banyak kemampuan malah menyulitkan diriku sendiri. Banyak kepercayaan menumpuk di pundak. Hingga malu dan takut menghinggapi, bila aku bukan seperti yang orang-orang harapkan. Kadang orang terlalu jauh mengira siapa diriku dan terlalu berlebihan mengandalkanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya untuk menghilang ditengah-tengah kerumunan. Beberapa kegiatan harus kutanggalkan dengan rasa pilu. Bahkan banyak kekecewaan yang menghampiri yang terlihat dari keluh kesah hingga mimik dari orang-orang di sekelilingku. Walau begitu mereka masih dengan ikhlasnya berdoa dan mendukung. Seakan mereka tahu bahwa masa itu akan datang. Dimana sosokku akan lenyap perlahan-lahan dari pandangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan aku yah! Untuk saat ini tidak sesering biasanya aku 'melengkapi' kalian semua. Mungkin akan masih ada 'kekuatan' untuk kalian dariku, namun jumlahnya mungkin sedikit dan ala kadarnya. Bahkan itu hanya berupa doa sekalipun, hingga Allah meminjamkan kekuatanNya untuk mempermudah aktivitas kalian semua. Moga segala kebaikan tercurah selalu untuk kalian semua dariNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih telah 'melengkapi'ku dan memberikan 'kekuatan' kalian untukku...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114575488747327960?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114575488747327960/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114575488747327960&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114575488747327960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114575488747327960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/04/berhenti-sejenak-menghilang-dari.html' title='Berhenti Sejenak... Menghilang dari Permukaan...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114495999041683717</id><published>2006-04-13T22:23:00.000+02:00</published><updated>2006-04-14T17:20:28.690+02:00</updated><title type='text'>Launching!: ALIF Luncurkan Buku Pertama di Jerman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/Contoh%20Cover5%20Kopie.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/Contoh%20Cover5%20Kopie.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/IMG_0931.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Penulis             : ALIF (Aliansi Penulis Fathonah)&lt;br /&gt;Terbit                 : 2006&lt;br /&gt;Jumlah Halaman: 98&lt;br /&gt;Ukuran              : A5&lt;br /&gt;Penerbit             : IKID (Ikatan Keluarga Islam Darmstadt-Jerman)&lt;br /&gt;Sampul             : Soft  Cover (smoke)&lt;br /&gt;Harga                : € 5,50 (perdana di SII Darmstadt 2006)&lt;br /&gt;                  € 6 (cover tidak anti air tapi dengan sampul plastik)&lt;br /&gt;                  € 8 (cover anti air)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;***&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/IMG_0931.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/IMG_0931.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah wa syukurillah, akhirnya kami pun merampungkan buku pertama  ini. Mencoba-coba untuk &lt;em&gt;underground,&lt;/em&gt; penuh dengan proses &lt;em&gt;trial and  error&lt;/em&gt; yang berguna untuk pengetahuan kami kelak sebagai penulis yang masih  belum&lt;em&gt; &lt;/em&gt;bisa&lt;em&gt; unjuk gigi&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dari proses pengumpulan naskah, penyeleksian, penyuntingan, penataan  &lt;em&gt;layout, &lt;/em&gt;pembuatan cover dan ilustrasi hingga penjilidan sendiri. Nikmat  tiada terkira!&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Buku ini berisikan artikel dan cerpen mengenai sebuah sisi lika-liku  kehidupan para pelajar Indonesia selama di Jerman.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Moga bermanfaat bagi semua pembaca!&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;***&lt;/p&gt; Profil ALIF&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Aliansi Penulis Fathonah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis adalah sarana yang paling essensial untuk berdakwah. Pun Iqro´(baca) dan Kalam (pena/tulisan) menjadi pesan nyata, bahwa wujud kongkret dari berdakwah adalah menulis. Setiap ilmu dan khazanah yang didapat setiap insan hendaknya senantiasa menjadi saksi nyata, yang kelak menjadi ekstrak yang bermanfaat bagi orang lain, seperti yang pernah diungkapkan Ali bin Abi Thalib ra., “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muncullah satu ide dari beberapa Penulis Indonesia di Jerman untuk bersama-sama mengumpulkan karya-karya mereka, yang kemudian dikumpulkan dan dipersembahkan dalam satu buku. Dari sanalah timbul keinginan untuk membentuk satu komunitas yang memiliki kesamaan cita-cita, yang ujung-ujungnya ingin menunaikan amar ma´ruf nahi munkar ALIF diharapkan dapat menghasilkan insan-insan Alif (akrab dan memiliki kesatuan tauhid) dan Fathonah (cerdas/bijak) yang kelak dapat mencerdaskan dan menyejukkan pembacanya dengan menyajikan tulisan-tulisan hikmah bermanfaat. Sehingga pembaca selalu dekat dan lebih dekat lagi terhadap Rabb-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas ini terbuka bagi semua kalangan penulis-penulis Indonesia di Jerman, yang mempunyai Visi dan Misi. Mengingat usianya yang masih terbilang dini, ALIF...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darmstadt, April 2006 Milis perkumpulan kami di Jerman: &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/aliansi_penulis_fathonah/"&gt;http://groups.yahoo.com/group/aliansi_penulis_fathonah/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pesan buku: &lt;a href="mailto:ibnu.ihsan@gmail.com"&gt;ibnu.ihsan@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114495999041683717?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114495999041683717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114495999041683717&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114495999041683717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114495999041683717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/04/launching-alif-luncurkan-buku-pertama.html' title='Launching!: ALIF Luncurkan Buku Pertama di Jerman'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114436347297668823</id><published>2006-04-07T00:43:00.000+02:00</published><updated>2006-04-07T03:31:39.430+02:00</updated><title type='text'>ABG: 'Anak' Baru 'Ghiroh'</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/ngaji_2.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: pointer; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/ngaji_2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada saat akan naik ke kelas 2 SMU, aku merasa jenuh dengan kegiatan Ekstrakurikuler yang aku jalani. English Club. Ada keinginan untuk mengganti kegiatan itu dengan kegiatan lainnnya. Yang lebih santai dan menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kegiatan Paskibraka sepertinya sudah telat. Kalau ikut kegiatan olah raga seperti Basket dan Voli, kurang menarik menurutku, walaupun badanku sebenarnya besar. Apalagi yah? Karya Ilmiah Remaja, Melukis, Pecinta Alam, ROHIS dan Paduan Suara. Lalu katanya akan dibuka kegiatan baru, yaitu PMR. Duh, makin pusing saja untuk memilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun berkesempatan sekedar mampir di Mushollah sekolah. Mencoba-coba mempelajari kegiatan ROHIS di sana. Apalagi sudah lama absen dari kegiatan 'ngaji' sejak akhir SD. Kadang jadi suka terkenang-kenang dengan jaman-jaman masih 'TPA' dulu di Ujung Pandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ROHIS, kegiatan yang menarik. Anak-anaknya secara umum juga menyenangkan. Kegiatannya pun bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi datang kekecewaan. Beberapa dari mereka nampak keras dan terasa kasar jika mengobrol denganku. Tidak nyaman rasanya seperti digurui dan dihakimi. Dan yang tambah kecewanya, ketika orang yang habis menceramahiku itu ternyata sangat berbeda jika sudah berada di luar lingkaran. Corong ternyata tak sejalan dengan pangkalnya. Tanpa berpikir panjang, aku lalu memilih kegiatan PMR dan Paduan Suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa kuliah, aku isi hari-hariku tidak hanya dengan kuliah. Namun juga dengan kegiatan organisasi kemahasiswaan dan Band Kampus. Senang, tapi terasa hampa. Seperti ada sesuatu yang hilang. Sesekali aku mengalihkan pandangan ke arah Masjid Kampus. Memperhatikan kegiatan-kegiatan LDK. Namun akupun menutup mata dari kenyataan itu. Rasa kesal masih meraja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba sebuah Masjid baru berpijak di sebelah rumahku. Undangan melayang ke tanganku untuk turut berpartisipasi dalam pembentukan pengurus Remaja Masjidnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun terpilih sebagai ketua umum. Apa aku 'cerewet' pada saat musyawarah? Atau karena aku bukan anak komplek apalagi bukan anak kampung? Yah sudahlah, jalankan saja tanggung jawab ini. Banyak suara yang memilih, artinya akan banyak pula bantuan dari mereka selama memimpin dalam kala 2 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, kegiatan pun berjalan. Di mulai dengan kegiatan pengajian rutin. Banyak pengetahuan berguna yang aku cerna disini. Sampai-sampai kegiatan organisasi kemahasiswaan kutinggalkan, dan kegiatan Band kukurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun semakin berapi-api. Bersemangat beraktivitas di organisasi kecil ini. Semakin banyak dan bervariasi kegiatan yang kami adakan. Tak luput momen-momen islam maupun nasional yang terisi dengan acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring berjalannya waktu, seperti ada perubahan dalam perilakuku. Kalau ada yang salah di mataku dan tidak sesuai dengan agama, akupun bertindak dengan tegas. Tak ada kata 'berperasaan' lagi dalam kamusku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaranku pun mencapai puncaknya ketika pengajian rutin semakin lesu dan sepi dihadiri. Karena tak ingin orang lain memadamkan semangatku yang meletup-letup ini, akupun bertindak terlalu jauh dan berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tiba-tiba tersadar. Tuturku dan sikapku pun terasa lebih keras. Apa yang telah terjadi pada diriku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hehehehe... Itu namanya lagi proses... Tenang!'' jawab seorang adik kelas di SMU dulu yang sempat aktif di ROHIS, dan sekarang ikut aktif membantuku di organisasi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hah? Proses? Aku tidak mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban senada pun terlontar dari Ustadz di Masjid itu, ''Sabar...! Maklum kamu masih muda begini... Semangat muda itu selalu berkobar-kobar, apalagi mempertahankan sesuatu yang diyakininya... Tidak apa-apa kok... Bukan suatu yang aneh... Cuman lagi proses... Tinggal diarahkan saja kok...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya, proses. Untuk menjadi bijak itu memang perlu proses yang memakan waktu. Kadang cepat, kadang lambat. Dan kadang ada pasang surutnya untuk mencapai konsistensi (istiqomah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu yang wajar, semangat yang meletup-letup dimiliki oleh setiap orang, apalagi masih muda atau pemula sekalipun. Ia berdiri di depan dan membela sesuatu yang ia yakini dan cintai. Jika ada yang merusaknya, tak sungkan-sungkan ia pun siap 'berperang'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran, hal ini juga terjadi pada para muallaf. Setelah mereka 'kembali', semangat merekapun berkobar-kobar tinggi. Berlomba-lomba dan bersaing untuk mengejar ketertinggalannya dari muslim yang sudah sejak orok berislam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama studi di Jerman ini, aku tak lupa turut aktif dalam kegiatan pengajian di kotaku. Jama'ahnya pun beragam. Dari yang muda hingga lanjut usia. Dari yang baru pertama kali ikut pengajian sampai yang sudah sepuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku suka tersenyum jika melihat seorang muda maupun pemula yang punya semangat (ghiroh) besar. Maklum adanya, jika di antara mereka ada yang bersikap keras. Adapula yang di dalam lingkaran bersikap begini dan di luar lingkaran bersikap begitu. Dan maklum pula, jika ada di antara mereka bersemangat untuk berdakwah, walau pengetahuannya masih hijau sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm.... ABG, 'Anak' Baru 'Ghiroh'. Akupun sendiri saat ini masih merasa seperti itu kadang-kadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mengapa dan tidak aneh. Namanya juga lagi proses. Bentuk pengarahan di dalam pengajian toh masih berlanjut hingga ke liang lahat. Pengajian adalah semacam bentuk Inkubator. Bebagai macam latar belakang disatukan dalam satu visi. Kami sama-sama belajar menjadi bijak dan membumi. Kami belajar menjadi lemah lembut, namun juga tegas. Jika ada yang salah, kami saling memperbaiki. Jika ada yang benar, kami saling menjaga. Moga istiqomah kami makin bertambah-tambah dan terjaga langkah demi langkah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114436347297668823?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114436347297668823/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114436347297668823&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114436347297668823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114436347297668823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/04/abg-anak-baru-ghiroh.html' title='ABG: &apos;Anak&apos; Baru &apos;Ghiroh&apos;'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114410826607347768</id><published>2006-04-04T01:45:00.000+02:00</published><updated>2006-04-05T15:30:38.713+02:00</updated><title type='text'>Ragam Ikat Kepala - Nusantara Hingga Dunia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/1"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/1/IMG_0803.jpg?et=QtklNidg0xlwPC3R09ZkzA" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Karena suntuk dengan rutinitas... apalagi mau persiapan thesis... sy coba-coba iseng...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terlintas di kepala adalah 'Ikat Kepala''... entahlah... mungkin karena memang sejak dulu terobsesi dan mengagumi ragam ikat kepala (buat laki2)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba-cobalah saya secara otodidak memakai ikat kepala dari berbagai daerah dengan melihat foto-foto yang ada di Internet (via Browser) tanpa tahu caranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sekian banyak model ikat kepala, saya lebih menyukai ikat kepala berasal dari Bali dan Maroko karena keunikan dan nilai estetikanya yg detail, serta kerumitan cara memasangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, fungsi ikat kepala adalah sebagai lambang kehormatan si pribadi (laki2) maupun kesukuannya. Aspek-apek yg lain semisal mistis dan filosofis... sy tidak ada komentar karena tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sy tidak bermaksud untuk mengajak melestarikan, namun saya lebih menganjurkan supaya kita menghargai orang-orang yang masih memakainya hingga saat ini. Soalnya banyak persepsi negatif jika ada yg memakainya. Kadang dianggap suatu ketertinggalan, kekakuan, dan kadang dianggap ekstrim hingga radikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang sekali, banyak ragam ikat kepala di dunia yang mewarnai harus tervonis oleh anggapan itu. Saya jadi teringat UU di berbagai negara Eropah terutama Perancis yang melarang atribut berbau agama maupun budaya. Yang terkena bukan hanya yang memakai jilbab/ hijab, tapi juga yg memakai turban/ sorban dari India, yang memakai peci kupluk Yahudi dan lain-lain ikut terkena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh... kita selalu mengumandangkan pelestarian budaya di negeri sendiri, namun malah dunia seakan tak mau melestarikan budaya dunia. Seakan orang harus berpakaian yg sama (global dan internasional) daripada beragam (diversity). Sepertinya Kimono, Sari, dan kawan-kawannya pun akan punah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah ragam ikat kepala ini tetap ada hingga masa depan? Akankah menjadi Tren?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah... saya hanya pengagum ikat kepala... apalah saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Btw, sy cocok pake yg mana yah? (kok jadi narsis gini yah ... hehehehe :D )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NUSANTARA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.Bali, 2.Sunda, 3.Jawa Tengah, 4. Yogyakarta, 5. Jawa Timuran, 6.Makassar dan Sekitarnya, 7.Melayu (secara umum), 8.Minang dan Minahasa, 9.Batak&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14%3Ca%20href=" 1=""&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/1/IMG_0803.jpg?et=QtklNidg0xlwPC3R09ZkzA" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14%3Ca%20href=" 1=""&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/6/photos/14/1200x120/3/IMG_0807.jpg?et=PXAlCWyEBhGKTNwmzrWbtg" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/5"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/5/IMG_0808.jpg?et=RymgtNczbRkpPAcyJ0CEnw" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14%3Ca%20href=" 1=""&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/14/1200x120/33/IMG_0924.jpg?et=CWFzYwVxXTW%2C2K%2Bm1UI0ag" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/9"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/14/1200x120/35/IMG_0930.jpg?et=B%2Ch4iFJj%2BbnJyjKlEltekg" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/9"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/9/IMG_0817.jpg?et=BMPt4U7yfpK6O21nU4C8cQ" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/11"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/11/IMG_0826.jpg?et=CmIbLVQ0L7dEXyQMz9%2CDfw" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/13"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/13/IMG_0827.jpg?et=1IU9NXShrh6dx8QFdCSSFg" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/15"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/15/IMG_0835.jpg?et=Vq9FrYoklc9XmMJ40evNQQ" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DUNIA:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.Malaysia (Tanah Hang Jebat dan Mpok Siti Nurhaliza, 2.Brunei (Sultan Bolkiah Style), 3.India (Singh Style), 4.Gujarat, Cina Barat, dan Asia -istan2, 5.Jazirah Arab bagian Timur (Aa Gym ato Diponegoro? :D), 6.Marokko dan sebagian Afrika Utara, 7.Mongol, Persia, Turki hingga Mesir&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/17"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/14/1200x120/29/IMG_0889.jpg?et=Equ8gxQ%2BXF15MMgU8wVemw" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/17"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/14/1200x120/31/IMG_0900.jpg?et=aBQbEranVOiNVyBmTRUmng" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/17"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/17/IMG_0840.jpg?et=ZmoCEKOYWnZgWKm8Y20jkA" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/19"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/19/IMG_0844.jpg?et=fWArbJYt4UNr45Tb310izg" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/21"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/21/IMG_0846.jpg?et=ieB8OrMgjU9dktp%2CCvEEtg" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/23"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/23/IMG_0849.jpg?et=L5DnHCZWaa8BI%2C0ac47U7A" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/25"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/25/IMG_0856.jpg?et=EcIMzSicI%2B%2B3K0d3aXtJJA" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Ini mah gak usah diikat lagi dan yang disebelahnya seh bukan ikat kepala tapi peci kesayangan :)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/7"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/7/IMG_0815.jpg?et=cCkWJig4weAbOrJhJTHNSA" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;                                                       &lt;a href="http://gimilham.multiply.com/photos/photo/14/27"&gt;&lt;img class="photoimg" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/3/photos/14/1200x120/27/IMG_0857.jpg?et=o8NembWhTK7lBpbyPjOiww" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114410826607347768?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114410826607347768/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114410826607347768&amp;isPopup=true' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114410826607347768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114410826607347768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/04/ragam-ikat-kepala-nusantara-hingga.html' title='Ragam Ikat Kepala - Nusantara Hingga Dunia'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114385157783833311</id><published>2006-04-01T02:31:00.000+02:00</published><updated>2006-04-01T02:36:11.746+02:00</updated><title type='text'>Iiihhh Jorse..!!! Najis Kok Dipiara !!???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/toilet.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/toilet.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir minggu, Faiz, Jeri, dan Syahlan 'hunting' Manga di sebuah toko buku pada sebuah Mal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah puas menumpang baca dan membeli seri terbaru dari buku cerita Naruto dan Bleach, merekapun beristirahat di selasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Jer... Gw kokok yah ...?'' kata Syahlan yang telah mengambil botol Aqua dari tas Jeri untuk melepas dahaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''E eh... JANGAN !!! Itu bukan untuk diminum !!!'' teriak Jeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''HAHHH??? Kalo bukan buat diminum... buat apaan dong? Lo khan emang selalu bawa botol Aqua di tas...'' kata Syahlan sambil menyelamatkan mulutnya dari bibir botol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Itu buat basuh 'itu' loh...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Apaan seh Jer..? 'Itu' apaan ?'' tanya Faiz ikutan 'nimbrung'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Anu... Mmmhhh... Kalo abis buang air... khan 'itu'nya kudu dibasuh...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Di cebokin maksud lo ???''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hoooeeekkkk !!! Tega bener lo...! Bilang-bilang kek kalo buat begituan...'' kata Syahlan mual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ini juga mo dibilangin... Makanya jangan asal ambil barang orang dong... Tanya dulu kek...!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Airnya buat basuh 'itu' dan 'itu' juga.. Jer?'' tanya faiz sambil 'nunjuk-nunjuk' dengan 'PD'-nya ke arah bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Husss!!!... Rusuh neh... Malu diliatin orang entar...!!! Entar dibilang 'gak normal' lagi kita betiga...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iye-iye...Sorry... Heheheh...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyah, itu buat basuh dua-duanya kalo abis buang air... Abis mo gimana lagi... Toilet di sini gak ada semprotan airnya...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Pake Tisu Toilet emang gak bisa apa???'' tanya Syahlan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ya enggaklah Lan... Yang afdhol itu kalo dibasuh pake air... biar bersih dari najis... Kalo enggak, entar gak bisa sholat loh! Syarat sahnya sholat khan harus suci dari najis...!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hah? Gw kira jaman semaju dan lebih beradab sekarang ini... pake Tisu Toilet ajah dah cukup...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iiiiiih Jorse!!! Najisnya khan masih nempel tuh... Gak keangkat... Malah belepotan kemana-mana.... Najis kok dipiara!!! Beradab begimaneeeee???''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Berarti bule-bule yang biasa make pada jorok dong yah???''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iya seh... Tapi kalo gw biasanya Tisu Toiletnya dibasahin pake air... khan bisa tuh...'' kata Faiz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Husss... Asal deh lo! Dibasuh air itu lebih bersih... Najis-najisnya pada kebawa ama air... Kalo pake tisu basah mah... Najisnya tetep nempel kayak perangko...Gak ngepek lah yaw...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ooooh gitu... Wah musti ngubah kebiasaan neh... Nanti gak bisa sholat deh jadinya''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Wah berarti toilet manapun gak manusiawi yah... Gak beradab! Gimana seh? Malah jebakin orang gak bisa sholat gituh... Heran deh... Kita khan mayoritas muslim... Tapi apa-apa malah dipersulit...'' sesal Syahlan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tullll...!!! En satu lagi neh... Kalo buang air kecil jangan di Urinal... mending di WC ajah... soalnya bakal balik mantul ke celana tuh.....'' kata Jeri memperingati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.....!!!'' teriak Faiz dan Syahlan jijik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kok jadi ngomongin jorok-jorok begini seh....??? embeeeeeeerrrr!!!'' celetuk Jeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ga papa... Walau ember, kita khan jadi tahu jadinya...'' kata Syahlan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sep lahhh!''&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114385157783833311?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114385157783833311/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114385157783833311&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114385157783833311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114385157783833311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/04/iiihhh-jorse-najis-kok-dipiara.html' title='Iiihhh Jorse..!!! Najis Kok Dipiara !!???'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114360077845175266</id><published>2006-03-29T04:51:00.000+02:00</published><updated>2006-03-29T04:56:27.863+02:00</updated><title type='text'>Syukur deh!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/syukur.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/syukur.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa, sehabis pulang kuliah Firman 'nebeng' mobil Rizal sampai Terminal Blok M. Selama perjalanan selalu diwarnai perbincangan seru antara keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga di paruhan perjalanan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Jal... gw nginep di tempat lo lagi yah?'' pinta Firman memelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Boleh... Mmm... Kok lo jadi keseringan nginep seh ?'' tanya Rizal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Gw lagi males pulang neh... Tau tuh Bokap... Bekoar mulu... Males gw...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kenapa lagi seh?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyah... Semenjak nilai-nilai kuliah gw anjlok semester lalu, bokap gw marah beratsss... Sebel !!! Apa-apa gw diceramahin mulu... Bokap gw orangnya khan keras men... Puyeng gw... Phobia banget ama dia... Harusannya khan jadi ortu jangan keras lah yah...Alus-alus ajah... Adem-adem ajah gitu...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rizalpun 'cekikikan'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Lah... Elo kok malah ketawa seh... bukannya 'care' ama nasib gw gitu seh...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Lo kira bokap lo doang yang keras apa? Bokap gw juga loh!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Masak seh orang kayak elo punya bokap galak? Elo kayaknya hidupnya lempeng-lempeng aja deh...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Yeee... Gini yah Man... Gw kasih 'tips'... Kalo kita mau menanggapi kekerasan itu dengan cara yang baik... Gw rasa itu gak bakal jadi masalah buat kita... Batu dilawan batu khan gak 'ngepek'...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iya seh... Tapi entahlah... Gw kayak orang yang paling malang gini di dunia...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Elo gitu seh... Apa-apa langsung dimasukin di ati... Sensi itu udah jadi penyakitnya orang-orang jaman sekarang yah? Kebanyakan nonton pelm drama Korea ama Jepang kali yah?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Yeee... Sensi khan manusiawi!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iye... Tapi kalo sensinya disalurkan untuk hal-hal yang berguna, khan lebih bagus tuh...!!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Terserah dah...!!!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Yeee.. Gini yah... Sebenarnya seh... Kalo lo mau bersyukur apa adanya ortu lo dan mau bersabar apapun tipe ortu lo... Gw rasa gak ada tuh yang namanya sebel... gak ada tuh juga namanya penderitaan... Malah lo semakin bahagia dan semakin sayang ama ortu lo... Trus lo bakal bersyukur deh ... tiada terkira... sama Allah... Yang udah nyiptain ortu lo kayak gitu...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hah? Kok gitu... Gw gak ngerti...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Makanya pelan-pelan Man... 'selooooonnnn'... Teliti dulu... Dipikir-pikir dulu... Dirasa-rasa dulu... Jangan langsung naik pitam dan gampang menyimpulkan sesuatu...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''...???''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hehehe... Gw dulu juga pernah kayak elo... Tapi setelah gw pikir-pikir dan gw rasa-rasa... Kalo ortu gw gak kayak gitu... Mungkin gw gak bisa jadi diri gw sekarang ini... Kalo ortu gw adem-adem aja... dan cuek-cuek ajah... Bisa jadi gw gak setegar sekarang... Bisa jadi gw jadi anak manja... Bisa jadi gw gak akan bertahan menghadapi kehidupan dan malah gampang patah semangat... Bisa jadi gw gak tau tujuan hidup gw...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Nnnggg...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Bisa jadi gw kalo dilepas begitu ajah bisa jadi liar seterusnya... Karena mungkin gw pada dasarnya diciptakan dengan sifat liar bin buas, makanya gw dikasih sama Allah ortu kayak mereka biar jadi jinak... Trus... Bisa jadi kalo gw dilepas begitu ajah gw gak PD-an seterusnya... Karena mungkin gw pada dasarnya diciptakan dengan sifat pemalu bin malu-maluin, makanya gw dikasih sama Allah ortu kayak gitu biar gw PD dengan apa adanya gw... Kalo 'iya' dan 'iya' terus, kapan kita belajar 'tidak'-nya... Ngerti gak lo? Pikir positifnya aja!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hmm... Gw jadi inget... Bokap pernah cerita... Dari duabelas bersaudara, cuman dia ajah tuh yg sukses... Yang lain males-malesan gak mau ngembangin diri... Walhasil idupnya gak ada kemajuan... Soalnya didikan kakek gw dulu terlalu alus dan terlalu lepas... Makanya bokap rada-rada berontak tuh... Semenjak itu dia jadi rajin dan sekarang jadi orang sukses... Tapi anehnya ampe sekarang hubungan bokap dengan kakek gw lengket banget tuh...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Nah... Itu salah satu contohnya... Bokap lo pasti pada saat itu berada di posisi lo yang sekarang... Walau kasusnya terbalik seh... Tapi bedanya, bokap lo bersyukur apa adanya kakek lo... Makanya lengket mulu karena makin sayang...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyah... Gw jadi ngerti deh... Memang kayaknya gw terlalu bersikap terlalu berlebihan... Kebanyakan nonton drama di tipi neh kayaknya... hehehehe...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hehehe... Telenovela tuh dikurangin... Cowok gitu loh... Heheheh... Sebenarnya kalo kita mau bersyukur apa adanya yang dikasih Allah... Insya Allah semua jadi lempeng deh... Setiap apa yang dikasih dariNya itu bukan nikmat mulu, tapi terkadang cobaan juga... Asalkan kita mau bersabar dan menanggapinya dengan cara yang baik... Serta tak lupa bersyukur apa adanya...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyah... Syukur deh!... Sekarang gw jadi ngerti kata si Dayat: Setiap nikmat bisa jadi cobaan... Setiap cobaan bisa jadi nikmat...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ck ck ck... Salut dah ama tu orang... Bahasanya tinggi banget... Pujangga Reliji... Ampuuunnn DJ...!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Jal... Gw pulang deh kalo gitu...'' kata Firman malu-malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Nah gitu dong lo... Itu baru namanya temen gw... hehehe... Syukur deh!... Gw anter ampe rumah deh sebagai bonus buat lo...!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Alhamdulillah... Syukur deh! Heheheheh...''&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114360077845175266?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114360077845175266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114360077845175266&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114360077845175266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114360077845175266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/03/syukur-deh.html' title='Syukur deh!'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114320604925955989</id><published>2006-03-24T14:11:00.000+01:00</published><updated>2006-03-24T15:59:49.306+01:00</updated><title type='text'>Kala Kehidupanku Menyinggungmu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/alone.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/alone.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;''Aku benci kamu... !!! Aku benci kehidupanmu yang sok bersih... sok sempurna !!!'' terpekik dari mulutmu dengan mata tajam yang menikamku dalam-dalam. Kau penggal kepalaku walau itu bukan pujian sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kau bersuara melirih mengisahkan kesengsaraanmu di dunia. Seakan tak ada yang lebih menderita darimu. Seakan mustahil jika ada manusia yang berjalan dalam kelurusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupanku malah membuatmu tersinggung. Kehidupanku malah menghentikan setiap langkah harapanmu yang sedang memulih dari tidur panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah siapa sebenarnya yang kau musuhi sejak lama. Namun serta-merta akupun harus ikut terseret ke dalam kebencianmu itu. Padahal kau tak mengenalku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah aku harus menegak khamr sehingga kau puas? Apakah aku harus melahap babi sehingga kau bahagia? Apakah aku harus berzina sehingga kau legah? Sehingga ku merendah darimu ? Sehingga ku menjadi temanmu? Sehingga kau tak merasa menjadi yang paling menderita di dunia lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah aku harus bunuh diri menggantikanmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cacianmu telah memutuskan urat-urat tanganku. Tintapun tak mampu menggores di atas kertas yang telah kau ludahi. Hatiku pun enggan tuk berkisah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba tangan-tangan penyokong mengangkatku lagi ke atas permukaan. Tangan-tangan itu mengelus-elus dada dan kepalaku. Terkadang tamparan darinya juga berharga. Sehingga kutersadar kembali dari koma. Sehingga kudapat berpijak kembali di lintasan sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kutermenung memikirkanmu. Mengkhawatirkanmu. Walau kau pun tak sudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpahat suatu niat dibenakku. Maukah kau , ku sokong? Walau dengan tangan rapuh ini sekalipun?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114320604925955989?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114320604925955989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114320604925955989&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114320604925955989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114320604925955989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/03/kala-kehidupanku-menyinggungmu.html' title='Kala Kehidupanku Menyinggungmu'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114233040442671849</id><published>2006-03-14T10:58:00.000+01:00</published><updated>2006-03-14T11:00:04.446+01:00</updated><title type='text'>Emansipasi di Dalam Pesawat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/anakberjilbab.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/anakberjilbab.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adnan, Lantang, dan Siska menumpangi pesawat Garuda menuju Amsterdam. Mereka adalah mahasiswa yang terpilih sebagai peserta program pertukaran pelajar selama sebulan di Delft, Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pertengahan perjalanan, Adnan dan Lantang berkesempatan untuk melaksanakan sholat. Sayang memang, di dalam Pesawat tidak tersedia Mushollah, tidak seperti yang terdapat di Malaysian Airlines. Apa mau dikata, tiket pesawat sudah di''booking'' dari program. Akhirnya mereka hanya bisa sholat di tempat duduk masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sholat, mereka dikejutkan oleh kehadiran Siska yang sedang berdiri di dekat tempat duduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Gak sholat Sis ?'' tanya Lantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Lagi enggak bisa sholat !''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ooooo...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Enak yah jadi cowok. Bisa sholat kapan ajah dan di mana ajah dengan langsung. Gw yang cewek gak bisa langsung. Harus masang mukenah dulu segala. Rasanya gak adil deh... ! ''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalo gitu pake mukenah aja seterusnya. Jadi gak perlu repot-repot pasang ... lepas... pasang.... Khan praktis tuh... '' kata Adnan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hahaha... yang bener ajah. Masak gw pake mukenah terus... &lt;i&gt;Inappropriate&lt;/i&gt; banget kalo gw make mukenah selain untuk sholat... '' cekikik si Siska.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Nngggg....'' gumam Adnan sambil melirik ke Lantang yang sedang senyam senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Maksud gw khan pake jilbab...'' kata hati Adnan sambil menahan omongan lanjutan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114233040442671849?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114233040442671849/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114233040442671849&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114233040442671849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114233040442671849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/03/emansipasi-di-dalam-pesawat.html' title='Emansipasi di Dalam Pesawat'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114190973849504653</id><published>2006-03-09T14:07:00.000+01:00</published><updated>2006-03-09T14:13:54.363+01:00</updated><title type='text'>Turun Mimbar Sejenak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/mimbarkosong.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/mimbarkosong.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampak muram muka Hadi. Bukan karena tugas Lab di Kampus yang meletihkan hingga sore hari ini, namun karena kekhawatirannya terhadap Usman, teman spiritualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hari yang lalu, Usman mengkonfirmasikan kepada teman-teman se-LDK untuk urung mengisi pengajian dan khutbah jum'at di bulan ini seperti yang dijadwalkan. ''Apa karena kejadian yang tidak mengenakkan minggu lalu... ?'' bisik hati Hadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Hadi memutuskan untuk bertandang ke rumah Usman. Ia ingin mengetahui keadaan Usman dan mendapatkan penjelasan sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampaipun ia di rumah Usman. Merekapun bertegur salam dan sapa hingga masuk ke pembicaraan inti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saudaraku...Maaf... Saya mendengar dari teman-teman, bahwa kamu membatalkan jadwalmu di bulan ini. Apa yang membuatmu mundur ?'' tanya Hadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyah saudaraku. Saya semata-mata lagi membutuhkan waktu untuk sibuk dengan diri sendiri kok... ''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Maaf... Apakah karena perdebatan dengan Salman tempo hari itu di pengajian ?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usman hanya bisa tersenyum. Matanya diarahkan ke langit-langit dan seketika ke lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saudaraku... Kejadian itu janganlah dimasukkan di hati.... Memang sakit bila menerima hinaan, apalagi menyindir kita sok suci atau sok sempurna.... Apakah dia juga suci dan dan sempurna hingga menghinamu seperti itu ? ... Memang, manusia tidak ada yang sempurna... Tapi apakah salah jika berusaha untuk menjadi sempurna... Bukankah kita adalah orang-orang yang belajar di muka bumi ini ? Bukankah belajar itu sampai ke liang lahat ?.... Jadi, bersabarlah saudaraku... Jangan hal ini menghentikan keutamaan dakwah !'' kata Hadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyah, saya mengerti saudaraku... Kejadian itu hanyalah sekelumit dari teguran Allah, supaya saya tidak merasa menjadi besar... Justru saya mengambil pelajaran dari kejadian itu... Mencoba untuk bercermin... memperbaiki diri... dan meluruskan niat... Sehingga saya berdakwah semata-mata untuk wajib menyampaikan saja... Bukan memaniskan lidah apalagi mengharap-harap yang lebih, terutama mengharapkan didengarkan ataupun mengharapkan banyak jumlah pendengar dalam mengajak mereka mengetahui kebenaran dan melakukan kebaikan... ''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Usman mengambil Al Qur'an dan Hadits. Lalu ia membukanya dan menunjukkan kepada Hadi satu ayat dan satu hadits, yang berbunyi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;''Hai orang-orang yang beriman,mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat ? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa apa yang tiada kamu kerjakan.'' (Q.S. 61: 2-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda yang artinya :&lt;br /&gt;''Nanti pada hari kiamat ada seseorang yang didatangkan kemudian dilemparkan ke dalam neraka, maka keluarlah usus perutnya dan berputar-putar di dalamnya&lt;br /&gt;sebagaimana berputarnya keledai yang sedang berada dalam penggilingannya, lantas para penghuni neraka berkumpul seraya berkata: "Wahai fulan, kenapa kamu seperti ini? Bukankah kamu dulu menyuruh untuk berbuat&lt;br /&gt;baik dan melarang dari perbuatan mungkar ?" Ia menjawab: "Benar, saya dulu menyuruh untuk berbuat baik tetapi saya sendiri tidak mengerjakannya; dan&lt;br /&gt;saya melarang dari perbuatan mungkar tetapi saya sendiri malah melakukannya". (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tapi saudaraku... Kamu memiliki pemahaman yang bagus... Kamu sudah layak untuk berada di jalan dakwah... '' kata Hadi setelah membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Pemahaman harus dibarengi dengan tanggung jawab dan istiqomah, saudaraku... Antara lidah dan perbuatan harus sinkron dan terjaga... ''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyah... Betul... Moga kita semua diberi kesabaran sehingga ikhlas dan istiqomah memikul tanggung jawab dakwah ini... Jadi kamu janganlah bersedih dan berhenti seperti ini... Kami malah ikut bersedih juga jadinya...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hehehe.. Insya Allah saudaraku... Saya akan kembali... ''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalau begitu jangan sebulan... Jangan berlama-lama... Apalagi kamu sepertinya sudah pulih... Jadwal dua minggu kedepan kamu harus kembali lagi ngisi... hehehehe...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hehehe... Begitu yah ?... Hmm baik saudaraku... Insya Allah !''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Alhamdulillah... !''&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114190973849504653?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114190973849504653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114190973849504653&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114190973849504653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114190973849504653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/03/turun-mimbar-sejenak.html' title='Turun Mimbar Sejenak'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114126468046605649</id><published>2006-03-02T02:56:00.000+01:00</published><updated>2006-03-02T02:58:00.490+01:00</updated><title type='text'>Curhat: 3 Tahun lagi Berkepala 3</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/IMG_0687.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/IMG_0687.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 00:00 CET 2 Maret 2006, terukir dalam kepala... tepat 3 tahun lagi usiaku berkepala 3.&lt;br /&gt;Secara fisik aku sudah pantas menjadi bapak-bapak pikirku :). Rambut abu-abu memanis rata ditiap 7 helaian hitamnya rambutku. Tapi belum keriput kok... pipi ini masih tetap mulus dan ''chubby''... sampai-sampai perut pun ikutan ''chubby''... hehehe :D.&lt;br /&gt;Seharusnya bukan hari yang istimewa, karena memang aku tak terbiasa mengisi hari ini layaknya kebiasaan orang kebanyakan.&lt;br /&gt;Lalu aku kali inipun menyempatkan diri dalam keheningan malam, melihat langit malamMu untuk kesekian kalinya.&lt;br /&gt;Bismillaahirrahmaanirrahiim...&lt;br /&gt;Lalu kurangkaikan kata-kata pujian apa adanya. Menyukuri atas ''Pasang'', Memohon ampun atas ''Surut'', perjalanan hidupku...&lt;br /&gt;Lalu tercetus 6 keinginan yang ingin sekali Engkau kabulkan untukku:&lt;br /&gt;1. Bahagiakanlah kedua Orang tuaku denga Kasih Sayang dan Ampunan.&lt;br /&gt;2. Tetapkanlah hatiku dalam keislaman selalu. Jangan terbalik, apalagi berkarat.&lt;br /&gt;3. Tambahkanlah ilmuku untuk menjadi orang yang baik dan semakin baik hingga bermanfaat bagi yang lain.&lt;br /&gt;4. Sukseskan perkuliahanku di Jerman ini hingga lulus dengan hasil yang memuaskan sehingga ku dapat melangkah ke fase kehidupan berikutnya.&lt;br /&gt;5. Usirlah rasa kesendirian ini dengan ''Teman Sejati'' hingga lengkap dinku.&lt;br /&gt;6. Berilah Nikmat Iman dan Islam bagi saudara-saudara kandungku maupun saudara-saudara ''spiritual''ku... Berilah jua mereka kasih sayang, kemudahan rejeki dan kesuksesan dalam setiap aktivitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aamiiin ya Rabbal alamiin...&lt;br /&gt;Sangka baikku hanya selalu untukMu ya Allah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114126468046605649?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114126468046605649/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114126468046605649&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114126468046605649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114126468046605649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/03/curhat-3-tahun-lagi-berkepala-3.html' title='Curhat: 3 Tahun lagi Berkepala 3'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114116387137922189</id><published>2006-02-28T21:55:00.000+01:00</published><updated>2006-03-01T14:31:49.036+01:00</updated><title type='text'>Bukan Karena Aa Gym</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/RuangSholat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/RuangSholat.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rendra adalah salah satu dari beberapa mahasiswa yang tinggal di sebuah ''Kos-kosan''. Bersama Rahmat seorang Mahasiswa Fakultas Matematika, ia berbagi kamar yang berukuran 20 m2. Tak jauh dari sana ada sebuah Masjid yang biasa Rendra besuki untuk bersholat berjamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Rendra pulang dari sholat subuh, ia dapati Rahmat sedang mendengarkan Radio dengan serius. Radio itu setiap paginya menyiarkan ceramah MQ Pagi bersama Aa Gym. Rahmat tak pernah absen untuk mendengarkannya. Rendra pun merasa kalah dari Rahmat dalam berlomba mendengarkan acara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat Rendra terusik adalah, ia tidak pernah mendapati teman sekamarnya ini melaksanakan sholat 5 waktu. Tadinya ia sangat senang ketika Rahmat sangat keranjingan mendengarkan acara MQ tersebut dan tak pernah melewatkannya, apalagi kesiangan. Namun sekarang ia pun dilanda kekhawatiran akan keadaan sobatnya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu hari Rendra menyempatkan diri untuk bersholat subuh di rumah seperti tidak biasanya. Hanya ingin mengamati gerak-gerik Rahmat di Dini hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang diduga, Rahmat terbangun dan tidak buru-buru mengambil air wudhu untuk bersholat subuh. Ia hanya duduk di dekat Radio kesayangannya. Ajakan sholat subuh bersama dari Rendra pun tidak dipedulikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai sholat subuh, Rendra pun menghampiri Rahmat dan seraya berkata: ''Gak sholat subuh Mat ? Mumpung waktunya belon abis loh... ''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hmm... Enggak. Gw mo dengerin MQ Pagi aja.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rendra pun mengambil tempat, lalu duduk di dekat Rahmat sambil merangkai kata penuh kehati-hatian sebelum ia ungkapkan kepada Rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Mat... Maaf yah kalo gw lancang... Tapi apa baiknya dengerin Aa Gym kalo lo gak sholat ? Kalo Aa Gym dateng ke sini... trus lihat lo begini... Apa dia gak sedih dan marah nantinya ? Gak hanya Aa Gym loh... Allah aja bisa lebih murka...'' ungkap Rendra kepada Rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahmat seketika memandang wajah Rendra. Tiba-tiba satu titik demi titik air mata pun menetes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iya gw tahu kok... Gw mau kok sholat... Cuman entah kenapa... apa gw banyak dosa ato banyak melakukan maksiat... hati gw rasanya beku... Pintu hati gw serasa terkunci oleh beribu gembok. Tiap gw sholat... kok gw gak ngerasa apa-apa yah ? Gw gak mau sholat tanpa rasa Ndra ! Gw malu sama Allah! Gw gak mau kayak orang kebanyakan, yang hanya sholat tapi kosong, setelah sholat minus... ''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Lalu ?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Entah berapa orang termasuk orang tua gw... dan berapa ustad yang selalu nasehatin gw. Tapi entah kenapa... susah banget diri gw ini. Hati ini seperti keras kepala... Gw dengerin dengan rajinnya acara inipun belum ampuh membalikkan hati gw... Entah sama siapa lagi gw mo minta tolong untuk bisa benar-benar mendengarkan nasehat darinya ??? '' rintih Rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Mat... gw pikir... pintunya seh sudah tidak terkunci lagi... '' kata Rendra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Maksud Lo ?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyah... Pintu itu sebenarnya Allah sudah tidak menguncinya... buktinya elo sadar bisa ngomong seperti ini. Pintu hati lo itu sebenarnya sedang menunggu elo.. supaya elo sendiri yang buka. Bukan Ortu lo, Ustad-ustad itu... dan bukan karena Aa Gym yang bisa membuat pintu itu terbuka. Tapi elo yang harus memulainya sendiri... sehingga pintu itu terbuka... walau perlahan-lahan... ''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Gw?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Awalnya memang terasa kosong... namun lama kelamaan dengan usaha elo untuk mendekatkan diri kepada Allah... Insya Allah nikmat dari sholat akan lo rasain satu demi satu bertambah-tambah... Toh salah satu manfaat sholat itu adalah akan menghindarkan diri kita dari perbuatan keji dan mungkar... asal kita mo berusaha dan bersabar...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sudahi mencari-cari, Mat... Karena jawabannya sudah ada di hadapan elo sendiri... Dan temukan sekarang dengan mempraktekannya... Walau itu dengan langkah-langkah kecil... tapi dengan langkah pasti... Moga lo mendapatkan nikmat itu... Bukankah Aa gym pernah bilang; Mulai dari diri sendiri, mulai sekarang, dan mulai dari yang kecil.'' lanjut Rendra sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahmat terdiam sambil mengusap matanya yang basah. Lalu tersimpul senyum di wajahnya. Telihat ia lebih legah dari penungguan yang berlarut itu. Penungguan yang menyebabkan kesusahan dalam hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Bantu gw yah Ndra... Bantu gw buka pintu hati gw sedikit demi sedikit ?'' kata Rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyah... Tapi yang bisa membukanya itu hanya elo, Mat... Tugas gw hanya mengingatkan... ''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Moga Tiap Ibadah dan Amalan Baik Kita Dipermudah, Insya Allah-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" dir="ltr"&gt;''Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?'' (QS. 45:23)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114116387137922189?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114116387137922189/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114116387137922189&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114116387137922189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114116387137922189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/02/bukan-karena-aa-gym.html' title='Bukan Karena Aa Gym'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114093448172257147</id><published>2006-02-26T07:12:00.000+01:00</published><updated>2006-02-26T07:14:41.750+01:00</updated><title type='text'>Setelah dari Jerman, di Indonesia Mo Ngapain Yah ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/RAFCpwoKClkAAColXo81.jpg?enctoken=UmFuZG9tSVYDpNpmdPmwmc6ks9Um56bWcOkOAD79XX65nfb0X9gBLIqVfvNw9dgTGGNgK6HvVELXQDedu71rLQ1HtkijzXkM"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/RAFCpwoKClkAAColXo81.jpg?enctoken=UmFuZG9tSVYDpNpmdPmwmc6ks9Um56bWcOkOAD79XX65nfb0X9gBLIqVfvNw9dgTGGNgK6HvVELXQDedu71rLQ1HtkijzXkM" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hmmm... nampaknya kegiatan nulis saya sekarang-sekarang ini lagi tersendat-sendat neh.... Nggak serajin sebelumnya, walau ide sedang menumpuk di Note Book. Sekarang malah hanya sekedar bisa nulis tentang ''curhat'' aja.... Gampang ngalirnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maklum lagi banyak tugas menumpuk yang harus diselesaikan. Insya Allah kalo semua tugas selesai dan semua nilai tugas keluar dengan hasil yang cukup bagus, saya ada rencana untuk nulis ''Diplomarbeit'' (Thesis) semester depan ini. Doain yah ! :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini jadi kepikiran. Setelah selesai kuliah di Jerman ini insya Allah, lalu abis itu mo ngapain dong ? Bingung juga yah ? Apa harus pulang ke Indonesia dan berkarya ato tetep di sini lanjut S3 ato bekerja ? Apalagi bidang saya yaitu di Arsitektur memusingkan diri saya sendiri. Jadi ada perasaan gamang selalu menghantui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang seh... dunia arsitektur lagi marak-maraknya di tanah air. Ini kabar baik setelah ''krismon'' yang lalu, dimana para arsitek banyak yang dipecat dari perusahaan dan banyak kantor konsultan arsitektur yang musti gulung tikar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kini kesempatan kerja bakal banyak persaingan neh. Apalagi saya yang belum punya pengalaman harus bersaing dengan mereka yang sudah makan garam lebih banyak. Titel saya sebagai tamatan S2 belum tentu bisa mengalahkan kompetensi rekan-rekan arsitek lainnya, yang mereka kebanyakan tamatan S1 namun sukses karirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus ditambah lagi identiknya dunia ''pembangunan'' sebagai lahan yang paling ''kotor'' di Indonesia. Banyak manipulasi dan ketidak jujuran pasti selalu menghampiri dalam setiap pekerjaan. KKN pun sangat kental di dunia kami. Saya yang alergi dengan cara itu sepertinya harus ikutan ''jatuh'' juga jika ingin sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya melanjutkan kuliah saya hingga S3 di Jerman ini, nampaknya untuk bidang saya mungkin sia-sia. Karena bidang saya tidak menuntut saya untuk mengambil jenjang ''Doktor''. Mungkin nantinya hanya akan berakhir menjadi ''dosen'', karena tidak berguna di dunia lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadinya saya berpikir untuk bekerja saja di Jerman. Namun sepertinya harus urung harapan itu, karena ''pembangunan'' di Jerman juga lagi sepi. Makanya banyak perusahaan di sini belum berani membuka lapangan kerja untuk arsitek. Mereka justru mempertahankan tenaga kerja yang sudah ada yang sudah dipercaya sejak lama. Sulitnya juga ditambah karena saya adalah warga asing. Saya harus bersaing dengan WN Jerman sendiri, yang jumlahnya lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saya harus pulang ke Indonesia ? Apakah di Indo saya harus ''banting stir'' ? aduh jadi bingung deh.... :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo banting stir... saya sebenarnya juga sudah dan sedang bersiap-siap. Banyak skill dan pengalaman yang sudah saya coba, baik itu otodidak maupun tidak, seperti: Nyanyi, Radio Internet, Nulis, Gambar dan Lukis, dan sedikit tahu dunia komputer. Banyak juga kursus dan seminar yang saya besuki, seperti: Perbankan Syariah, Ekonomi, Bisnis, Manajemen Organisasi dan Kepemimpinan. Lalu di Jerman ini saya juga berkesempatan mengenal dunia kerja semacam jadi Buruh di Pabrik Rem dan Pabrik Roti, dan yang terakhir jadi Security di Bandara Frankfurt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kesemua itu, saya mencoba membuat Plan A hingga Z. Jika tidak menjadi arsitek di perusahaan asing maka saya mebuka konsultan sendiri. Jika tidak, maka saya coba berwiraswasta. Lalu jika tidak, maka saya coba dunia seni (nasyid, nulis, ato lainnya). Jika tidak hingga seterusnya sampai Z, maka mentok-mentok jadi Dosen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang seh, semua harus dilalui hingga tahu di mana sebenarnya kita bisa berkarya dengan baik. Namun kenapa tidak dipikirkan masak-masak dulu sekarang ini untuk menyusun strategi kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya seh, bagaimana pekerjaan itu membuat saya nyaman dan senang dalam bekerja. Itu saja sudah cukup bagi saya. Apalagi saya orangnya tidak mementingkan dunia karir, walau sebenarnya saya tahu bahwa dunia kerja saya nantinya pasti menuntut saya untuk berkarir. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada masukan dari rekan-rekan sekalian untuk saya ?  (terima kasih atas masukannya) :D.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114093448172257147?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114093448172257147/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114093448172257147&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114093448172257147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114093448172257147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/02/setelah-dari-jerman-di-indonesia-mo.html' title='Setelah dari Jerman, di Indonesia Mo Ngapain Yah ?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-114037976397878478</id><published>2006-02-19T21:07:00.000+01:00</published><updated>2006-02-19T23:06:43.966+01:00</updated><title type='text'>Bunga dan Duri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/Q-jLwQoKClkAAHFESI01.jpg?enctoken=UmFuZG9tSVYDpNpmdPmwmc6ks9Um56bWcOkOAD79XX65nfb0X9gBLFG,WRWaKCxpGA.Jz8u51ngWsEdf8QPUwjZ4ptfIy3Kl"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://images.gimilham.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/Q-jLwQoKClkAAHFESI01.jpg?enctoken=UmFuZG9tSVYDpNpmdPmwmc6ks9Um56bWcOkOAD79XX65nfb0X9gBLFG,WRWaKCxpGA.Jz8u51ngWsEdf8QPUwjZ4ptfIy3Kl" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Bunga, Aku sayang engkau karena keindahan yang kauberi. Karena aku bisa belajar untuk bersabar dan bertahan dari nafsu diri. Aku benci diriku, jika ku terlena dan lupa diri hingga tamak menguasai karena keindahanmu itu. Maka aku suka apa adanya diriku. Terima kasih Bunga.'' kata Duri kepada Bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Duri, Aku sayang engkau karena keperihan yang kau beri. Karena aku bisa belajar untuk bersabar dan bertahan dari nafsu diri. Aku benci diriku, jika ku larut dalam kesedihan dan kesakitan hingga dendam menguasai karena keperihanmu itu. Maka aku suka apa adanya diriku. Terima kasih Duri.'' kata Bunga kepada Duri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Matahari yang menyimak mereka berdua dari tadi pun berkata: ''Berterima kasihlah kepada Allah karena telah menurunkanmu berdua. Karena kalian berdua adalah bentuk Kasih SayangNya kepada ciptaanNya. Pujilah Ia sebagai rasa syukurmu.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiin... '' seru sekalian alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dalam nikmat ada cobaan, dalam cobaan ada nikmat, namun hanya sedikit yang menyadari, hanya sedikit yang mengambil pelajaran, hanya sedikit yang bersyukur -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-114037976397878478?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/114037976397878478/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=114037976397878478&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114037976397878478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/114037976397878478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/02/bunga-dan-duri.html' title='Bunga dan Duri'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113997014375427803</id><published>2006-02-15T03:20:00.000+01:00</published><updated>2006-02-15T06:35:43.040+01:00</updated><title type='text'>Kasih Sayang Seorang Teman Terbaik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/schoolgirls.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/schoolgirls.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reina berada dalam dilema hubungan pertemanan. Dia mendapat pertentangan dari teman-teman satu Gank karena keaktifannya dalam kegiatan-kegiatan Majelis Ta'lim Perempuan di komplek perumahannya. Dan karena itu juga jadwal &lt;i&gt;Shopping&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Clubbing&lt;/i&gt; bersama jarang dihadiri oleh Reina dengan dalih ''Sori Sis... Ada pengajian neh. Lain kali aja yah ?''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama mengikuti kegiatan MT, Reina makin lebih banyak tahu dan belajar hal-hal yang positif. Dan kehidupannya pun terasa lebih bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reinapun tidak sadar, bahwa jadwal curhatan yang seharusnya ia luahkan kepada teman-teman satu Ganknya, malah beralih ke Amel dan teman-teman se-MT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena desakan Ganknya, Reina dengan terpaksa harus meng-&lt;i&gt;Cut Off&lt;/i&gt; teman-teman MT dari kehidupannya. Karena jika tidak, maka itu adalah &lt;i&gt;Social Suicide&lt;/i&gt; dalam pergaulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihat Amel berjalan menghampiri Reina yang telah menunggunya di depan Musholla. Seperti biasanya Amel selalu menebarkan senyumnya yang khas pada tiap saat pertemuan. Lalu merakapun saling menyapa dan berbalas salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Gimana Rei ? Sudah terkumpul semua sumbangan baju-baju bekas dari tiap keluarga disini. Kalau sudah terkumpul, lusa ini setelah pengajian, kita berangkat langsung ke Panti Asuhannya.'' tanya Amel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Belum semua seh. Si Nena udah janji nanti malem ke rumah gw... Mo naro baju-baju dari beberapa keluarga, yang sore ini sedang dikumpulin ama dia bersama Tasya.'' jawab Reina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'' Ooo ... ya udah gapapa... berarti besok aja kita bungkus semuanya sekalian.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Jadi tinggal apalagi yah.....?'' kata Amel sambil mengingat-ingat apa-apa yang mungkin terlupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Mel... gw ngundurin diri yah...?'' sela Reina tiba-tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amel pun kaget seketika memandang Reina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Loh ? Kenapa Rei ? Lagi sibuk yah... ?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Enggak... Maksud gw... gak hanya kegiatan ini tapi gak mo aktif lagi sama sekali....''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Eh... Kenapa Rei ? Kok tiba-tiba begini ?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Plis Mel... gw serius !'' sela Reina semakin tinggi suaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Pokoknya gw gak mau ikutan lagi. Waktu gw dengan teman-teman gw jadi gak ada lagi gara-gara gw aktif disini. Sori Mel... ini gw. Gw gak kayak elo.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tapi Rei... Ini khan kegiatan bermanfaat.... Buat kebaikan...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Trus ? Lo mo ngelarang gw gaul sama temen-temen gw ? &lt;i&gt;So what&lt;/i&gt; kalopun gw dan mereka lakuin adalah sesuatu yang sia-sia. Jadi lo jangan sok kebagusan nentuin apa yang baik yang gw harus lakuin ! Plis... jangan deket-deket gw lagi !'' bentak Reina hiperbolik daripada hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Reina membalikkan badannya untuk meninggalkan Amel, terdengar suara tangisan. Tiba-tiba Ia beralih lagi menghadap Amel yang sedang berlinangan air mata. Hal ini membuat Reina tidak enak hati dan merasa menyesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Mel... Jangan nangis gitu ah !'' kata Reina datar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Gw nangis bukan karena dibentak elo Rei... ''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Lalu apa? Untuk apa seh lo kayak gini ? Apa seh yang lo minta dari gw ? Apa masalah lo coba jadi nangis begini ?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kita berkumpul disini... semata-mata untuk berteman Rei... bersama-sama dalam kebajikan... Kenapa gw nangis?... Karena gw sayang elo Rei... Elo temen gw... Temen kita-kita... Moga lo selalu dalam segala kebaikan... Hanya itu aja seh Rei... yang kita arepin...'' jawab Amel terbata-bata sambil terisak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reinapun tersentak. Kata-kata Amel itu menyetrum hatinya yang terdalam. Dia pun jadi tersadar apa definisi seorang teman yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buru-buru Reina memeluk erat-erat tubuh Amel sambil berlingan air mata. ''Maapin gw yah Meeeellll.... ! Gw bodoh....''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;- Kasih sayang seorang teman terbaik adalah, ia mengajak dan menyeru kita melakukan hal-hal yang positif lagi bermanfaat. Ia tidak mengharapkan sesuatupun, melainkan kebaikan pada diri kita dan ikatan pertemanan yang tetap terjaga. -&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;''Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal saleh. Katakanlah: "Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upah pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan". Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.'' (QS. 42: 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat-menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.” (QS. 103: 1-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Hadis riwayat   Abu Musa ra.:&lt;br /&gt;Dari Nabi saw., beliau bersabda: Sesungguhnya perumpamaan berkawan dengan orang saleh dan berkawan dengan orang jahat adalah seperti seorang penjual minyak wangi (misk) dan seorang peniup dapur tukang besi. Penjual minyak wangi, dia mungkin akan memberikan kamu atau kamu akan membeli darinya atau kamu akan mendapatkan aroma harum darinya. Tetapi peniup dapur tukang besi, mungkin dia akan membakar pakaianmu atau kamu akan mencium bau yang tidak sedap. (HR. Muslim)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Nabi saw bersabda : Apabila suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid) sambil membaca al Qur'an dan saling bertadarus bersama-sama, niscaya akan turun ketenangan atas mereka, rahmat Allah akan meliputi mereka, para malaikat akan melindungi mereka dan Allah menyebut mereka kepada makhluk-makhluk yang ada di sisi-Nya. (HR.Muslim) &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113997014375427803?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113997014375427803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113997014375427803&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113997014375427803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113997014375427803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/02/kasih-sayang-seorang-teman-terbaik.html' title='Kasih Sayang Seorang Teman Terbaik'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113988019721164899</id><published>2006-02-14T02:21:00.000+01:00</published><updated>2006-02-14T02:23:17.236+01:00</updated><title type='text'>Curhat: Kenangan Bersama Tim Nasyid Qudds</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/hijjaz.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/hijjaz.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dulu sempat bergabung dengan sebuah tim/ kumpulan nasyid yang bernama Qudds bersama: Addie, Edita, dan Arul. Kami selalu membawakan nasyid-nasyid dari Now See Heart, Saujana dan Brothers, yang kebetulan kami punya CD Minus One pinjaman dari Bang Mujahid-Now See Heart. Banyak suka duka yang saya alami selama bergabung dengan Tim ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Universitas Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini pementasan kami pertama kalinya. Kalau gak salah yang ngadain itu SALAM UI. Nervous banget euy. Apalagi adik dan tetangga juga pada dateng untuk ikut menonton. Alhamdulillah berjalan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu adalah hari yang sangat berkesan. Soalnya saya baru pertama kalinya menggeluti dunia nasyid ini, daripada teman-teman saya lainnya yang sudah memiliki pengalaman lebih dahulu. Itulah hari pertama saya manggung gak nge-Band tapi nge-Nasyid. :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IAIN Jakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pementasan kedua kali ini agak menyebalkan. Saat membawakan nasyid, ada segelintir orang yang mengganggu. Kami diteriak-teriaki dengan ''Bahasa binatang''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat saya sedang menyanyi pada saat klimaks dengan nada improv yang tinggi. Tiba-tiba CD Minus One mati beberapa detik. Suara saya terdengar jelas sekali. ''Huuuuuuuuu... Cieee nyampe nih ye'' terdengar dari atas Tribun Ruang Serba Guna IAIN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba untuk tenang. Lalu alunan dari CD Minus One berlanjut, dengan seketika saya melanjutkan kembali bagian yang saya harus bawakan hingga habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah turun ada perasaan sebal. Lalu panitia meminta maaf, karena salah satu dari mereka yang bertanggung jawab di bagian sound system tidak sengaja salah memencet tombol. ''Ooo gpp... sebenarnya saya terganggu dengan suara teriakan-teriakan yang tidak enak itu'' kata saya. '' Iyah... maaf yah... maklumin aja... itu orang Liberal... mereka gak suka acara-acara seperti ini memang... dan kerjaannya suka mengganggu...'' kata seorang panitia. ''Oooo walaaaahhh... ya udah deh... gak usah dipikirin deh.'' dalam hati saya. :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UNJ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pementasan kali ini sangat berkesan. Saya berkesempatan mengenal Tim-tim nasyid seperti: Suara Persaudaraan, The Fikr, Qatrun Nada, dan banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat menunggu giliran manggung, kami berkesempatan masuk ke ruang ganti untuk sekedar pemanasan. Setelah masuk ruangan, tidak ada orang di dalam. Terlihat banyak barang-barang milik tim-tim lain. Dasar iseng... bukannya latihan, kami menyentuh alat-alat perkusi yang lagi nganggur. Dan ada seorang teman iseng memakai sorban Tim Qatrun Nada yang ada di sana. '' Eh... bukan punya kita tuh'' kata saya. ''Heheh gpp... dulu khan pernah satu tim sama mereka... punya temen ini kok'' jawabnya. Dasar iseng. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Marinir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pementasan kali ini di Marinir. Kami diundang untuk mengisi hiburan. Saya lupa ada acara apa pada waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedihnya, dari awal sampai akhir kami tidak diberikan konsumsi sama sekali. padahal acara berlangsung dari pagi hingga sore. Akhirnya kami berkesempatan keluar sebentar untuk mencari jajanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saatnya tampil, terdengar sang MC berkata: '' Selamat mendengarkan tampilan dari Tim Nasyid Qudds dari Daarut Tauhiid bimbingan dari AA' GYM... !!!''. ''HAAAAHH ???'' kami pun terheran-heran sambil melihat satu sama lain dan tidak bisa berkata apa-apa. Ternyata kami berada disitu cuman akal-akalan panitia saja. :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bandung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah... kali ini suasananya lain, karena manggungnya di luar Jakarta. Walaupun hanya mengisi dengan 1 tembang nasyid saja, namun perasaan sangat senang sekali. Karena kali ini kami manggung bersama Tim-tim Nasyid dari Bandung dalam acara yang diselenggarakan oleh MQ Coorporation, yang kalo gak salah temanya adalah ''Indahnya Kebersamaan'', yang bintang tamu utamanya adalah Kumpulan Nasyid dari Malaysia yaitu Hijjaz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tengah malam, kami sampai di Bandung setelah perjalanan melelahkan dengan Mobil. Acaranya akan berlangsung esok hari, maka kami pun menginap di rumah seorang kenalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esoknya kamipun berangkat pagi-pagi sekali. Setelah sampai, teman-teman yang lain turun duluan. Sedangkan saya harus memarkirkan mobil saya. Setelah dari memakirkan mobil, saya pun mencari teman-teman yang lain. Lalu saya datangi dan menyapa satu panitia yang terlihat di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum sempat juga ngomong untuk menjelaskan, malah ia mengajak saya masuk. Selagi masuk di belakang panggung, anehnya banyak orang menyalami saya sambil bersopan-sopan. Tak hanya panitia namun juga tim-tim nasyid asal Bandung juga ikut-ikutan. Salah satu tim yang saya tahu dari mereka, namanya Shoutul Haq, salah satu favorit saya neh.... tapi kok malah perlakuan ke saya ramah dan akrab banget yah.... bukannya saya yang harus senang ???.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu setelah itu saya disuruh duduk dan disajikan konsumsi. Waduh bak serasa raja aja diperlakukan seperti itu. ''Hebat neh panitianya'' pikir saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terlihat salah satu teman tim saya dan menghampiri saya, yang dia sudah berlama-lama mencari saya ke sana ke mari. ''Wah kemana aja?'' katanya. ''Wah.... tadi gak ketemu seh... Eh malah disuruh ke sini sama panitia.'' jawab saya. Panitia yang berada di dekat kamipun spontan terheran-heran dan sambil berkata dengan lugunya: ''Mmm... Abang ini bukan salah satu personil dari Hijjaz yahhh???''. Walaaahhh... kamipun di sana jadi tertawa. Katanya wajah melayu saya kental sekali. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat kami selesai manggung dan turun. Sudah bejibun akhwat-akhwat menunggu dan menodong kami untuk memberikan tanda tangan, foto-foto bersama, sampai ngisi Diary mereka dan Curhat. Waduh... kok gini yah... belon juga Tim ini dikenal, tapi responnya bak Boys Band gini.... seureeeuuuuummmm... euy. Fanatik banget. :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat akhir acara, semua Tim diminta tampil bersama-sama. Senangnya, apalagi bisa bersebelahan langsung dengan Aa Gym. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rekaman Sample ke Malaysia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamipun bersiap-siap membuat Sampling untuk dilayangkan ke Telaga Biru lewat Bang Mujahid. Tidak mau berpikir lama, sayapun dipercaya untuk menyiapkan dari pembuatan tembang nasyidnya hingga sampai proses pembuatan Minus One.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah ide ada aja, lancar bisa jadi 10 tembang nasyid. Dari itu semua, kami memilih 2 tembang yang akan dijadikan Sampling. Alhamdulillah teman-teman se-Band dulu ikutan bantuin bikin Minus Onenya. Lalu dimatangin oleh Tim Qudds, dengan menyumbangkan suaranya masing-masing, yang alhamdulillah dibantu oleh seorang kenalan yang mau meminjamkan Studio rekamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampling kami akan disertakan bersama Sampling Tim Snada. Waduh... bersaing gitu sama Tim Senior neh.... Walhasil memang benar... Tim Snada yang maju duluan untuk album perdana di Malaysia. Tim kami pun harus bersabar menunggu giliran.&lt;br /&gt;Sudah bertahun lamanya tak ada jawaban. Kamipun vakum untuk sementara, karena kesibukan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah 3 tahun berlalu, saya yang di Jerman masih memegang CD Master Sampling kami. Dan kini hanya bisa mendengarkannya sendirian berulang-ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tembang Nasyid buatan saya pun sudah bertambah menjadi 20-an buah. Alhamdulillah di Jerman bisa juga dapat ide. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dari itu semua, hari ini saya hanya bisa mengenangnya dan bersyukur atas kesempatan itu. :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113988019721164899?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113988019721164899/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113988019721164899&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113988019721164899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113988019721164899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/02/curhat-kenangan-bersama-tim-nasyid.html' title='Curhat: Kenangan Bersama Tim Nasyid Qudds'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113971329148525517</id><published>2006-02-12T00:57:00.000+01:00</published><updated>2006-02-14T12:08:05.993+01:00</updated><title type='text'>I'm An Alien, But Not Alone !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/alien-33.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/alien-33.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pekan-pekan sebelumnya, Raga bertandang ke rumah Jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Assalaamu'alaikum... Gimana kabar lo Wa ?'' sapa Raga yang melangkah masuk ke kamar Jiwa yang berada di komplek asrama mahasiswa TU Darmstadt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Wa'alaikumsalaam warahmatullaah... Baik alhamdulillah... Lo sendiri ?'' balas Jiwa yang sibuk di depan Komputer mengutak-atik Website pengajian komunitas muslim Indonesia di kota tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Alhamdulillah... Baik Wa. Eh lo ngapain ? Deeeuuuu.... yang gak bisa jauh dengan urusan pengajian... hehehehe'' celetuk Raga sambil mengamati kerjaan si Jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iya dunks. Namanya juga buat komunitas kita bersama. Supaya silaturahim tetap terjaga dan kegiatan jalan terus.'' jawab Jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iya deh... Hehehehe... Mmmm... Tapi beneran neh Wa. Gw sebelumnya berasa banget jadi minoritas di Jerman ini. Sikap orang jerman yang dingin dan rasialis. Jadi orang asing disini malah selalu dipersulit... Dan lagi lo juga tau sendiri khan orang-orang Indo di sini juga rada-rada aneh dan ekslusif satu sama lain. Suka berantem dan sinis-sinisan. Pantesan aja PPI sebagai perkumpulan nasionalis gak jalan di Jerman ini. Anak-anaknya aja juga bukannya nasionalis, malah kejerman-jermanan. Trus ditambah lagi ada gerakan 'penyesatan'. Sarangnya seh !'' curhat Raga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hehehe... makin berasa minor aja yah jadinya ?'' tanya Jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iyah... Tapi semenjak ada perkumpulan ini, gw jadi ada teman, apalagi seagama. Agama gw jadi makin terjaga dan kuat. Dan rasanya ada kemajuan yang baik dari amalan gw deh... Gw jadi lebih bisa bertahan untuk berjuang dan merasa aman dan nyaman untuk belajar. Gw makin punya motivasi yang baik dan selalu berpikir positif... Yah, beginilah jadi minoritas di negeri orang.'' lanjut Raga berkaca-kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tapi Ga... Di negeri sendiri malah kita juga minoritas loh ! Karena yang menegakkan keislaman cuman segelintiran orang doang. Malah kita sering dianggap aneh.'' kata Jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iya juga seh... Mungkin kalo gw ketemu temen-temen lama gw di Indo, mereka mungkin ngejauhin gw, karena alergi. Temen-temen yang disini aja udah gak interest ama gw.'' kata Raga membayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Gw pernah ngalaminnya Ga di Indo... , sebelon gw ke Jerman sini. Gw dibilang gak open minded, sok prinsip, muna', fanatik, ampe dibilang radikal. Mereka pada ninggalin gw. Well... Maybe i'm an Alien, but not alone ! Setidaknya gw masih punya true friends. Teman seperjuangan dan sepikiran... Trus kalo pun gw gak punya teman sama sekali... cukup Allah yang menemani gw... cukup Allah jadi Cahaya Kebenaran Hidup gw.'' kata Jiwa berapi-api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Waduh dalem banget tuh... Tapi istilah lo tadi gw suka banget. I'm an Alien, but not alone. Keren abiss !!!'' kata Raga mendukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Jadi minoritas itu memang ada pelajaran dan manfaatnya Ga... Kalo kita konsisten dengan Islam, kita malah bisa menjadi diri kita sendiri yang sebenarnya dan yang seharusnya. Gak bakal terbawa dan ikut-ikutan doktrin arus tren dunia yang sudah menjadi umum.'' kata Jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Maksud lo ?'' tanya Raga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Orang mayoritas yang sekarang pikirannya seperti ini... ; Ngapain juga bergantung pada sesuatu yang mengekang ? Tinggal ikutin aja yang sudah menjadi umum. Toh banyak yang beranggapan sama seperti itu. Toh banyak orang yang melakukannya. Ngapain juga merasa bersalah ??? '' kata Jiwa menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Iya juga yah... !!!'' kata Raga tercengang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Dari Abu Hurairah ra. dari Nabi saw, beliau bersabda :&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;'' Islam bermula dalam keadaan terasing. Dan ia akan kembali menjadi sesuatu yang terasing. Maka beruntunglah orang-orang yang terasing itu (Ghuroba).'' (HR. Muslim1/130) &lt;/span&gt;    &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;" class="nf"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berbahagialah orang yang terasing itu (mereka adalah) orang-orang baik yang berada di tengah orang-orang yang jahat. Dan orang yang memusuhinya lebih banyak daripada orang yang mengikuti mereka.” (HR.Ahmad &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;" lang="EN-GB"&gt;1/398&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;" class="nf"&gt;) &lt;/span&gt;  &lt;em style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;/em&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bahagialah bagi orang-orang yang asing ; manusia yang sholih ditengah-tengah manusia yang rusak, yang memusuhinya lebih banya dari pada yang memusuhinya. Yaitu orang-orang yang berbuat ishlah (perbaikan) ketika manusia berbuat kerusakan. Tidak tinggal Al-qur'an kecuali hanya tulisannya, dan tidak tinggal Islam kecuali tinggal namanya" (HR Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'' Atau (apakah patut) mereka berkata: "Padanya (Muhammad) ada penyakit gila." Sebenarnya dia telah membawa kebenaran kepada mereka, dan kebanyakan mereka benci kepada kebenaran.'' (QS. 23:70)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Mereka berkata: "Hai orang yang diturunkan Al Qur'an kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila.'' (QS. 15: 6)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113971329148525517?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113971329148525517/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113971329148525517&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113971329148525517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113971329148525517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/02/im-alien-but-not-alone.html' title='I&apos;m An Alien, But Not Alone !'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113962982752144957</id><published>2006-02-11T04:49:00.000+01:00</published><updated>2006-02-11T05:13:49.056+01:00</updated><title type='text'>Kamu Suka Nasyid Apa ? (Mohon dijawab yahhh !!!)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/Berliner%20Nasyid%2C%20%28Rotes%20Rathaus%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/Berliner%20Nasyid%2C%20%28Rotes%20Rathaus%29.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba deh kamu menjawab 4 pertanyaan di bawah !&lt;br /&gt;Insya Allah berguna bagi saya maupun teman-teman munsyid lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sebutkan 3 tim/ kumpulan nasyid ataupun solo yang kamu minati/ sukai ?&lt;br /&gt;2. Kamu suka jenis nasyid apa aja ? (yg kamu ketahui aja)&lt;br /&gt;3. Menurut kamu nasyid itu sebaiknya seperti apa seh ? (tema, penampilan, penyajian, atau lain-lain)&lt;br /&gt;4. Suka dengerin nasyid dimana ? (Radio, Kaset, CD, Konser atau lain-lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih atas jawaban kamu. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CAUTION: Jawabnya di menu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;COMMENTS&lt;/span&gt; di bawah. Tinggal Klik dan Isi.&lt;br /&gt;JANGAN di Kotak CHAT BOX yah ! :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113962982752144957?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113962982752144957/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113962982752144957&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113962982752144957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113962982752144957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/02/kamu-suka-nasyid-apa-mohon-dijawab.html' title='Kamu Suka Nasyid Apa ? (Mohon dijawab yahhh !!!)'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113953634198791312</id><published>2006-02-10T02:52:00.000+01:00</published><updated>2006-02-10T02:58:30.470+01:00</updated><title type='text'>Matinya Kreativitas ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/Creative%20Spark.0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/Creative%20Spark.0.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;''Dan bila dikatakan kepada mereka: 'Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi', mereka menjawab: Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan'. Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.'' (QS. 2:11-12)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kreativitas adalah proses inovatif mewujudkan suatu ide menjadi nyata. Produk yang dihasilkan semata-mata untuk pemecahan masalah-masalah kemanusiaan. Tak dipungkiri ia berperan penting bagi kemajuan sebuah peradaban. Televisi, mobil, radio, dan lain sebagainya adalah beberapa contoh hasil dari proses ini, yang telah mendatangkan manfaat dan kebaikan bagi penggunanya (konsumen).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apabila produk tersebut cacat dan tidak bisa dinikmati manfaatnya, maka akan mendatangkan kerugian bagi konsumen. Oleh karena itu perlu adanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;controlling&lt;/span&gt; dan batasan-batasan (standarisasi dan etika) dalam proses tersebut, apakah produk tersebut layak digunakan atau tidak. Karena jika produk kreatif ini malah mendatangkan kerugian atau pengrusakan, maka ia tidak layak untuk dikonsumsi atau bisa divonis sebagai produk yang gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan itu, maka kreativitas memerlukan adanya tanggung jawab dengan menanggalkan egoisitas. Produsen harus bersikap secara bijak selama proses kreatif tersebut, dengan melihat faktor-faktor acuan terutama lingkungan dan kemanusiaan dan dampak-dampak yang akan ditimbulkan darinya, yang dihadapi kini maupun yang akan datang. Sikap berkreasi dengan penuh tanggung jawab inilah semata-mata sebagai bentuk perlindungan kepada konsumen. Jika konsumen merasa dirugikan, maka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;creator&lt;/span&gt;nya bisa dituntut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tetap hidupnya kreativitas dalam diri seorang arsitek walau dengan batasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang arsitek yang bergelut dengan dunia bangunan, tidak dengan segampangnya bersikap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;semau gue&lt;/span&gt;. Justru mereka dituntut secara bijaksana memecahkan persoalan dengan batasan faktor-faktor yang harus menjadi bahan perhatian, yaitu secara sempit: Lingkungan (fisik dan sosial-budaya), Manusia (aktivitas, fisiologi dan psikologi), dan Bangunan (teknologi dan keindahan). Namun betuk ''pengekangan'' ini sama sekali tidak membatasi gerak sang arsitek untuk bertindak kreatif. Justru batasan ini malah menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk dicarikan pemecahannya. Mereka bermain dengan nyaman dilingkup ini untuk menghasilkan produk yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;win win solution &lt;/span&gt;, fungsional namun juga indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mereka egois dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;greedy&lt;/span&gt;, maka tak heran walau seaneh apapun bangunan yang ia desain, malah tidak bisa dibangun karena secara ilmu sipil tidak masuk akal, malah tidak mendatangkan fungsi dan menjadi sia-sia, malah jika dibangun tidak bertahan lama dan gampang rusak, malah merusak dan mencemari lingkungan, malah menggusur pemukiman rakyat dan merusak tatanan dan struktur regional dan perkotaan, dan lain-lain sebagainya. Yang dihasilkan bisa jadi indah dan tiada duanya, namun lebih banyak tidak mendatangkan perbaikan dan manfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kreativitas dalam seni musik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemusik pasti tahu, bahwa apapun aliran musik yang dibawakan, bagaimanapun aransemenya, apapun alat musik yang digunakan, ataukah bagaimanapun sang penyanyi berimprovisasi dalam membawakannya, namun harus tetap pada tune atau kunci nada yang ditentukan. Jika fals maka akan menjadi rancu dan rusaklah tatanan musik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sangat disayangkan para pemusik hanya berkutat pada tema-tema yang itu-itu saja, yaitu tema tentang ''cinta dua sejoli''. Bukankah ini bentuk ''pengekangan'' dan ''pemasungan'' kreativitas yang sangat nyata. Bukankah masih banyak tema-tema lainnya yang cukup luas jangkauannya dan sangat lebih bermanfaat, seperti tema kemanusiaan dan ketuhanan yang bisa diangkat untuk dijadikan sumber inspirasi untuk brekreasi. Seni malah menjadi pemuas nafsu, namun bukan pemuas hati. Aneh ?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;" dir="ltr"&gt;&lt;br /&gt;''... Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.'' (QS. 2: 216)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa contoh diatas menunjukkan, bahwa tidaklah benar jika batasan-batasan menjadikan kreativitas mati, apalagi batasan itu bersumber dari Sang Maha Pemilik Kebenaran dan UtusanNya. Justru manusia bisa lebih berkreasi didalam batasan tersebut, karena dengan begitu bisa ditemukan solusi yang lebih bijak. Dengan begitu pula kita bisa menghasilkan karya-karya yang mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi kehidupan manusia dengan rasa tanggung jawab yang besar, di dunia maupun di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;''Orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan-amalan mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak dapat mengambil manfaat sedikit pun dari apa yang telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.'' (QS. 14: 18)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;''Dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar mengahalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk''. (QS. 43: 37)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;''Katakanlah: 'Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?'. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.'' (QS. 18:103-104)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kreativitas secara bebas dipaksakan (kebablasan), maka yang dihasilkan bukanlah suatu kemajuan, namun justru benar-benar suatu kemunduran, karena sifatnya negatif. Maka kreativitas tanpa batas bukanlah suatu yang inovatif, melainkan egoisitas belaka. Egoisitas manusia sebenarnya hanyalah mendatangkan kesia-siaan bagi dirinya maupun diri orang lain, baik di dunia maupun di akhirat. Sungguh manusia hanyalah berkeinginan untuk memuaskan nafsunya semata.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;* sebagai respon atas sikap-sikap beberapa pribadi yang menolak UU Pornografi dan Pornoaksi&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113953634198791312?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113953634198791312/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113953634198791312&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113953634198791312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113953634198791312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/02/matinya-kreativitas_10.html' title='Matinya Kreativitas ?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113944493680329734</id><published>2006-02-09T00:16:00.000+01:00</published><updated>2006-02-09T02:27:04.583+01:00</updated><title type='text'>Dijewer Bule... Es tut so weh !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/malcolm%20x.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/malcolm%20x.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkuliahan di Uni Frankfurt sangatlah padat. Tak heran banyak Mahasiswa hilir mudik memenuhi pelataran Kampus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampak Kendy murung, saat berjalan menghampiri Pasha yang kebetulan baru saja keluar dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bibliothek&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sha ! Tau gak tadi gw barusan ama Stephan Schwarz.'' cerita Kendy.&lt;br /&gt;''Ooo... Si Stephan Sang Muallaf ? Yang baru masuk Islam 6 bulan yang lalu itu? Yang udah nikah ama Wiewiek ? '' tanya Pasha.&lt;br /&gt;''&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ja, genau&lt;/span&gt;. Siapa lagi? Emang ada Stephan Muallaf yang laen apa ? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Du hast einen Knall, oder was&lt;/span&gt;? '' jawab Kendy sambil mengernyitkan dahinya.&lt;br /&gt;''Trus, kenapa lo jadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;so verärgert&lt;/span&gt; ? Bete banget seh lo.'' tanya Pasha lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nach der Vorlesung&lt;/span&gt;, kita pergi ke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mensa&lt;/span&gt;, sambil ngobrol macem-macem. Ampe ngomong tentang Islam. Trus dia nanya ini nanya itu tentang Islam. Secara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;allgemein&lt;/span&gt;, gw banyak gak bisa jawabnya. Eh malah dia yang jawab sendiri.'' cerita Kendy.&lt;br /&gt;''Lo gak bisa jawab, karena lo gak tau, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;oder&lt;/span&gt; ?'' tanya Pasha.&lt;br /&gt;''Iya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keine Ahnung&lt;/span&gt;. Nihil !'' jawab Kendy lesu.&lt;br /&gt;''Ya udah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keine Sorge&lt;/span&gt; - lah. Yang penting lo jujur.'' tambah Pasha.&lt;br /&gt;''&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aber es ist doch so peinlich&lt;/span&gt;. Gw khan Muslim sejak jaman kapan dari dia. Malu banget lah !'' kata Kendy sambil menggaruk-garuk kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Kendy melanjutkan ceritanya: ''Trus dia bilang gini: Kenapa seh anak muda Islam itu terutama orang Indonesia pemahaman tentang Islamnya kurang banget ? Dan sepertinya gak tertarik untuk belajar agama ? Kalian hanya ngerti sholat doang dan kadang bolong-bolong. Sudah, sampai segitu aja! Padahal ajaran Islam mulia sekali dan masuk akal. Kalian malah ingin kebarat-baratan seperti kami.''&lt;br /&gt;''&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Was&lt;/span&gt; ? Dia bilang gitu ?'' kata Pasha kaget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pembicaraan keduanya terhenti dengan jeda sesaat. Tampak mereka sedang berpikir dari pernyataan Stephan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ach so&lt;/span&gt;. Iya seh. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Auf jeden Fall&lt;/span&gt; kalo Muallaf itu lebih kenceng ngelahap semua tentang Islam. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ehrlich gesagt&lt;/span&gt;, mereka tuh bener-bener paham banget dan diamalin banget semuanya daripada kita-kita yang Islam karena turunan dari Bo-Nyok.'' kata Pasha melanjuti.&lt;br /&gt;''Iyah makanya. Gw berasa banget neh dijewer. Dijewer Bule malahan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Es tut so weh&lt;/span&gt; !'' kata Kendy sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aber nicht so schlimm, oder&lt;/span&gt; ? Namanya juga ini sebuah peringatan buat kita. iya gak ?'' kata Pasha membakar semangat Kendy.&lt;br /&gt;''Iyah kita musti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kämpfen&lt;/span&gt;. Berjuang untuk membuktikan Stephan kalo kita juga layak juga disebut Muslim. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Be Yourself, which means be a Moslem&lt;/span&gt; !'' kata Kendy ikutan semangat 45.&lt;br /&gt;''Yoi banget. Tapi Dy. Kok lo pake &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngenglish&lt;/span&gt; gitu jadinya ?'' tanya Pasha.&lt;br /&gt;''Hehehe...  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Entschuldigung !&lt;/span&gt; Soalnya nanti gw ada Mata Kuliah Bahasa Inggris. Makanya gw kudu muter otak gw dulu dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Deutsch&lt;/span&gt; ke &lt;span style="font-style: italic;"&gt;English&lt;/span&gt;.'' jawab Kendy terkekeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berdua pun tertawa lepas sambil berjalan menuju &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fachbereich&lt;/span&gt; masing-masing. ''&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aber trotzdem&lt;/span&gt;, Pada nyadar gak seh udah masuk Sholat Ashar ? Kenapa gak sholat dulu ? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Haloo ? Jungs ?&lt;/span&gt; '' dalam hati Penulis bertanya. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;* Mensa=Kantin Mahasiswa/Kopma (Koperasi Mahasiwa)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bibliothek=Perpustakaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fachbereich=Fakultas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang lain cari sendiri yah :P&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113944493680329734?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113944493680329734/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113944493680329734&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113944493680329734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113944493680329734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/02/dijewer-bule-es-tut-so-weh.html' title='Dijewer Bule... Es tut so weh !'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113923472595500462</id><published>2006-02-06T15:01:00.000+01:00</published><updated>2006-02-06T15:05:25.980+01:00</updated><title type='text'>Akan Kemanakah Hati Kita, Kala Rasul Dihina ?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ladang.net.my/idimensi/images/topics/boikot.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://ladang.net.my/idimensi/images/topics/boikot.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;Umat Islam sedang tenggelam dalam kesedihan, ketika tersebar pelecehan terhadap sosok manusia yang paling dikagumi dan dicintai dalam sebuah bentuk Karikatur. Tak hanya berupa Pe-''Rupa''-an, namun juga isi karikatur tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Dari agama-agama di dunia yang saya kenal, Islamlah yang melarang pe''Rupa''an Tuhan dan Nabi. Hal ini semata-mata hanyalah menghindari dari perbuatan ''Syirik'' terhadap sesuatu kebendaan yang dijadikan ''berhala'' ataupun benda tersebut hanya sekedar menjadi ''media'' penyembahan sekalipun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Yang lebih menyakitkan lagi adalah isi Karikatur tersebut. Di mana Islam digambarkan sebagai agama ’’Bar-bar’’ yang semata-mata mengajarkan ’’kekerasan’’. Saya tidak ingin menjelaskan lebih lanjut bagaimana isi karikatur ini, karena benar-benar menyakitkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Berbagai respon pun berdatangan. Umat Islam di berbagai negara tidak tinggal diam dan meminta kejelasan dan permintaan maaf dari ’’Biang’’nya. Namun yang diharapkan tak kunjung datang. Malah sang Biang berlindung dengan dalih ’’Kebebasan Pers’’. Hal ini malah memicu gerakan pemboikotan. Dan gerakan ini terlihat nyata dan efektif hasilnya, dimana sang Biang benar-benar dipeloroti dan semakin ’’paranoid’’. Entah permintaan maaf yang bagaimana yang akan dilontarkan dari kubu sang Biang, yang memang benar-benar ’’Penjual Kayu Bakar’’ ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Dari kejadian ini banyak respon yang menjadi pelajaran, baik dari kalangan Islam maupun Non Islam. Sungguh masyarakat dunia sedang diuji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Respon 1 (Masyarakat Dunia Non Islam): &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Masyarakat dunia sedang berpikir dan akan semakin tahu. Kenapa dalam agama Islam selain agama lain, Tuhan tidak di ''rupa'' kan ? Kenapa umat Islam begitu ''sensitif'' jika sang ''tokoh'' yang dicintai dilecehkan, beda dengan mereka yg selalu melecehkan agama mereka sendiri di dalam bentuk karikatur maupun Film ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Sungguh mereka akan berpikir. Mengapa begitu teguh ajaran Islam dipegang oleh umatnya ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Sungguh mereka akan berpikir. Begitu logisnya dan benarnya agama Islam ini. Mana mungkin Tuhan di''rupa''kan ? Bagaimana mungkin ''tokoh'' yang dielukan dilecehkan dan dijadikan ''joke'' ? Sama halnya seperti: Salah satu anggota keluarga atau saudara saja jika dilecehkan, anggota yang lain pastilah ikut membela. Itulah bentuk solidaritas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="EN-GB" &gt;Sungguh mereka akan berpikir. Perbedaan yang nyata antara agamanya dan agama Islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; Sungguh mereka sedang berpikir dalam ''keraguan'' diri sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="EN-GB" &gt;Respon 2 (Umat Islam):&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="EN-GB" &gt;Bagaikan Sebuah ''Kebakaran'' terjadi di sebuah lingkungan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;"  lang="EN-GB"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="EN-GB" &gt; yang bersiap2 mengambil air. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;"  lang="EN-GB"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="EN-GB" &gt; yang siap2 menyelamatkan harta dan keluarga. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;"  lang="EN-GB"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="EN-GB" &gt; yang tertidur kembali karena merasa api masih jauh dan yakin takkan sampai. Siapakah yang akan merugi jika api itu membakar lingkungan tersebut seketika ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="EN-GB" &gt;Sungguh ''Sensitifitas'' umat Islam sedang dicoba oleh Allah. Apakah kita hanya tinggal diam dan tertidur pulas, sedangkan indera kita sedang mati rasa pada saat itu ? Kapankah kita ''bangun'' dan bangkit bersama-sama bersatu ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="EN-GB" &gt;Sampai manakah batas kesabaran dan toleransi kita ? Padahal batas toleransi kita adalah Aqidah. Jika sudah dilanggar. Kita sungguh wajar dan wajib melakukan ''fight back''.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="EN-GB" &gt;''Boikot'' hanyalah salah satu tindakan umat islam di dunia yang patut diacungi jempol. Namun kita yg berada di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;"  lang="EN-GB"&gt;indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="EN-GB" &gt; harus malu. Seharusnya kita melakukan sesuatu, walau bentuknya tidak berupa ''boikot'' sekalipun, walau bentuknya tidak menunjukkan ''kekerasan'' sekalipun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:100%;"  lang="EN-GB" &gt;Ayo tunjukkan... rasa cinta kalian terhadap agama kalian !!! Sungguh ''sensitifitas'' dan ''solidaritas'' kita sebagai seorang muslim sedang diuji. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   - &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Hasil diskusi dengan seorang teman ''spiritual'' dan reply-reply MP sobat penulis&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; -&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113923472595500462?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113923472595500462/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113923472595500462&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113923472595500462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113923472595500462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/02/akan-kemanakah-hati-kita-kala-rasul.html' title='Akan Kemanakah Hati Kita, Kala Rasul Dihina ?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113882045192757150</id><published>2006-02-01T19:58:00.000+01:00</published><updated>2006-02-01T20:00:51.943+01:00</updated><title type='text'>Semua Orang Butuh Teman ''Spiritual''</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/Curry_boys-muslim-questa.1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/Curry_boys-muslim-questa.1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dulu hidup Fadli tak punya arah dan tak punya makna. Hanya bisa mengikuti arus pergaulan dunia tanpa batas. Hingga kegamangan melanda dirinya. Ingin berhenti dari bermain-main. Seperti ada kekosongan yang perlu dilengkapi. Berkata hatinya: ''Sungguh diri ini butuh bimbingan. Sungguh diri ini butuh Lingkungan yang optimistik dan motivatif. Sungguh diri ini butuh teman-teman ''spiritual''. ''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kesempatan untuk berubah pun datang. Fadli ditakdirkan aktif di sebuah organisasi kecil berupa Remaja Masjid. Bahagia sekali rasanya bisa mengenal dekat agama. Bahagia sekali rasanya ia dipertemukan dengan teman-teman ''spiritual'', yang selalu menasehati dan mengajaknya melakukan kebaikan. Masjidpun menjadi tempat pergaulannya yang baru. Satu demi satu kebutuhan ruhiyahnya terpenuhi. Kini ia merasa hidupnya semakin jelas, bahagia dan bermakna. ''Alhamdulillah !''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu datang saatnya menanggalkan masa lalu. Terbesit untuk meninggalkan kebiasaan lama. Berkurang perjumpaannya dengan pergaulan dulu. Ingin ia korbankan teman-teman terdahulu menjadi kenangan di belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu demi satu benturan pun datang menjumpai. Masa lalu ternyata tak bisa hilang dalam sekejap. Beberapa dari teman-teman terdahulu kadang masih setia menyapa Fadli, walau mereka tahu ia mulai berubah. Mereka ternyata menerima diri Fadli apa adanya. Karena tanggung jawab sebagai seorang teman, terpaksa ia pun membalasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada sesuatu yang lain dirasakan Fadli. Pergaulannya dengan mereka malah tidak seperti biasanya. Ia seakan-akan menjadi tempat konsultasi mereka. Tempat bersandar berbagai pertanyaan dan problematika mereka. Pada mulanya ia tercengang atas pertanyaan dan pernyataan polos terlontar dari mulut mereka: ''Eh... Gw belon bisa baca Qur'an neh, mau ajarin gw ngaji gak ? Gw pengen banget deh. Gw serius neh.'' kata si Madi. ''Eh... Gw sayang banget ama cewek gw. Dosa gak seh kalo gw ama dia 'ML' ? '' kata si Faiz. ''Aduh gw gak kuat neh puasa. Boleh gw batalin gak ? Gantinya gimana ?'' tanya si Ata. Gw mo lamar si Juli. Nah, makanya gw mo masuk Islam. Gimana caranya tuh ?'' kata si Gerald. ''Eh.. Gw mohon Si Dina dikasih tahu dong ! Tuh.. Dia mesra banget pacarannya sama si Adi. Terbuka di depan orang-orang lagi. Dina khan pake jilbab. Gak pantes aja di mata orang-orang.'' kata si Cici yang bukan ''Jilbaber''. ''Bokap gw keras banget deh orangnya. Kayaknya gw gak dipeduliin, gara-gara gw males sholat. Gimana yah ? Gw gak mau benci ama bokap gw neh.'' kata si Rando. ''Ini boleh gak ? Itu boleh gak ? Ini haram yah ? Ini halal gak seh ?'' kata si Tita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Fadli masih merasa belum mampu dan belum pantas meladeninya. Akhirnya dengan pengetahuan yang ada, ia coba saja dengan penuh kehati-hatian dan dengan pendekatan logika yang bisa mereka terima. Kadang mereka bisa terima dan kadang tidak. Ini yang membuat Fadli agak berat. Apalagi jika argumentasinya malah jadi panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini malah membuat Fadli makin ingin belajar agama lebih mendalam dari sebelumnya. Setiap materi pengajian dan referensi-referensi buku agama ia coba cerna. Dia pun tak lupa banyak-banyak berdiskusi dengan teman-teman ''spritual''nya. Dan dia tidak merasa malu untuk bertanya dan belajar kepada seorang Ustadz tidak secara formal, hanya semata-mata untuk menambah pengetahuannya tentang agama. Tiada kata terlambat terbesit dalam hatinya. walau merasa jauh tertinggal dan banyak yang harus dipelajari. Bukankah mencari ilmu itu hingga akhir hayat ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu saat, entah mengapa setiap kehadiran Fadli di tengah-tengah teman-temannya membuat kebiasaan buruk mereka tertahan. Setelah ia meninggalkan mereka, tiba-tiba mereka kembali melakukan kebiasaan buruk itu. Di suatu saat, entah mengapa mereka bisa memahami dan kadang mengurungkan niatnya, pada saat Fadli menolak ajakan mereka untuk jalan-jalan atau melakukan sesuatu yang menurutnya tidak baik. Lalu pada saat Fadli dihardik oleh seorang dosen perempuan, karena tangannya tak bersentuhan dengan tangan dosen tersebut pada saat bersalaman. Dosen itu mencelanya ''Kafir'' dan ''Sesat'', padahal dosen itu mengenakan jilbab. Setelah kejadian tidak mengenakkan itu, teman-teman Fadli lalu menenangkan dirinya. ''Sabar..sabar.. Dia gak tau kale apa yang lo tau. Maklumin aje die, mungkin dia baru belajar. Kita seh gak papa. Lo khan ustadnya kita-kita... heheheh.'' kata mereka mencoba menghibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ada apa ini ? Apa yang sedang terjadi ? Kepercayaan apa yang mereka berikan kepadaku ? Apakah aku telah menjadi orang hebat ?'' berkata hati Fadli. ''Tidak, semua itu adalah dari Allah semata. Dialah yang berkehendak dan Dialah juga yang berkuasa.''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fadli pun tersadar. Ternyata mereka itu sama halnya dengan dirinya. Butuh bimbingan. Butuh Lingkungan yang baik. Butuh teman ''spiritual''. Ya, semua orang di dunia butuh teman ''spiritual'' untuk bermotivasi menjadi baik. Tempat bersandar untuk belajar mengenal agamanya dan mencintai Allah. Akhirnya, hingga saat ini Fadli masih tetap berteman dengan mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113882045192757150?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113882045192757150/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113882045192757150&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113882045192757150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113882045192757150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/02/semua-orang-butuh-teman-spiritual.html' title='Semua Orang Butuh Teman &apos;&apos;Spiritual&apos;&apos;'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113873519878045648</id><published>2006-01-31T20:19:00.000+01:00</published><updated>2006-02-10T16:28:12.683+01:00</updated><title type='text'>Gara-gara Jilbab ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/jilbab.0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/jilbab.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada sore hari, acara Bazaar di Masjid Al Adzkaar pun usai. Cecile berlari menuju standnya yang ia tinggalkan tadi siang, setelah berganti shift dengan Rara.&lt;br /&gt;''Assalaamu'alaikum.... Gimana Ra ? Laku ?'' sapa Cecile sambil merapihkan jilbabnya.&lt;br /&gt;''Wa'alaikumsalaam... Alhamdulillah... Lumayan buat nambah kas remaja masjid kita.'' jawab Rara.&lt;br /&gt;''Tapi kok lo bete gitu keliatannya ?'' Cecile ingin tahu sambil melirik Popoy yang sedang cekikikan di dekat Rara.&lt;br /&gt;''Iyah. Masak tadi ada cewek Iran datengin stand kita. Trus dia tanya pake Bahasa Inggris, gw muslim ato bukan ? Gw jawab iya. Trus gw tanya asal dia darimana ? Dia bilang dari Iran. Trus dia nanya balik. Temen yang berada di dekat gw -yaitu Popoy - pake jilbab, tapi kenapa gw gak pake jilbab ? Gw hanya bisa diem pas itu. Trus dia bilang, dia gak jadi beli kue di stand kita. Karena gw gak pake jilbab, dia jadi ragu untuk membelinya. Gillaakkk !!! Emang gw cewek apaan ? Sebel !'' berang si Rara.&lt;br /&gt;''Dia bilang begitu ?'' kata Cecile sambil melirik Popoy menahan mulutnya dari tertawa.&lt;br /&gt;''Iyah... Emang kenapa seh ? Dari tadi gw malah jadi males banget mo jualan. Masih terngiang di telinga gw ... bla ... bla ... bla... bla'' cerewet khas si Rara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Pake jilbab khan wajib bagi muslimah Ra. Kayak sholat wajib bagi Muslimin.'' kata si Cecile.&lt;br /&gt;''Iyah. Gw tau kok. Di Qur'an memang ada perintahnya.Yah anggap aja gw lagi proses ke situ lah. Tapi gw juga gak tau kapan mulainya. Tapi tadi beneran deh gw sebel banget.... bla... bla... bla...'' omel si Rara 'teuteup' kayak tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''... Gw gak suka dibegituin. Negur seh jangan kasar gitu dong.'' kata Rara menutup akhir omelannya.&lt;br /&gt;''Hmmm. Kalo Dia negurnya kayak gitu. Apalagi Allah negur elo Ra. Bisa lebih keras lagi loh. Dan jangan-jangan, tadi itu teguran Allah buat elo melalui cewek Iran tadi, supaya elo pake jilbab secepatnya.'' kata Cecile tampak serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rara 'bengong'. Matanya terkibas-kibas beberapa kali. Mulutnya lalu membentuk huruf 'O' dengan mata 'melongo' ke atas.&lt;br /&gt;''Ra... Ra... '' kata Cecile sambil menggoyang-goyangkan badan Rara, lalu melirik ke arah Popoy yang terkekeh-kekeh sambil memegang perutnya, yang sudah tak tahan untuk tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam lama tak bergeming Rara berdiri. Satu detik... dua detik... sepuluh detik detik... satu menit... sepuluh menit... satu jam !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''E eh... Ya Allah ini anak kenapa ?'' dalam hati Cecile setelah selesai merapihkan Stand berdua saja bersama Popoy selama sejam.&lt;br /&gt;''Ra.. Udah mo gelap neh. Keburu maghrib. Nyadar dong Ra. Lo gak berubah jadi kayak Sodako di pelm Ju On khan yah ?'' khawatir si Cecile dengan polosnya, sambil melirik ke arah Popoy yang mulai terbahak-bahak kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Setiap peringatan pasti selalu akan menghampiri. Akankah kita menyiakannya ?&lt;/span&gt;-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113873519878045648?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113873519878045648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113873519878045648&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113873519878045648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113873519878045648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/01/gara-gara-jilbab.html' title='Gara-gara Jilbab ?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113863801483107716</id><published>2006-01-30T17:17:00.000+01:00</published><updated>2006-01-31T03:57:21.936+01:00</updated><title type='text'>Batal Sholat Karena Kaos Oblong ???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/anaksholat.3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/anaksholat.2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selepas ''Jum'atan'', Kiko menghampiri Gochi dengan kekesalan tampak diwajahnya.&lt;br /&gt;''Kenape lo ?'' tanya Gochi.&lt;br /&gt;''Abis dimarain Babeh gw.'' jawab Kiko lesu.&lt;br /&gt;''Emang kenape lagi ? Abis sholat kok bete abiss gini seh lo ?'' Gochi pun ingin tahu.&lt;br /&gt;''Iye..., gw dimarai gara-gara pake kaos oblong doang pas jumatan. Malu gilak! Apalagi di depan orang-orang. Lagian kenapa coba ? apa salah gw ?'' cerita Kiko dengan mulut ''manyun''nya yang khas kalau lagi ''bete''.&lt;br /&gt;''Hmmm, gw seh paham maksud Babeh lo.'' kata Gochi.&lt;br /&gt;''Lo mo ngebelain Babeh gw neh. Biar ...! Biar aja gak ada yang mo belain gw !! So wat ge to loh. Gw gak ngerasa ada yang salah kok.'' omel Kiko.&lt;br /&gt;''Yeee...! Lo jangan kayak gitu dong! Gini yah... maksud gw... nnnggg... '' si Gochi mencoba menerangkan.&lt;br /&gt;''Elo mo nyeramahin gw lagi neh ?'' ketus Kiko sembari memotong penjelasan Kiko.&lt;br /&gt;''Yeeee...! Yah kalo lo gak mo dengerin juga gpp. Gw seh cuman mo jelasin ke elo. Itu doang kok. Udah dengerin dulu lah !'' kata Gochi.&lt;br /&gt;''Sori. Iya iyah, gw dengerin kok.'' kata Kiko mencoba tenangkan diri.&lt;br /&gt;''Jadi gini loh Ko.... Pertama: Kita diperintahkan untuk memakai pakaian yang bagus yang indah-indah ketika akan sholat. Kalo kita saat ''Kondangan'' dan acara-acara resmi bisa berpakain yang indah-indah dan rapih, masa' pas mo ngadap Allah kita enggak ? Malah harus lebih bagus lagi dan rapih dari acara-acara yang resmi lainnya. Kalo perlu pakaian yang kita banggakan.'' jelas Gochi.&lt;br /&gt;''Iya seh...'' angguk Kiko.&lt;br /&gt;''Kedua: Pakaian yang tipis dan ketat bisa menyingkap aurat. Kalo sampai tersingkap maka tidak sah sholatnya, yang malah menyebabkan batal sholatnya juga *. Contoh: Pakaian-pakaian yang transparan, Kemeja dan Kaos Oblong ''kejet'' -yang membentuk lekuk badan- dan yang pendek ''ngatung'', Celana super ketat dan yang sekarang modelnya yang ngetrend gantung di pinggul, gak di pinggang, dan Pakaian yang ada gambarnya. Gak hanya batalin sholat lo, tapi juga gangguin konsen orang lain yang malah batalin sholat mereka juga.'' kata Gochi melanjutkan penjelasan.&lt;br /&gt;''Iyah ?'' Kiko mencoba memahami.&lt;br /&gt;''Lo nyadar gak ? Pas lo rukuk maupun sujud. Kalo lo pake kaos oblong lo ini, kerasa bagian belakang kebuka khan ? Aurat lo kebuka tuh. Pas duduk dan jongkok biasa aja juga gak boleh aurat kebuka loh !'' kata Gochi.&lt;br /&gt;''Trus ?'' pinta Kiko untuk mendapatkan penambahan.&lt;br /&gt;''Yahhh... Kayak gw neh. Gw pake baju dobel: Kemeja longgar ama Kaos. Kemeja gw khan transparan banget bahannya, makanya dalemnya gw pake Kaos. Tapi kaosnya gw masukin di celana buat jaga aurat atau kadang Kemejanya juga gw masukin.'' kata Gochi mengambil contoh.&lt;br /&gt;''Gak panas apa Chi?'' tanya Kiko.&lt;br /&gt;''Kalo kondangan aja lo bisa tahan panas berjam-jam karna pake Jas... kenapa untuk yang ini lo enggak ? Apalagi sholat khan adalah sesuatu yang spesial buat kita dan Allah baik di Rumah maupun di Masjid. Masa' seh lo gak mau bela-belain ?'' kata Gochi sembari tersenyum.&lt;br /&gt;''Mmmm... iyah... Wah thanx men. Gw jadi ngerti. Coba aja Babeh gw ngejelasinnya kayak gini. Gw khan gak bakalan sewot.'' kata Kiko.&lt;br /&gt;''Yahhh... Sebenarnya Babeh lo sayang elo lagi Ko. Cuman memang cara mengungkapkannya agak beda. Wajar dan maklum kok, kalo sebagai Ortu seh. Nanti pas kita jadi Ortu, bisa jadi kita juga kayak gitu tanpa sadar.'' kata Gochi menenangkan Kiko.&lt;br /&gt;''Iyah... heheheh... Kadang gw juga suka kasar tanpa sadar seh. Kayak tadi gw ke elo. Maap Chi ?'' kata Kiko tersenyum.&lt;br /&gt;''Yoi gapapa. Sama-sama deh. Gw juga minta maap.'' jawab Gochi tersenyum juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Menutup aurat adalah salah satu Syarat Sholat.&lt;br /&gt;Sah Sholat: Jika Syarat dan Rukun sholat terpenuhi&lt;br /&gt;Batal Sholat : Jika Syarat dan Rukun tidak terpenuhi (tidak sah) atau terpenuhi tapi tidak dikerjakan dengan benar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113863801483107716?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113863801483107716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113863801483107716&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113863801483107716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113863801483107716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/01/batal-sholat-karena-kaos-oblong.html' title='Batal Sholat Karena Kaos Oblong ???'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113809475313307238</id><published>2006-01-24T09:30:00.000+01:00</published><updated>2006-02-06T21:30:43.100+01:00</updated><title type='text'>Penetapan Waktu Dalam Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.bulltek.com/Spanish_Site/ISO%209000%20INTRODUCCION/HACCP/HACCP_historia/Clock_Sun.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.bulltek.com/Spanish_Site/ISO%209000%20INTRODUCCION/HACCP/HACCP_historia/Clock_Sun.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui, bahwa penanggalan berdasarkan matahari mempunyai lama waktu sebesar 365-366 hari karena berdasarkan lama 1 kali perputaran (revolusi) bumi terhadap matahari. Lain halnya dengan penanggalan berdasarkan bulan, lama waktunya sebesar 354-355 hari karena berdasarkan jumlah hari dalam 12 bulan Islam. Yang menarik jika kita sebagai seorang muslim yang menggunakan penanggalan berdasarkan bulan, bahwa kita bisa merasakan Ramadhan ataupun musim Haji dengan kondisi musim yang berbeda-beda. Hal positif yang bisa diambil dari fenomena ini adalah seorang muslim bisa bertahan dengan kondisi medan apapun. Namun dari itu semua, kita seorang muslim pun membutuhkan penanggalan matahari sebagai penetapan prediksi musim, walaupun sebenarnya penanggalan berdasarkan matahari memiliki kelemahan. Karena selama dalam 400 tahun terjadi pergeseran musim tiap tahunnya, yang menyebabkan penanggalan ini pun memerlukan modifikasi secara terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut dalil yang dijadikan rujukan mengapa umat islam lebih menggunakan penanggalan bulan:&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;“&lt;i style=""&gt;Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu).&lt;/i&gt;” (QS. 10:5)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;“&lt;i style=""&gt;Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi,...&lt;/i&gt;” (QS. 9:36)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial; font-style: italic;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Dalam khutbah di hari Arafah Nabi berkata: ...”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Zaman itu berputar sejak Allah menciptakan langit danbumi ini. Jumlah bilangan bulan menurut Tuhan ada duabelas bulan, empat bulan di antaranya ialah bulan suci, tiga bulan berturut-turut dan bulan Rajab itu &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; antara bulan Jumadilakhir dan Sya'ban.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  Sistem penanggalan islam resmi digunakan pada tahun 16 H - yang dikenal sebagai Sistem Kalender Hijriyah - semenjak jaman kekhalifahan Umar ra. dengan menjadikan peristiwa Hijrah Nabi saw. beserta sahabat ke Madinah sebagai hitungan tahun pertama. Tujuan penetapan ini adalah untuk mempermudah pencatatan administratif kekhalifahan. Sebagai tambahan, Nabi saw berhijrah sampai ke Madinah pada tanggal 8 Rabiul Awal, sedangkan permulaan tahun Hijriyah dimulai pada bulan Muharram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut nama-nama bulan islam:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Muharram (30)&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Safar (29)&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Rabiul Awal (30)&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Rabiul Tsani (29)&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Jumadil Ula (30)&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Jumadil Tsaniyah (29)&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Rajab (30)&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Sya’ban (29)&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Ramadhan (30)&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Syawal (29)&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Dzulqa’dah (30)&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Dzulhijjah (29/30)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dalam penetapan lama hari dalam satu bulan yang perlu diketahui oleh kita semua adalah, bahwa hal ini sama sekali bukan berdasarkan lama 1 kali perputaran (revolusi) bulan terhadap bumi. Karena selang waktu bulan mengitari bumi adalah sekitar 27,3 hari. Justru yang menjadi patokan adalah lama Fase Bulan dari bulan mati (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;new moon&lt;/span&gt;) hingga bulan mati lagi, yakni berselang selama 29,5 hari. Lama ini digunakan baik dalam penanggalan berdasarkan matahari (28, 29, 30, dan 31 hari) maupun bulan (29 dan 30 hari). Yang mungkin berbeda adalah dalam penanggalan berdasarkan matahari tiap bulannya tidak mempunyai sinkronisasi dengan Fase Bulan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penetapan lama hari dalam satu minggu (7 hari) juga berdasarkan Fase Bulan ini, yakni tiap-tiap kuartal; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;new moon - first quarter - full moon - second quarter - new moon&lt;/span&gt;. Sedangkan konsep minggu (hari akhir dalam satu minggu) dalam penanggalan islam adalah jatuh pada hari Jum'at sebagai hari akhirnya. Hal ini didasari dari Qur'an dan Hadits, bahwa pada hari Jum'at terdapat keutamaan-keutamaan dibandingkan dengan hari lainnya, yaitu; hari jum'at sebagai penghulu sekalian hari karena merupakan hari terbesar (mulia / raya) di sisi Allah dan sebagai hari sebaik-baiknya hari (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;afdhal&lt;/span&gt;) terutama untuk memperbanyak ibadah dan memanjatkan do'a karena diwaktu ini terdapat pengabulan dan pengampunan. Maka tidak heran semenjak dulu Jum'at sering dijadikan hari libur (weekend) bagi umat islam untuk merayakannya dan meramaikan masjid dengan bersholat Jum'at berjamaah. Namun kini dikarenakan pengaruh Globalisasi yang besar, terutama Ekonomi dunia, malah memaksa beberapa negara-negara islam untuk mengikuti konsep hari yang disepakati secara internasional. Berikut nama-nama hari dalam islam: &lt;span style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;al-Sabt, al-Ahad, al-Itsnain, al-Tsulatsa, al-Arbi’ah, al-Khamis, dan al-Jum’ah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk penetapan lama waktu dalam 1 hari, lebih berdasarkan lama rotasi bumi pada porosnya yang berselang sekitar 24 jam. Lama 24 jam ini pun dipakai secara lumrah oleh semua umat manusia di dunia, baik yang menggunakan penanggalan matahari maupun penanggalan bulan. Yang berbeda sebagai umat islam terhadap umat manusia lainnya adalah kapan dimulainya hari. Secara internasional, penetapan dimulainya hari hingga berakhirnya adalah dari tengah malam (pukul 00:00) hingga tengah malam kembali (pukul 24:00). Sedangkan dalam Islam, hari dimulai dari terbenamnya matahari hingga terbenamnya kembali. Maka kenapa kita selalu merasa waktu awal taraweh atau takbiran ied seperti dilakukan sebelum harinya datang, padahal sebenarnya sudah masuk harinya. Contoh yang lain dari akibat ini juga adalah dalam islam lebih dikenal istilah ''Malam Minggu'' daripada ''Sabtu Malam''. Sebagai tambahan, dalam islam juga sudah dikenal pembagian waktu dalam satu hari, seperti istilah waktu fajar/ subuh, waktu dhuha, waktu dhuhur, waktu ashar, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini juga telah dimuat di &lt;a href="http://www.hudzaifah.org/Article306.phtml"&gt;Hudzaifah.org&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113809475313307238?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113809475313307238/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113809475313307238&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113809475313307238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113809475313307238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/01/penetapan-waktu-dalam-islam.html' title='Penetapan Waktu Dalam Islam'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113782647777989704</id><published>2006-01-21T07:32:00.000+01:00</published><updated>2006-01-27T09:21:41.626+01:00</updated><title type='text'>Aku yang Ingin Berhenti Merokok</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/no-smoking-flyer.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/no-smoking-flyer.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Telah diedit oleh: &lt;/span&gt;&lt;a href="http://vitasarasi.multiply.com/"&gt;Teh Vitasarasi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Kegagalan UMPTN waktu itu tak urung membuatku jadi uring-uringan. Bayangkan, tak satupun dari PTN bidikanku yang tembus kena sasaran. Ya Alllah, mengapa ini harus terjadi padaku dan apa yang kini harus kulakukan? Dengan perasaan campur aduk tak karuan, pulanglah aku menuju ke rumah. Tapi seperti yang kuduga, orang tua dan saudara-saudaraku seolah diliputi kekecewaan. Tak ada yang menyapaku dengan ramah seperti biasanya dan tiba-tiba aku merasa begitu dikucilkan. Buru-buru aku masuk kamar, meratapi nasibku yang kini terasa hambar. &lt;o:p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Keesokan harinya kebosanan dalam kegelapan kamar membuatku ingin keluar mencari terangnya mentari. Sepanjang jalan pandanganku tertunduk, tak berani menatap siapapun yang kujumpai. Juga ketika seorang tetangga menyapaku, tak kuasa aku menjawabnya. Langkahku terasa lunglai ketika sampai di persimpangan jalan. Sejenak kuberhenti ketika di pojok warung terlihat sosok yang kukenal. Temanku melambaikan tangannya kearahku. Aku memberanikan diri bercerita padanya tentang apa yang sedang menggalaukan batinku. Ia lalu berusaha menenangkan dengan menghadirkan hal-hal lucu. Tapi bukan itu yang menarik perhatianku. Aku justru terpaku, tepatnya terpukau pada asap putih yang menari-nari, mengepul-ngepul keluar dari ujung rokok yang tengah dihisapnya. Ah, setiap tarikan dan hembusannya seakan begitu nikmat rasanya. Begitu melegakan, serasa jadi tak punya masalah saat menghisapnya. “Boleh minta satu rokoknya?”, tanpa sadar aku tergoda juga untuk mencobanya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Astaghfirullah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;!! Aku yang selama ini anti rokok, bahkan pernah membuat karya tulis tentang “Bahaya Merokok”, sekarang ingin mencoba merokok? Temanku sejenak ragu-ragu, walau akhirnya diberikannya juga sebatang dengan terus wanti-wanti tentang bahaya merokok. ”Hati-hati lho, biasanya kalau baru mulai bisa batuk-batuk”. Dengan hati-hati kunyalakan rokok itu, dan kuhisap dalam-dalam. Kutunggu sejenak, sedetik, dua detik dan ternyata sampai rokok itu habis tidak terjadi batuk-batuk pada diriku. Bahkan pikiranku seolah menjadi tenang dan aku jadi tak teringat lagi pada musibah yang baru saja menimpaku. Akhirnya tanpa pikir panjang aku membeli sebungkus.  &lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;***&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Tak lama berselang, aku diterima di sebuah PTS di Jakarta dimana merokok sudah menjadi bagian dari pergaulan mahasiswa. Apalagi jurusan arsitektur, yang terkadang harus &lt;i style=""&gt;begadang&lt;/i&gt; agar tugas dapat selesai tepat waktu. Saat itu keluargaku tidak ada yang tahu kalau aku telah jadi seorang perokok. Ketika akhirnya tahu pun, dan tak berdaya melarangku, mereka hanya bisa terdiam. &lt;o:p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Setelah lulus kuliah, aku berniat untuk berhenti merokok. Apalagi ada fatwa haramnya merokok yang kubaca dari sebuah buku agama. Tapi prakteknya ternyata tak mudah. Ketika mencoba seminggu tak merokok, aku malah jatuh sakit. Bak pecandu, badan ini seperti meraung-raung minta dipasok nikotin. Aku jadi mengerti sekarang betapa sulitnya pecandu narkoba untuk berhenti. Pasti lebih parah lagi, pikirku.&lt;br /&gt; &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Tiga bulan kemudian, aku melanjutkan kuliah ke Jerman. Di sini usahaku untuk berhenti merokok awalnya tampak sia-sia. Banyak faktor penyebabnya, mulai dari masalah iklim yang tak bersahabat, program yang tak sesuai harapan, sikap diskriminatif dan rasis orang-orang Jerman terhadap orang Islam, hingga orang-orang yang berprasangka buruk padaku hanya karena aku berasal dari PTS yang terkenal menganut tiga paham: alkohol, &lt;i&gt;drugs&lt;/i&gt;, dan seks bebas. Padahal setahuku tak pernah sekalipun aku menyentuh ketiganya. Cukup Allah yang menjadi saksi. Tiba-tiba nafasku terasa berat, terbersit trauma &lt;i&gt;asthma&lt;/i&gt; yang pernah kuderita sewaktu kecil. Aku hanya bisa menangis di malam hari. Menyesali kebodohan dan ketidakmampuanku untuk berhenti merokok. Setiap janji yang kukumandangkan pada malam hari, setiap itu pula janji itu kulanggar keesokan harinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;***&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Alhamdulillah, di Jerman ini banyak majelis taklim yang bisa kuhadiri, yang berpengaruh besar dalam meningkatkan keimananku. Puncak-puncaknya di sebuah pengajian Dauroh, ketika itu kembali keinginan merokok menyerangku. Aku berusaha untuk keluar ruangan supaya tak ada yang terganggu. Namun tanpa sadar ada seorang akhwat -yang ternyata &lt;i&gt;Murobbiyah-&lt;/i&gt; memergokiku dan serta merta menghardikku, “Hah merokok? Rokok itu haram!” &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Aku tersentak dan mendadak berlinangan air mata, entah karena sakit hati atau malu dicaci-maki begitu. Melihat mataku yang basah, akhwat itu seketika merubah sikapnya, “Ma`af kalau kata-kata ana tadi menyinggung perasaan antum. Tapi ana benar-benar berharap ada kemauan antum untuk berhenti merokok. Antum kan seorang &lt;i style=""&gt;musyid&lt;/i&gt;. Sayang kalau suara indah yang dikaruniakan Allah jadi sirna karena terlalu banyak merokok. Apalagi ana dengar ada rencana antum untuk &lt;i style=""&gt;walimahan&lt;/i&gt;. Bagaimana bisa membangun keluarga yang &lt;i style=""&gt;sakinah&lt;/i&gt;, &lt;i style=""&gt;mawaddah&lt;/i&gt;, penuh &lt;i style=""&gt;rahmah&lt;/i&gt; dan &lt;i style=""&gt;amanah&lt;/i&gt; kalau antum adalah seorang perokok?”. Dengan bijaknya, akhwat itu lalu memberikan nasihat dan &lt;i style=""&gt;tips&lt;/i&gt; berhenti merokok yang pernah dibacanya. “Coba pakai &lt;i&gt;patches&lt;/i&gt; atau gum nikotin, Insya Allah kebiasaan menghisap rokok lama-kelamaan akan hilang. Terakhir jangan lupa berdoa.”&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;Sejak kejadian itu semakin kuat keinginanku untuk total berhenti merokok. Tak lupa dalam setiap kesempatan, aku selalu memohon ampun dan kekuatan pada-Nya. “&lt;i&gt;Laa hawla walaa quwwata illaa billaah”.&lt;/i&gt; Sesungguhnya tiada daya (untuk menghindar dari kemaksiatan) dan tiada kekuatan (untuk melakukan ibadah) kecuali dengan pertolongan Allah SWT.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;hanya sekedar catatan :&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;- sedang bersedih nasib para mantan pemakai narkoba yang masih mendapat perlakuan tidak adil dan juga belum diterima di tengah-tengah masyarakat&lt;/i&gt; -&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;* &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;font-size:85%;" &gt;Alangkah baik dan menjadi sebuah anjuran, kita menilai&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;font-family:monospace;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;font-size:85%;" &gt;seseorang dengan 'zhon' (prasangka) yang baik. Jika&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;font-family:monospace;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;font-size:85%;" &gt;dengan melihat kekurangan seseorang, maka kita dengan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;font-family:monospace;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;font-size:85%;" &gt;begitu memvonis jelek (ghibah) dan meninggalkannya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;font-family:monospace;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;font-size:85%;" &gt;(memutus tali silaturahim).... bukankah itu leb&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:georgia;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;h buruk ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113782647777989704?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113782647777989704/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113782647777989704&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113782647777989704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113782647777989704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/01/aku-yang-ingin-berhenti-merokok.html' title='Aku yang Ingin Berhenti Merokok'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113774434245386202</id><published>2006-01-20T08:24:00.000+01:00</published><updated>2006-01-20T09:06:54.696+01:00</updated><title type='text'>Ada Apa Denganmu, William ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/melamun.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/melamun.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;William oh William&lt;br /&gt;Temanku... tetanggaku...&lt;br /&gt;Main bareng, jalan bareng, masak bareng, makan bareng&lt;br /&gt;Tergelak bercanda selalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;William oh William&lt;br /&gt;Anak seorang pendeta&lt;br /&gt;kadang ikut bersahur bareng, berbuka bareng&lt;br /&gt;bahkan coba-coba ikut berpuasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;William oh William&lt;br /&gt;Apa yang ingin kau ungkapkan waktu itu kepadaku&lt;br /&gt;Kata-katamu tiba-tiba tertelan begitu saja dalam hati&lt;br /&gt;Pertikaian terlihat diraut mukamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;William oh William&lt;br /&gt;Saatku mendekat teman-temanmu melindungi dengan kebencian kepadaku&lt;br /&gt;Saatku mendekat kaupun tiba-tiba dengan kasarnya mengejek keyakinanku&lt;br /&gt;Namun setelahnya mukamu berpaling dengan raut penyesalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;William oh William&lt;br /&gt;Apa yang kautakuti dariku hingga tak bertegur sapa lagi&lt;br /&gt;Hingga tak satupun kabar tentangmu yang sampai dihadapanku&lt;br /&gt;Sosokmu pun lenyap meninggalkan pertanyaan dibelakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;William oh Willam&lt;br /&gt;Aku tak mengerti apa yang sedang terjadi&lt;br /&gt;Jujurlah kepadaku seperti biasanya engkau jujur&lt;br /&gt;Ada apa denganmu, William ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113774434245386202?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113774434245386202/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113774434245386202&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113774434245386202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113774434245386202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/01/ada-apa-denganmu-william.html' title='Ada Apa Denganmu, William ?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113761034477483031</id><published>2006-01-18T17:17:00.000+01:00</published><updated>2006-01-20T09:06:15.583+01:00</updated><title type='text'>Ketika Kreativitas Menjadi Bid'ah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/kinderlabor052.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/320/kinderlabor052.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kreativitas biasa dihubungkan dengan Inovasi, terutama identik dengan bidang seni dan sastra atau bidang IPTEK. Orang yang kreatif ialah orang yang mempunyai kemampuan mencipta/berkreasi atas sesuatu. Namun dalam berkreasi biasanya diikuti dengan proses coba-coba/ iseng/ trial and error, suatu proses yang manusiawi. Manusiawi juga, bahwa inspirasi ide-ide cemerlang itu didapat dari hal-hal yang sudah ada, yakni terutama dasar pengetahuan. Karena ''The Great Creator is God'' - sesuatu yang ada menjadi ada oleh kekuasaanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kreativitas tak hanya sebatas pemikiran, yakni sebatas ide dengan terobosan baru atau mutakhir, namun juga mampu menelurkan produk jadinya, dalam artian idenya teruji bisa diwujudkan. Jika hanya sebatas ide, maka kreativitas ini hanya bualan semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan proses berpikir yang kreatif tidak mungkin kiranya ditemukan produk-produk semacam mobil, komputer, mesin jahit, dan lain-lain yang memberikan peran bermanfaat bagi kehidupan umat manusia. Maka tidak dipungkiri hasil-hasil kreativitas telah menembus dan mengubah kemapanan yang ada di dunia. Makin berjalan waktu, makin tinggi peradaban dunia, makin mampu manusia memenuhi kebutuhannya dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan dari hasil pemikiran yang kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dengan makin mudahnya pekerjaan seorang manusia, banyak para ahli menyimpulkan bahwa suatu saat nanti beberapa fungsi-fungsi organ tubuh akan tidak berguna lagi. Sebagai contoh: Semakin mudahnya alat transportasi, semakin malas manusia untuk berjalan, sehingga fungsi kaki tidak diperlukan lagi. Semakin mudahnya alat komunikasi, semakin malas manusia untuk menulis, sehingga fungsi tangan tidak diperlukan lagi. Dan adapun kekhawatiran lainnya jika semua pekerjaan manusia diganti dengan tenaga robot secara penuh. Bisa jadi nantinya organ yang masih berfungsi hanyalah berupa mata, telinga, hidung, dan mulut. Bisa anda bayangkan bagaimana bentuk manusia nantinya hanya berupa badan dan kepala, tanpa tangan dan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini terlihat bahwa kreativitas perlu ada batasnya. Hasil-hasil darinya sebaiknya hanyalah memberikan kemudahan yang cukup-cukup saja, tidak berlebihan. Jika berlebihan atau istilah kasarnya ''kebablasan'', maka akan mendatangkan kerugian sendiri bagi manusia. Kreativitas inilah yang sering kita katakan sebagai ''Bid'ah''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin banyak dituntutnya manusia untuk berkemampuan kreatif jaman sekarang ini, semakin mempengaruhi pola pikir dan gaya hidupnya untuk selalu terlihat kreatif disetiap saat dan di segala keadaan. Namun sayangnya kebanyakan hanya bualan yang kebablasan, terutama pada saat manusia dihadapi dengan hal-hal yang bersifat keagamaan. Saking merasa dipersulit, maka dengan meraba-raba dan merasa-rasa ''seenaknya'' tanpa dasar pengetahuan sebagai inspirasi, muncullah solusi kreatif untuk mempermudahnya. Padahal dasar pengetahuan agama sudah diletakkan sedemikian rupa, tapi tak pernah disentuh. Maka solusi yang diputuskan sifatnya terlalu meloncat jauh atau melenceng jauh dari jalan menuju tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak dari pelajar-pelajar Indonesia di Jerman ini, yang saya amati, mereka banyak melakukan bid'ah karena pengetahuan agama mereka yang minim sekali. Ada yang terlalu gampang menghalalkan alkohol untuk mengusir dingin -tapi kok sampai teler-, padahal kebanyakan teman-teman yang lain tanpa alkohol pun mereka bisa tahan terhadap temperatur minus. Ada yang menghalalkan babi karena lebih miring harganya dibanding daging ayam dan sapi yang halal di Toko Muslim. Ada yang tidak mau dipusingkan dengan daftar E-Code, mana yang halal dan mana yang haram, padahal masih banyak alternatif makanan halal yang lain. Ada yang puasa di bulan Ramadhan tapi makan enggak tapi minum iya dengan alasan lagi sakit, padahal dia bisa mengganti puasanya kapanpun itu sebelum masuk puasa Ramadhan tahun depan. Dan ada yang lebih aneh lagi, dimana dia tidak sholat karena student-student muslim yang berketurunan arab tidak pernah sholat. Dan ada yang lebih gawat lagi, dimana dia tidak akan pernah naik haji karena sebagai aksi protes terhadap pemerintah Saudi atas perlakuan tidak adil mereka terhadap TKW asal Indonesia. Dan ada yang lebih ''ancur'' lagi, dimana dia berlagak jadi konsultan rohani dengan memutuskan fatwa-fatwa ''ngaco'' kepada orang yang bertanya, hanya karena menutupi ketidaktahuan dirinya tentang permasalahan itu. Padahal tidak susah untuk mengakui dan mengatakan tidak tahu. Sifat malas manusialah yang menyebabkan dengan gampangnya memudah-mudahkan sesuatu secara kreatif tanpa dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sedikit gambaran-gambaran yang terjadi disekitar saya, dan mungkin terjadi juga di masyarakat kita terutama umat Islam di Indonesia, bahkan lebih ''gila'' lagi. Tidak heran hal-hal kecil semacam itu tadi menjadi cikal bakal maraknya pemikiran-pemikiran ''bebas'' namun ''bablas'' dengan terobosan baru dan revolusioner di Indonesia. Berbicara bak layaknya Filosof, mencoba berfilsafat dengan manisnya lidah namum hanyalah ''Tong Kosong Nyaring Bunyinya'' - kata Grup Band SLANK . Namun anehnya banyak masyarakat mendukungnya daripada mendukung kompetensi MUI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang muslim, apa seh yang sebenarnya kita tahu dari agama kita sendiri ? Seberapa banyak pengetahuan kita tentang Islam terutama hal-hal yg disyariatkan? Kenapa lantaran tidak tahu, lantas kita jadi kreatif (bid'ah) ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantas saja banyak ustad menganggur, karena tidak ada yang mau diajari lagi, wong yang akan diajari sudah merasa bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pelajarilah yang dasar dulu, baru ke tahap lanjutan, bukan langsung meloncat&lt;/span&gt; -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113761034477483031?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113761034477483031/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113761034477483031&amp;isPopup=true' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113761034477483031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113761034477483031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/01/ketika-kreativitas-menjadi-bidah.html' title='Ketika Kreativitas Menjadi Bid&apos;ah'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113729987684645623</id><published>2006-01-15T02:53:00.000+01:00</published><updated>2006-01-22T17:40:32.523+01:00</updated><title type='text'>Gaul dengan Bahasa Aktivis Dakwah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/Bahasa_Gaul.0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/320/Bahasa_Gaul.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Baru saja saya membaca tema diskusi dari sebuah forum di Webportal yang bernama &lt;a href="post-create.g?blogID=13220956" com=""&gt;MyQuran&lt;/a&gt; yang membahas tentang Bahasa yang sering dipakai oleh Aktivis Dakwah baik di Pesantren, Rohis, LDK, dan bahkan di Pengajian-pengajian, sebagai contoh: ana, antum, akhi, ukhti, afwan, syukron dan seterusnya. Saya menemukan sesuatu hal yang menarik dari diskusi tersebut. Beragam jawabanpun terlontar, ada yang pro, ada yang kontra dan ada yang netral. Atas keinginan untuk menulis dan dorongan dari seorang ''Ikhwan'' :), maka mencobalah saya membahas tentang tema ini. Moga dari analisa ala kadarnya ini, ada beberapa pertanyaan-pertanyaan seputar tema ini terjawabkan, dengan cara mengambil poin-poin hasil diskusi tersebut dan dengan menyimpulkannya berikut opini saya sendiri dengan pengetahuan Bahasa Arab yang minim sekali dan dengan kemampuan logika yang disertai husnuzhon (berbaik sangka).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang menganggap pemakaian bahasa tersebut sebagai hal yang ekslusif, tertutup untuk kalangan terbatas, atau kasarnya diskriminatif. Tidak adil rasanya jika kita menghakiminya seperti itu. Bukankah setiap bahasa juga begitu. Bahasa Jawa eksklusif terhadap Bahasa Batak. Apalagi dengan bahasa ''Gaul'', bahasa gaul di Jakarta eksklusif dengan bahasa gaul di Makassar. Kalau ingin dibilang toleransi, sudah sepatutnya kita yang berbeda latar belakang, berbahasalah dengan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar menurt EYD yang disepakati, namun nyatanya tidak seperti itu khan ? nyatanya harus ada yang mengalah. Jadi poin ini tak perlu dibahas panjang lagi karena kesimpulannya hanyalah disebabkan masalah situasi dan kondisi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa gaul aktivis dakwah ini memakai banyak istilah yang digunakan dalam Bahasa Arab. Namun bedanya adalah penggunaan istilah yang tidak seperti Bahasa Arab yang umum dipakai. Salah satunya penggunaan kata ''antum'' yang berarti ''kamu''. Yang sebenarnya dalam bahasa Arab ''kamu'' dalam bentuk tunggalnya adalah ''anta'', namun yang dipakai adalah bentuk jamaknya yaitu ''antum''. Dan juga sebenarnya kata ''anta'' sudah diserap ke Bahasa Indonesia dengan ''anda'' atau dalam bahasa pergaulan Betawi ''ente''. Mari kita analisa istilah ini dari Bahasa Arab:&lt;br /&gt;kamu laki-laki= anta (s) - antum (p)&lt;br /&gt;kamu perempuan=anti (s) - antunna (p)&lt;br /&gt;Sama halnya dengan istilah ''ikhwan'', ''ikhwah'', dan ''akhwat'' yang sebenarnya adalah bentuk jamak dalam bahasa arab.&lt;br /&gt;saudara laki-laki= akhun (s) - ikhwah (p) dan ikhwan (p)&lt;br /&gt;saudara perempuan= ukhtun (s) - akhawat (p)&lt;br /&gt;contoh perbandingan pemakaian singular: Itu loh ikhwah kita yang di Solo, yang seharusnya :Itu loh akhuna yang di Solo&lt;br /&gt;Apakah disini ada kesalahan persepsi? Belum Tentu.&lt;br /&gt;Kemungkinan pertama: Bisa jadi pemakaian bahasa ini sudah ada sejak dahulu kala, ketika banyak pesantren di tanah air marak. Dimana para santri yang merupakan para aktivis dakwah memakainya dalam melatih Bahasa Arab atau dalam pergaulan sehari-sehari dengan sesama santri. Pemakain ini berlangsung hingga kini dan hingga ke majelis-majelis lainnya. Jika iya, maka mungkin saja ada terjadi suatu penyerapan bahasa Arab ke Bahasa Indonesia, yang memang dimana beberapa kata yang bentuknya jamak diserap daripada bentuk tunggalnya. Tapi penyerapan ini hanya berakhir dikalangan aktivis dakwah hingga kini, tanpa dimasukkan dalam pembendaharaan kata Bahasa Indonesia. Mengapa? Hal ini saya juga tidak tahu. Kemungkinan kedua: kata''antum'' diambil dalam Al Qur'an, dimana Allah sering memanggil hambaNya ''kamu'' dengan sebutan kata tersebut. Memang tidak jarang didalamnya terdapat kata pengganti milik yang dijamakkan, sebagai contoh yang lain adalah ''Aku'' -''Kami''. Kata ''antum'' sendiri dalam kesehariaan beberapa negara arab digunakan juga ternyata sebagai ''penghormatan'' kepada orang yang lebih tua, lebih berilmu, dan lebih disayangi (bahasa halus).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ada pemakaian kata yang tak lazim digunakan dalam bahasa Arab, yakni kata ''afwan''. Dimana kata ini sering dipakai oleh para aktivis untuk menyatakan ''maaf''. Padahal sebenarnya kata itu dipakai untuk menjawab ucapan terima kasih, yakni ''syukron'' (terima kasih) maka dijawab dengan ''afwan'' (sama-sama/tidak mengapa). Justru untuk meminta maaf dalam bahasa Arab biasanya dengan menggunakan ''al afwu minkum'' atau ''ana asif / inni asif''. Menurut sumber portal My Quran, kata ''afwan'' terdapat dalam Qur'an dengan pengertian permohonan maaf. Salah satu contoh yang tertera pada QS Al A'raf 199. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-GB"&gt;Secara literal artinya adalah `mengambil kelebihan`, namun secara konteks ayat artinya `meminta maaf`.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Kecuali beberapa perbedaan diatas, secara umum istilah-istilah yang lain lebih sama dengan bahasa Arab. Dari semua itu saya akan coba simpulkan motivasi apa saja sehingga para aktivis memakai bahasa ''gaul'' ini:&lt;br /&gt;1. Motivasi untuk belajar bahasa Arab untuk kepentingan pribadi maupun umat islam&lt;br /&gt;2. Motivasi menjalin tali kasih sayang dan persaudaraan&lt;br /&gt;3. Motivasi menciptakan lingkungan dan suasana ''menjaga iman'' dan suasana yang lebih akrab dan bersahabat.&lt;br /&gt;Motivasi yang dihindari adalah Riya', yakni sifat sombong karena merasa lebih atau merasa telah menjadi muslim sejati.&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Mengenai adanya anggapan pengklasifikasian, mana yang ikhwan/akhwat dan mana yang tidak. Sebenarnya tidak ada satupun manusia yang pantas dan mampu menilai tingkat keimanan ataupun akhlaq seseorang, apalagi tidak ada dalil yang menguatkan untuk memberikan gelar/ predikat/panggilan seperti itu. Bukankah setiap muslim adalah bersaudara. Apalagi dalam proses Tarbiyah, yang lebih diutamakan adalah pemahaman, bukan secara fisik. Maka panggilan ini memang hanya digunakan sebagai bahasa gaul, bukan sebagai ’’identitas’’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu pemakaian bahasa ''gaul'' ini tiada salahnya. Apalagi bermanfaat terutama untuk mengenal dan belajar bahasa Arab untuk khusyuk sholat, memahami bacaan Qur'an, dan untuk syiar secara universal. Hal ini adalah wajar dan dimaklumi, jika dilatih dalam keseharian malah menjadi suatu kebiasaan. Kami yang berada di Jerman sebagai student, dalam berbahasa Indonesia malah tersempil istilah-istilah yang nge''Deutsch''. Padahal awalnya karena harus belajar bahasa Jerman, malah menjadi suatu hal yang biasa.&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Untuk memperlancar proses komunikasi antara yang tidak memakai dan yang memakai bahasa gaul tersebut, maka diperlukan saling memaklumi dan prasangka yang baik. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Inilah tujuan dari penulisan ini. Yang memakai jangan me’’ritual’’kan bahasa ini namun harus melihat sikon, apalagi dalam syiar dianjurkan untuk menggunakan bahasa yang mudah dimengerti yakni terutama bahasa komunitas setempat. Yang tidak memakaipun jika tidak mengerti dianjurkan untuk memakluminya dan bertanya apa yang tidak dimengerti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa ''gaul'' ini sayangnya pernah disalah gunakan oleh oknum-oknum tak dikenal dan bukan dari kalangan dalam. Tujuan mereka hanyalah ingin merusak nama baik sebuah organisasi dengan menyamar dan berlagak seperti salah satu dari kelompok organisasi tersebut dengan menggunakan bahasa ''gaul'' aktivis dakwah. Aneh memang, didepan publik memakai bahasa tersebut dan apalagi terlihat kekakuan dalam menggunakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri baru memulai menggunakan bahasa ''gaul'' ini terhadap orang-orang yang ''akrab secara ruhiyah''. Selebihnya saya berbahasa ''gaul jakarta'' dengan orang yang lebih muda dan sebaya, yang mereka memang memakai bahasa tersebut. Untuk yang lebih tua dan umum, saya memakai Bahasa Indonesia, seperti yang saya lakukan dalam menulis Blog ini. Ini merupakan kebiasaan buat saya, karena saya sendiri pernah ''Nomaden'' berulang kali, ikut perpindahan dinas Ayah saya. Maka perbendaharaan kata saya cukup banyak. Tidak heran, jika saya berbicara dengan orang lain, kadang-kadang terbawa logat latar belakang lawan bicara saya layaknya seperti ''Bunglon''. Bukan muna' loh yah.... :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bishowab&lt;i&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;(maaf tulisan ini diedit lagi, karena ada beberapa tulisan terhapus, dan harus ditulis ulang kembali jadinya :(, makanya ada banyak perbedaan penggunaan kata-kata... moga-moga tidak merusak maksud penulisan ini)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;  &lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;- &lt;i&gt;mengamalkan sesuatu haruslah dengan pemahaman dan plus baik sangka, jangan hanya sekedar asal ikut-ikutan&lt;/i&gt; -&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113729987684645623?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113729987684645623/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113729987684645623&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113729987684645623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113729987684645623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/01/gaul-dengan-bahasa-aktivis-dakwah.html' title='Gaul dengan Bahasa Aktivis Dakwah'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113717524215193404</id><published>2006-01-13T18:55:00.000+01:00</published><updated>2006-01-17T08:06:04.836+01:00</updated><title type='text'>'aku tidak tahu, dan aku tidak mengerti..'</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.gauz.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/Q76deQoKClgAACQZlWM1.jpg?enctoken=UmFuZG9tSVbHb7cKicYqtRmMzVOwcsLGyC1Lmt.fhB34S8x4CEPvPkxtgtRQgrUHDeIK,wiSpNsXjBT6ZdbGRSgLWkg.j,Sg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://images.gauz.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/Q76deQoKClgAACQZlWM1.jpg?enctoken=UmFuZG9tSVbHb7cKicYqtRmMzVOwcsLGyC1Lmt.fhB34S8x4CEPvPkxtgtRQgrUHDeIK,wiSpNsXjBT6ZdbGRSgLWkg.j,Sg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;oleh: &lt;a href="http://gauz.multiply.com"&gt;Muhammad Gauzal&lt;/a&gt; (Penulis Tamu Blog Ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Maliki, salah satu dari tokoh empat mazhab selain Assyafei, Alhanbali, dan Abu Hanifah, terkenal dengan ucapan-ucapannya yang menunjukkan ketidakmengertian dia ketika dihadapkan oleh suatu pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menemukan ini ketika membaca buku Alghazali yang terjemahannya berjudul 'Buat Pecinta Ilmu'. Alghazali, salah satu mentor favorit saya, berargumentasi bahwa salah satu dari beberapa ciri orang yang berilmu, atau ulama, haruslah sadar akan keterbatasannya dan jujur akan ketidaktahuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Alghazali terdapat beberapa tingkatan ilmu wajib. Yang pertama dan paling utama adalah ilmu tentang ketuhanan, kerasulan, hakikat dunia dan akhirat atau baik dan buruk (fardhu ain), kemudian ilmu fardhu kifayah yang terdiri atas ilmu agama atau hukum2 syariah, dan di dalamnya juga termasuk ilmu2 yang bertujuan untuk kemaslahatan umat seperti kedokteran dll (dan ilmu2 yang kita pelajari sewaktu sekolah mungkin), dan juga kemudian ilmu bahasa/tata wicara/sastra dan ilmu2 penunjang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari urutan-urutannya, Alghazali berharap manusia harus berusaha mencari dan meyakini ilmu mulai dari yang terpenting yaitu yang sifatnya fardhu ain, baru kemudian berlanjut ke macam-macam ilmu setelahnya. Apabila seseorang berniat mendalami ilmu dalam tingkatan lebih akhir tanpa terlebih dahulu mendalami ilmu yang lebih utama derajatnya, sudah dapat dipastikan bahwa orang itu akan tersesat, sehingga ilmu yang dimilikinya tidak akan dapat diterapkan dengan sebenar-benarnya melainkan dengan niat atau tujuan lain seperti pangkat, harta, kedudukan dan yang berhubungan dengan pemuasan hawa nafsu belaka... Orang-orang seperti ini, ia mengancam akan merugi. Wah..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin alGhazali bermaksud untuk menunjukkan ketidaksukaannya melihat orang yang pintar bicara, yang sanggup menjawab apa saja pertanyaan yang diajukan kepada orang tersebut. Orang-orang yang pintar bicara memiliki kemampuan dalam bahasa namun bisa saja tidak dilengkapi dasar segala ilmu yaitu ilmu yang tercakup dalam fardhu ain dan yang sesudahnya. Kemampuan berbahasa inilah yang agaknya membuatnya sanggup meyakinkan seseorang akan suatu hal yang terlihat ia cakap di dalamnya. Sehingga ia selalu tahu! Namun bisa saja ia berbohong, tidak jujur, memanipulasi fakta, yang sungguh tidak akan dilakukannya apabila ia memiliki pondasi ilmu fardhu ain yang berhubungan dengan hakikat dunia dan nilai-nilai moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bayangkan betapa hebatnya ketika seseorang berbicara memang benar-benar karena pengetahuannya yang luas akan segala hal, dan memang didasarkan oleh keinginannya untuk mengamalkan ilmunya demi kebaikan manusia, dan seluruh alam semesta. Singkatnya sebagai wujud ibadah kepada Allah Sang Maha Besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh pemahaman saya dari bacaan ini, saya membayangkan Alghazali berteriak pada saya: 'Wahai anakku, janganlah malu untuk berkata 'aku tidak tahu!' Namun jangan pula berleha-leha saja akan ketidaktahuanmu. Berbuatlah sesuatu.. cari tahulah!' Sungguh, saya jadi tersentak dan terpicu.. terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113717524215193404?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113717524215193404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113717524215193404&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113717524215193404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113717524215193404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/01/aku-tidak-tahu-dan-aku-tidak-mengerti.html' title='&apos;aku tidak tahu, dan aku tidak mengerti..&apos;'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113674627721970268</id><published>2006-01-08T19:38:00.000+01:00</published><updated>2006-01-09T08:11:32.096+01:00</updated><title type='text'>Selagi Muda Hepi-hepi Dunks... !!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://alan.levien.com/alan.happy.1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://alan.levien.com/alan.happy.1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kisah ringan dari obrolan biasa&lt;/span&gt;-&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;`` Fer... kenapa seh lo gak pernah dugem sama kita-kita... sekali-kali lo gaul lah !... masak maen ke mesjid mulu... pengajian mulu... gak stress apa... apalagi lo gak takut berubah jadi radikal ato apalah ... dengerin doktrin-doktrin gak jelas tiap ceramah... nanti lo kayak kebanyakan orang-orang itu... sok keras tapi gak sopan plus muna’ ama orang-orang kayak gw.... sok suci!!!`` kata Adri menceramahi Feri.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;`` Yeee elo tu yee... jangan liatnya gitu aja dunks... liat ajarannya ! ajaran tentang kebenaran kok dibilang doktrin seh..… lagian orang mah dah pasti ada yang baik ada juga gak baik… itu mah lumrah dimana-mana juga… Kalo lo bilang ada orang islam yang gak baik… ya memang ada… sholat mereka mungkin belon bisa mencegah dan menjaga mereka dari perbuatan yang salah… yang mungkin mereka masih dikuasai nafsu mereka sendiri... tapi ada juga loh orang baik trus ngaku muslim tapi gak pernah sholat… wah itu lebih gawat lagi…`` kata Feri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;``Wah elo nyindir gw neh ?`` jawab Adri sewot. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;``Elo tuh orang yang mo didoktrin ama dunia... biar dikate trendy tuh... hihihihih.... makanya nyadar dunks men`` lanjut Feri sambil cengengesan.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;``Ah.. Gw seh nanti aja deh pas gw dah tua ngurusin-ngurusin yang begituan... baru gw rajin... sekarang seh hepi-hepi aja dulu... mumpung muda lah.... jangan muna’ deh lo ! lagian banyak kok yang mikir kayak gitu`` kata Adri santai.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;`` Lah... gw dibilang muna’ ... definisi munafik jangan dibolak-balik dong ... yang muna’ noh orang islam KTP doang... hehehehe... `` jawab Feri membela diri.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;`` Ape kata lo dah... pokoknya gw mo gaul ama semua orang… make a lots of friends…. Teman-temen gw baek-baek semua kok… mo nemenin gw… mo dengerin curhat gw… kalo gw ada kesusahan gw dibantu…`` kata Adri sambil 'monyong' bibirnya dan naik dagunya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;``Sama ajalah dengan gaul gw dimesjid... 'Clubbing' gw di tiap pengajian... gw dapet juga apa yang lo dapet dari pergaulan elo… tapi bedanya plus ilmu plus pahala plus manfaat dan gw hepi-hepi juga tuh. Gw gak mau harus nunggu tua dulu… apalagi belon tentu gw dikasih umur lebih oleh Allah… jangan-jangan besok bisa aja nyawa gw dicabut…. Daripada nyesel kemudian mendingan sekarang… apalagi tujuannya untuk Kebahagiaan Abadi di Akhirat… kebahagiaan dunia mah cuman sebentar Dri…Selagi muda hepi-hepi dong... tapi hepi yang gimana ? `` kata Feri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;``Iya seh…. `` kata Adri sambil menunduk lalu memutar-mutar kaki kanannya berbentuk lingkaran kecil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;``Tapi Dri... masak seh lo mo nunggu ampe tua dulu... dosa ditabung ampe berat banyak gitu... apa lo gak khawatir ? pertama, apa nanti pas tua lo bakal berubah.... jangan-jangan lo keenakan bikin dosa... kedua, kalo pun lo sadar dan minta ampun... berapa persen dosa lo sebelumnya yang bisa &lt;/span&gt;diampuni... belon tentu semuanya loh.... ketiga, belon tentu juga Allah memberikan ampunan... kalo gak diberi sama sekali ... gimana tuh ?`` kata Feri serius.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Terdiam Adri lama tak bergeming. Pandangannya jauh ke depan. Dalam hatinya seperti ada pertikaian.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;``Kok gw bisa punya temen kayak elo yah men ?`` kata Adri sambil tersenyum dan melayangkan pukulan ke arah pundak Feri.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;``Gw juga heran... gw kira elo udah gak mo berteman lagi ama gw malah Dri... hehehe``celetuk si Feri.&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113674627721970268?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113674627721970268/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113674627721970268&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113674627721970268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113674627721970268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2006/01/selagi-muda-hepi-hepi-dunks.html' title='Selagi Muda Hepi-hepi Dunks... !!!'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113601722808392722</id><published>2005-12-31T08:23:00.000+01:00</published><updated>2005-12-31T16:05:25.063+01:00</updated><title type='text'>Ketika Sapa Tak Berbalas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.ebizzasia.com/images/ed20--telpon-umum.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.ebizzasia.com/images/ed20--telpon-umum.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Senangnya diri, tak sekedar menyapa orang pada tiap pertemuan, namun juga menanyakan kabar terkini darinya hinggapun pernah bertamu ke rumahnya. Mataku menatap serius sambil bibirku tersimpul senyum mendengarkan tutur kisah bersemangat yang menyenangkan hati dari mulutnya. Alhamdulillah... moga engkau selalu diberi kebaikan oleh Allah di tiap langkahmu, wahai kawanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu jenuh menjumpaiku di tiap-tiap pertemuan terakhir. Entah mengapa diri ini lelah dan berat dari kebiasaan itu. Setelah kutersadar dari tiap ketulusanku, semenjak seorang kawan menyapaku dan bertamu ke rumahku . Bahagia sekali rasanya dari kehadirannya yang memang sudah lama tak ada sosok lain selain diriku di rumah ini. Sudah lama rasanya telinga ini pekak tak kenal pertanyaan-pertanyaan darinya yang menyenangkan hati. Sungguh sudah lama kurasa hingga kesedihan memecah kalbuku. Sungguh sudah lama sapaku tak berbalas. Manjapun memagut erat-erat hingga menghasutku. Adakah yang menanyakan kabarku ? Seberapa sering ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu akupun datang mengadu kepadaNya. Namun tak lama sesudahnya menerawang pikiranku tentangNya. Sudah jarang kiranya aku tak rajin menyapaNya di tiap shalatku, yang terlihat pada tiap shalat-shalat sunnahku yang makin berkurang jumlahnya dan ketidak khusuknya shalat fardhuku. Sudah jarang mataku menatap serius dengan senyum simpul dibibirku mendengarkanNya di tiap bacaanku. Sudah lama kiranya ibadah-ibadahku lainnya makin lambat laun akhir-akhir ini memudar. Sudah tak sesering biasanya aku tak bertamu ke rumah-rumahNya dan ke tiap majelis-majelis yang dirahmatiNya. Alpaku ternyata mendatangkan alpaNya. SapaNya yang suka Ia berikan di tiap nikmat, sudah lama tak pernah kubalas. Dia jualah yang selalu mendengarkan kabarku di tiap-tiap doa yang kupanjatkan. Betapa hinanya aku hingga terlalu berharap sapaan orang lain. Astaghfirullaahal 'azhiim. Adakah aku menanyakan kabarNya ? Seberapa sering ?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;- satu langkahku, seribu langkahMu -&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113601722808392722?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113601722808392722/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113601722808392722&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113601722808392722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113601722808392722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2005/12/ketika-sapa-tak-berbalas.html' title='Ketika Sapa Tak Berbalas'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113530351156132847</id><published>2005-12-22T23:09:00.000+01:00</published><updated>2005-12-26T03:21:18.713+01:00</updated><title type='text'>Malu Bertanya Sesat Di Jalan... Banyak Bertanya Menyesatkan Pula...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://twoday.net/static/smi/images/02_question.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://twoday.net/static/smi/images/02_question.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-Janganlah berkekurangan dalam beragama, apalagi berlebihan-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mencari ilmu, cara kita mencari tahu salah satunya adalah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;bertanya pada ahlinya&lt;/span&gt;. Seorang anak kepada orang tuanya, seorang murid kepada gurunya, seorang petani kepada insinyur pertanian dan lain-lain. Bertanya seperti ini dikarenakan tingkatan pengetahuan yang dikuasai. Yang belum tahu bertanya kepada yang sudah tahu. Namun kadangkala berbeda antara orang yang ingin belajar untuk tahu dengan orang yang hanya sekedar ingin tahu saja. Orang yang ingin belajar cenderung mengikuti saja ''kurikulum'' yang disajikan dalam proses pengajaran tanpa banyak bertanya, karena wajar mereka belum tahu ''bahan materinya'' - yang hal ini tentu tak pantas dianggap sebagai ''doktrin'' yang sering dituding ''orang-orang miring''. Mereka justru bertanya hanya sekedar meminta untuk diulangi tentang hal yang sedang dipelajari karena kurang menangkap pelajaran. FYI, orang yang belajar tanpa banyak tanya ini justru tingkat kepemahaman mereka lebih baik dan menyeluruh daripada orang yang bertanya hanya sekedar tahu dengan kepahamannya yang sepotong-sepotong saja. Lucunya orang yang baru tahu sedikit sudah belagak ahli tafsir !!!... oooppsss!!! kok jadi melenceng yah tulisan ini... maaf :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke topik tentang bertanya. Tentu saja kita &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;tidak bisa sembarangan bertanya&lt;/span&gt;. Apalagi bertanya kepada seseorang yang bukan tempatnya untuk bertanya atas pertanyaan kita. Nabi pernah ditanya tentang seekor unta yang hilang oleh pemiliknya. Lalu pernah beliau ditanya tentang nama ayah dari seseorang. Wajar saja muka sang nabi jadi memerah setelah ditanya seperti itu. Memangnya nabi itu seorang cenayang atau ''Information Center'' atau sebuah ''Bank Data'' ? Padahal kita tahu nabi adalah tempat sebaik-baiknya bertanya, tapi bukan berarti beliau tempat bertanya segala macam pertanyaan, semacam cara bercocok tanam kurma dengan stek dan kasus-kasus lainnya. Untuk masalah yang berhubungan dengan keislaman, nabilah tempat yang paling afdhol dan paling tepat untuk bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bertanya bisa menjadi sebuah penyakit. Pernah seorang sahabat nabi (saya lupa namanya) pernah ditanya seseorang muslim tentang hal-hal yang berhubungan dengan agama. Sekali ditanya lalu beliau menjawab... ditanya lagi oleh orang itu lalu beliau pun menjawab... dan seterusnya hingga tak tertahankan lagi... sang sahabat nabi ini lalu mengambil pasir dan dilemparkannya ke penanya itu seperti melempar kerikil ke setan. Kenapa seperti ini? Kasus ini menunjukkan bahwa &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;janganlah bertanya tentang keagamaan yang sudah jelas duduk perkaranya&lt;/span&gt;. Karena ini akan mengundang perdebatan panjang. Yang tentu saja hal ini menyebabkan kesusahan diri sendiri apalagi kesusahan bagi si tempat bertanya. Karena sebuah pertanyaan temannya adalah sebuah keraguan. Makin banyak bertanya, makin membuat ragu keduanya dan makin menyesatkan keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak bertanya malah lebih meyesatkan. Tidak tanggung-tanggung, tak hanya si penanya dan si penjawab saja yang jatuh, malah orang-orang disekitarnya dan publik seluruhnya ikutan jatuh juga. Inilah penyakit-penyakit yang sudah lama muncul dipermukaan apalagi akhir-akhir ini sejak jaman ''reformasi'' berkibar. Terpantiklah lontaran api pertanyaan-pertanyaan terhadap hal-hal yang sudah jelas adanya, hanya untuk mengundang perdebatan kusir yang penuh dengan retorika saja, supaya bisa disebut '' intelek'' di depan publik dengan pemikiran-pemikiran yang sok ''mutakhir''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;  QS.5:101&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan kepada nabimu hal-hal yang jika diterangkan kepadamu, niscaya akan menyusahkan kamu dan jika kamu menanyakan di waktu Alquran itu sedang diturunkan, niscaya akan diterangkan kepadamu. Allah memaafkan(kamu) tentang hal-hal itu. Allah maha pengampun lagi maha penyantun"&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113530351156132847?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113530351156132847/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113530351156132847&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113530351156132847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113530351156132847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2005/12/malu-bertanya-sesat-di-jalan-banyak.html' title='Malu Bertanya Sesat Di Jalan... Banyak Bertanya Menyesatkan Pula...'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113518198414167758</id><published>2005-12-21T16:51:00.000+01:00</published><updated>2005-12-21T20:03:55.753+01:00</updated><title type='text'>Ninggalin sholat berarti ''Kafir'' poy ???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.suarasurabaya.net/v04/clips/potret/potret1108_clip3.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.suarasurabaya.net/v04/clips/potret/potret1108_clip3.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;''Emang bener??... kalo ninggalin sholat fardhu... berarti kita kafir poy???'' tanya temanku.&lt;br /&gt;''Iyah... em em... ninggalinnya itu sama saja dengan kita tidak ta'at dan juga tidak mengakui Allah... ninggalinnya secara sengaja dan sadar tapi... kalo gak sengaja... misal karena ''uzhur'' - yaitu pingsan ato koma, tidur, dan kata beberapa ulama juga sepakat kalo lupa juga karena konsentrasi terhadap sesuatu pekerjaan- maka kita bisa menggantinya ato mengqadha'... lain lagi halnya kalo kita dalam perjalanan minimal 81 km kita boleh menjama'nya... tapi ingat itu kita pada saat ''bergerak'' terus... kalo sudah ''berdiam'' dalam kurun waktu yang lama, maka sholat gak bisa dijama' lagi..... jadi kayak kita sekarang ini di luar negeri... karena sudah lama berdiam di kota ini... gak ada lagi alasan untuk menjama' sholat... trus lo juga kudu hati-hati... orang-orang suka ketuker mana saatnya bisa diqadha' dan mana saat bisa dijama'... '' jawabku.&lt;br /&gt;'' Hoooooo... walaaaah !!'' temanku kaget.&lt;br /&gt;''Trus kalo yg sholat gw yg bolong-bolong itu gimana dong? bisa diganti gak yah? '' tanyanya lagi.&lt;br /&gt;''Gak lah... berarti lo kafir hihihihih'' jawabku.&lt;br /&gt;''Ah jangan gitu dong lo.... '' semakin takut dia.&lt;br /&gt;''Kalo lo dah ninggalin kayak gitu... ampe bolong-bolong segala... mending banyak-banyak tobat deh... minta ampun tiap doa lo terutama setelah sholat.... trus perbanyak sholat-sholat sunnah.. dan banyak-banyak sedekah. '' jawabku lagi menenangkan pikiran temanku ini.&lt;br /&gt;''Gitu yahhh...'' pikirannya menerawang ke masa lalu.&lt;br /&gt;''Ya udah... rajin-rajin ikut pengajian... insya Allah dapet ilmu dan manfaat... trus FYI... kalo lo mo tau lebih lengkap tentang yang tadi... lo tanya ahlinya aja... tanya ustad... maklum gw bukan ahli Fiqh... jadi gw cuman jawab apa yg gw tahu aja... bisa jadi ada yang kurang dan bisa juga ada yang lebih... '' kataku.&lt;br /&gt;''Iya gapapa... thanx udah lo jawab pertanyaan gw'' jawabnya tersenyum.&lt;br /&gt;''Ninggalin puasa ramadhan dengan sengaja... berarti kafir juga loh.... !!!'' kataku  sambil tersenyum.&lt;br /&gt;''Huuuuuaaaaaaaaaaaaa.... belon sholat gw trus puasa gw juga... nebusnya gimana neh ???'' makin ''parno'' temanku ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113518198414167758?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113518198414167758/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113518198414167758&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113518198414167758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113518198414167758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2005/12/ninggalin-sholat-berarti-kafir-poy.html' title='Ninggalin sholat berarti &apos;&apos;Kafir&apos;&apos; poy ???'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113503463030878489</id><published>2005-12-19T23:54:00.000+01:00</published><updated>2005-12-20T00:23:50.330+01:00</updated><title type='text'>Takut Salah Tulis atau Tulis Salah ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.writing.ku.edu/images/writinghand2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.writing.ku.edu/images/writinghand2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hari ini aku membaca komentar di blog tetangga, yang berisi: orang takut memulai menulis karena takut tulisannya dianggap jelek. Aku tergelitik membacanya. Memang benar komentar teman saya ini. Tapi saya jadi berpikir, ''bagaimana dengan seorang yang sudah mulai menulis, apa yang dia takutkan ? ''. Mana yang lebih ditakutkan seorang penulis: Salah Tulis ataukah Tulis Salah ?&lt;br /&gt;Tak semua penulis punya pengetahuan mengenai standard penulisan. Jadi kadang susunan tulisannya tidak teratur. Apakah salah ? Menurutku tidak, karena kalau kita mencoba untuk membaca dengan seksama, mencoba mengerti penuturan tulisannya dengan kerendahan hati, kita pasti tahu apa sebenarnya isi tulisan yang ingin disampaikan oleh penulis tersebut. Kadangkala kita harus beradaptasi dengan model tulisannya, hingga kita mengerti inti tulisannya.&lt;br /&gt;Lain halnya pada seorang penulis yang mencoba kreativ, bebas berekspresi, mencoba kontroversial, yang jauh melenceng dari norma kehidupan masyarakat. Tulisannya membuat gerah pembacanya dan kadang meyesatkan. Dan iapun tidak ambil pusing bagaimana tanggapan pembacanya, karena ia tidak merasa bertanggungjawab dampak dari tulisannya itu.&lt;br /&gt;Mana yang lebih baik: Salah Tulis atau Tulis Salah ? Aku seh cenderung tidak ingin menulis yang ''salah'' daripada cara penulisanku yang ''salah''. Bagaimana menurut kamu ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113503463030878489?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113503463030878489/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113503463030878489&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113503463030878489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113503463030878489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2005/12/takut-salah-tulis-atau-tulis-salah.html' title='Takut Salah Tulis atau Tulis Salah ?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113480800688925569</id><published>2005-12-17T08:59:00.000+01:00</published><updated>2005-12-21T16:50:33.740+01:00</updated><title type='text'>''Dia'' masuk surga gak seh poy ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.dubai.ae/opt/CMSContent/Active/Shared/Images/eservices/deg_packages_general/muslim.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.dubai.ae/opt/CMSContent/Active/Shared/Images/eservices/deg_packages_general/muslim.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Duh... pertanyaan ini berulang terus dimanapun sedang bertemu dengan teman-temanku. Agak males juga menjawabnya. Agak sensitif untuk dibicarakan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tapi cerita dibawah ini adalah fiktif yang diambil dari kisah nyataku dengan tambalan-tambalan. Cerita ini hanya mengingatkan kita bersama, termasuk saya juga. Moga bermanfaat.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'' Poy.. poy.. temen gw baik banget deh... tapi dia ''non''...... orang ''non'' itu masuk surga gak seh poy ?'' tanya temanku.&lt;br /&gt;'' Enggak'' jawabku tegas.&lt;br /&gt;''Kalo dia orang baik... kenapa enggak ?'' tanyanya lagi.&lt;br /&gt;''Enggak jaminan'' jawabku lagi sambil menahan kata ''K'' untuk sebutan mereka.&lt;br /&gt;''Khan akhlaqnya baik poy... khan sama aja ama kita'' semakin tinggi suaranya.&lt;br /&gt;''Gw lebih suka istilah ''moral'' daripada ''akhlaq''... kalo moral emang kesepakatan manusia... kalo akhlaq dasarnya aqidah.... aqidah aja udah beda... apalagi akhlaqnya... walau moral kita ada yang sama baiknya'' jawabku hati-hati.&lt;br /&gt;Terdiam temanku makin muram dan bingung.&lt;br /&gt;''Terus gimana dong.... khan kasian... '' katanya sedih.&lt;br /&gt;''Emang seh... sayang banget orang-orang baik tapi gak masuk surga... makanya sudah selayaknya elo ngajak dia ke dalam islam...'' jawabku menggurui.&lt;br /&gt;Terdiam dia lama karena kaget dengan jawabanku itu yang tak terpikirkan sebelumnya.&lt;br /&gt;'' Iya yah... tapi apalah gw... muslim yang jarang sholat gini dan gak begitu kenal agama gw sendiri... ngenalin dia agama gw ke mereka... khan aneh... gw muna' dong... karena nyatanya gw juga bukan muslim yang baik'' jawabnya murung.&lt;br /&gt;Kali ini aku yang terdiam. Dalam hatiku berkata dengan sangat malu ''Gw aja kok gak ada kemauan ''menjaga'' agama islam temen gw ini yah ??? padahal dia khan temen dekat gw... sudah selayaknya gw mengajak temen gw supaya rajin sholat dan kenal dengan agama kami''.&lt;br /&gt;''Ok deh... bentar lagi sholat ashar... mo bareng ke mesjid ?'' sambilku tersenyum.&lt;br /&gt;''Sholat yah.... nggggg....'' menunduk dia.&lt;br /&gt;''Yeeeeeeeee.... gimana seh.... ninggalin sholat dengan sengaja dikenakan eksekusi sebagai kafir loh....'' kataku.&lt;br /&gt;''masak.... walah'' jawabnya kaget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;- Dakwah dimulai dengan kerabat terdekat, panggil mereka kembali kepada Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;- Berislam dengan Akhlaq dan Amal Ibadah menuju Rahmat Allah.... itulah yang utama.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113480800688925569?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113480800688925569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113480800688925569&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113480800688925569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113480800688925569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2005/12/dia-masuk-surga-gak-seh-poy.html' title='&apos;&apos;Dia&apos;&apos; masuk surga gak seh poy ?'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113452188677045384</id><published>2005-12-14T01:56:00.000+01:00</published><updated>2005-12-14T01:58:06.770+01:00</updated><title type='text'>Virus Gosip...Gosip...Gosip...!!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.islamonline.net/English/Ramadan/1424/10/Fountain_of_Faith/Softening_of_heart/images/pic02.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 131px; CURSOR: hand; HEIGHT: 124px; TEXT-ALIGN: center" height="279" alt="" src="http://www.islamonline.net/English/Ramadan/1424/10/Fountain_of_Faith/Softening_of_heart/images/pic02.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;(Koleksi Puisi 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebencian darimanakah datangnya&lt;br /&gt;Tersebar hiperbolik turut nafsu menyerta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertanam dipendam dalam dendam&lt;br /&gt;Terambat cepat melekat pekat berkarat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ujung hingga pangkal corong terus berderetan&lt;br /&gt;Dibelakang terhunus tajam pekikan perihnya suara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaduh... mengaduh... riuh.... keluh....&lt;br /&gt;Kejepit.... terhimpit.... sempit..... sakit....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaaaaaaahhhhhkkk... isak... sesak.... pekak.... bengkak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huhuuuuhuuuuuuu.... pilu... sendu... biru.... bisu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarkah wahai tiap-tiap ucapan yang tak berguna&lt;br /&gt;Kejamnya kau ancam tiap langkah damainya perasaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di manakah ucapan kebaikan penuh visi&lt;br /&gt;Di manakah perlakuan penuh yustisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih sayang tertinggal dibelakang hanya ilusi&lt;br /&gt;Apakah harapan ini tinggal teori tanpa realiti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113452188677045384?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113452188677045384/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113452188677045384&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113452188677045384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113452188677045384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2005/12/virus-gosipgosipgosip.html' title='Virus Gosip...Gosip...Gosip...!!!'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113452154909988184</id><published>2005-12-14T01:50:00.000+01:00</published><updated>2005-12-14T01:52:29.100+01:00</updated><title type='text'>Bangunlah Khalifah</title><content type='html'>&lt;a href="http://web4.rh.edu/ccl/imgs/leadership_clip4.JPG"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 199px; CURSOR: hand; HEIGHT: 101px; TEXT-ALIGN: center" height="190" alt="" src="http://web4.rh.edu/ccl/imgs/leadership_clip4.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;(Koleksi Puisi 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana khalifah itu yang hilang&lt;br /&gt;Penantian terukir di tiap lamunan&lt;br /&gt;Lunturpun apa yang harus dilakukan&lt;br /&gt;Lalai dan lupa di arus kala yang terbuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarlah dan hentikan pencarian itu&lt;br /&gt;Khalifah bersemayam pada tiap-tiap insani&lt;br /&gt;Engkaulah khalifah bermula bagi dirimu&lt;br /&gt;Engkaulah berikutnya bagi lainnya lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap amal dan santun lisan dan tingkah lakumu&lt;br /&gt;Tiap kendali nafsu dan koreksi dirimu&lt;br /&gt;Tiap jujur ikhlas teladan dan tahumu&lt;br /&gt;Tiap ta’at takut dan syukurmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunlah kau tiap-tiap khalifah&lt;br /&gt;Pimpin dan tegakkan Islam berawal bagimu&lt;br /&gt;Bukan hanya alunan kembang tidurmu&lt;br /&gt;Walau saat ini wujudnya tanpa batas tanah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113452154909988184?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113452154909988184/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113452154909988184&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113452154909988184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113452154909988184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2005/12/bangunlah-khalifah.html' title='Bangunlah Khalifah'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113452127990423280</id><published>2005-12-14T01:41:00.000+01:00</published><updated>2005-12-14T01:47:59.906+01:00</updated><title type='text'>Iri</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.biblepicturegallery.com/Samples/ca/editors/children/Boy%20and%20girl%20eating%20lollies%20Girl%20is%20jealous%20of%20bo.gif"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://www.biblepicturegallery.com/Samples/ca/editors/children/Boy%20and%20girl%20eating%20lollies%20Girl%20is%20jealous%20of%20bo.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;(Koleksi Puisi 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah buruknya hati karena iri&lt;br /&gt;Iri akan harta, tahta, kecantikan, kemasyuran&lt;br /&gt;Iri ini tanda tak pernah bersyukur&lt;br /&gt;Iri ini tanda buruk sangka pada yang Maha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah baiknya diri karena iri&lt;br /&gt;Iri akan ibadah, ilmu, akhlaq yang hasan&lt;br /&gt;Iri ini tanda berakal dan berumur&lt;br /&gt;Iri ini tanda cinta pada yang Maha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak selamanya iri ada baiknya&lt;br /&gt;Tak selamanya iri ada buruknya&lt;br /&gt;Hanya nafsu yang butakan&lt;br /&gt;Hanya benci yang dustakan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113452127990423280?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113452127990423280/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113452127990423280&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113452127990423280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113452127990423280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2005/12/iri.html' title='Iri'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113452037721521986</id><published>2005-12-14T01:29:00.000+01:00</published><updated>2005-12-14T01:41:21.453+01:00</updated><title type='text'>Tebaran Senyum</title><content type='html'>&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/Closeup%20Kopie.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;(Koleksi Puisi 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adik kecil tersenyum ceria&lt;br /&gt;Polos dan tulus nian&lt;br /&gt;Sedang bahagiakah dia&lt;br /&gt;Atau dia sedang bahagiakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia neraka bagi si pengiman&lt;br /&gt;Terasing terkucil tak ada peduli&lt;br /&gt;Senyum melukis wajah cinta Tuhan&lt;br /&gt;Sepi sendiri hilang terganti temani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum dariku senyum darimu&lt;br /&gt;Curahan rasa cinta dan syukur ini&lt;br /&gt;Hati ini terairi segar tenangi&lt;br /&gt;Cengkraman yakin makin kokoh membatu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113452037721521986?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113452037721521986/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113452037721521986&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113452037721521986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113452037721521986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2005/12/tebaran-senyum.html' title='Tebaran Senyum'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113371047975997069</id><published>2005-12-04T16:00:00.000+01:00</published><updated>2005-12-07T18:41:35.556+01:00</updated><title type='text'>Motivasi Seorang Muslim</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/sujud.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/sujud.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pasang surutnya diri dalam menjalani kehidupan adalah hal yang lumrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sekarang bagaimana kita pada saat surut tidak terseret jatuh semakin dalam ? Bagaimana menjaganya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya adalah: Niat dengan hati yang bersih. Niat yang tidak disertai hasrat / nafsu. Kita harus mampu membedakan mana itu hati mana itu hasrat. Karena keduanya dekat dan tipis untuk dibedakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana supaya niat kita tetap bersih ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya adalah: Iman kepada Allah, yakin segala kehendakNya adalah baik untuk kita melalui tuntunan cahayaNya, dan selalu setia menjalankan perintah dan menjauhi laranganNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah menjaga iman kita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya adalah: Keikhlasan dan Keta'atan kepada Allah, bahwa hanya Allah tempat kita berlindung dan bersandar atas segala persoalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaiman menjaga ikhlas dan ta'at itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya adalah: Kesabaran atas segala persoalan, baik itu 'duri' (cobaan) maupun 'tebu' (nikmat). Sadar bahwa keduanya adalah 'Teguran' Nya, dan keduanya adalah 'Kasih Sayang' Nya kepada hambaNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menjaga Kesabaran kita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya adalah: Prasangka baik (Husnuzhon) kepada Allah dan Berserah diri (Tawakal) kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah akan berkehendak baik pada kita, jika kita berprasangka baik kepada Allah dengan yakin sepenuhnya, bahwa segala sesuatupun nanti hasilnya adalah baik dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ana ‘inda dzanni ‘abdi bii" : Aku bersama dengan persangkaan hamba-Ku (Hadits Qudsi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus sadar, bahwa segala apapun usaha/ upaya yang baik dan bersih dari kita adalah yang dinilai oleh Allah. Keberhasilan akhir itu adalah kehendakNya, apakah kita pantas sukses ataukah gagal, karena Allah lah yang tahu betul kemampuan kita saat itu. Justru keduanya bisa jadi kebaikan buat kita. Ternyata apa yang menurut kita baik, belum tentu baik buat kita, karena Allah lah yang tahu yang baik buat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''... Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui'' (QS 2 : 216)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka janganlah berputus asa dalam kebaikan - dimanapun dan kapanpun - dengan berpegang teguh pada kebenaranNya. Itulah kelebihan motivasi seorang Muslim untuk bertahan dalam kehidupan dunia. Secara umum motivasi yang tahan banting dari seorang muslim adalah Allah, Allah adalah motivasi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mintalah selalu petunjuk melalui setiap ibadah-ibadah kita, supaya dibimbing ke jalan yang lurus, supaya hati kita dihindari dari pembolak balikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bishowab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113371047975997069?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113371047975997069/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113371047975997069&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113371047975997069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113371047975997069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2005/12/motivasi-seorang-muslim.html' title='Motivasi Seorang Muslim'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113339454669830466</id><published>2005-12-01T00:13:00.000+01:00</published><updated>2005-12-07T18:45:38.620+01:00</updated><title type='text'>Dunia Kerja Penyebab Terlantarnya Perhatian ke Anak</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.jackson-singers.ch/img/sklave_peitsche.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 136px; height: 115px; text-align: center;" alt="" src="http://www.jackson-singers.ch/img/sklave_peitsche.jpg" border="0" height="220" /&gt;&lt;/a&gt;Kini di Indonesia banyak film yg menayangkan realitas lika-liku remaja indonesia khususnya di Jakarta. Kompleksnya masalah remaja kita diceritakan karena disebabkan kurang perhatiannya orang tua pada anak. Para remaja mengalami penyimpangan kepribadian dalam pencarian ''kasih sayang'' sebagai pelampiasan untuk melengkapi kebutuhannya yang kurang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini membuat saya geram, karena tak 100 % orang tua yg menanggung kesalahan tersebut. Karena dunia kerjalah yang menyebabkan orang tua kita jarang di rumah dan menghabiskan waktunya di luar rumah untuk sebuah tender di luar kota atau atau disebuah diskotek dll. Dunia kerjalah yang membuat para orang tua menjadi materialis dan hedonis. Dunia kerjalah yang merusak akhlaq orang tua. Karena diperbudak dunia kerjalah generasi remaja menjadi korban. Yang tadinya orang tua harus mengurus anak-anak, malah harus mengurus kebutuhan sang ''anak besar'' (atasan mereka). Oleh karena itu, salahkanlah juga dan proteslah perusahaan-perusahaan dimana orang tua bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus sadari, bahwa sistem perusahaan yg ada menganut sistem ''Kapitalis'' yang bisa merenggut waktu para pekerjanya. Kita dituntut untuk bersaing dan berkarir serta, naudzubillah min zalik, harus berbuat maksiat dan kotor, memberikan segalanya hanya supaya menjadi ''orang sukses''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini harus diketahui anak-anak remaja sekarang, supaya menasehati orang tuanya jangan diperbudak oleh pekerjaannya, dan bahwasanya sang anak tidak menuntut lebih berupa material sebagai lambang ''kasih sayang'' dari orang tua. Hadirnya orang tua di rumah lebih banyak adalah cukup bagi sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Kapitalis ini memang sudah merambah di segala sendi-sendi kehidupan kita. Tak hanya orang tua, anak-anak pun juga menjadi budak dari pencernaan melalui media-media, produk-produk, dll yang ''gemerlap''. Saking tak dapat perhatian dan kontrol dari orang tua, tak sedikit anak-anak remaja menjadi glamour materialistis, ''famous wannabe'' dan memiliki insting bersaing yang ''mengerikan'', yang hanya untuk mendapatkan sebuah ''perhatian'' dari dunia luar rumah yang tidak ia dapatkan di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengubah sistem yg sudah mapan ini memanglah berat. Namun jika kita mulai dari diri sendiri dan keluarga, Insya Allah, kita bisa mengubah dunia kerja menjadi lebih baik seimbang porsinya untuk keluarga. Agamalah kuncinya. ''Berhentilah makan sebelum kenyang'', prinsip inilah salah satu yang harus kita pegang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113339454669830466?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113339454669830466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113339454669830466&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113339454669830466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113339454669830466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2005/12/dunia-kerja-penyebab-terlantarnya.html' title='Dunia Kerja Penyebab Terlantarnya Perhatian ke Anak'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13220956.post-113244063539277803</id><published>2005-11-19T23:26:00.000+01:00</published><updated>2005-11-19T23:50:35.406+01:00</updated><title type='text'>Melangkahku Tak Sendirian</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/1600/stepbystep.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1289/1154/200/stepbystep.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hidupku pasang surut&lt;br /&gt;Di arus yang kuturut&lt;br /&gt;Terbawa hingga lupa sadarku&lt;br /&gt;Terbawa kepusaran angkuhku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku yang dulu tak pernah punya sahabat&lt;br /&gt;Sahabat yang dekat siap mengangkat&lt;br /&gt;Ku yang tak pernah kenali diri&lt;br /&gt;Diri yang siap mengarahkan kaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlayarku akhirnya mencoba-coba tahu&lt;br /&gt;Mencari tempat menepi&lt;br /&gt;Nikmat manakah untukku&lt;br /&gt;Beragam rasa kuresapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap langkah kiriku&lt;br /&gt;Pertanda buruk menakuti&lt;br /&gt;Setiap langkah kananku&lt;br /&gt;Pertanda baik menemani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup...&lt;br /&gt;Tak kan pun hitam apalagi kelabu&lt;br /&gt;Cukup…&lt;br /&gt;Hanya putih yang basuh perihku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kukalah&lt;br /&gt;Kalah harus memilih&lt;br /&gt;Tunduk atas kemahaanMu&lt;br /&gt;Bersandar atas ketidakdayaanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalanku setelahnya mencoba-coba tahu&lt;br /&gt;Menemukan tempat tuk kutinggali&lt;br /&gt;Rumah manakah untukku&lt;br /&gt;Beragam jalan kutemui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hasratku menggebu&lt;br /&gt;Pertanda buruk meresahkanku&lt;br /&gt;Setiap hatiku menggebu&lt;br /&gt;Pertanda baik menyamankanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup...&lt;br /&gt;Tak kan pun hitam apalagi kelabu&lt;br /&gt;Cukup…&lt;br /&gt;Hanya putih yang basuh perihku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kukalah&lt;br /&gt;Walau kali ini benci tuk memilih&lt;br /&gt;Tunduk atas keyakinan padaMu&lt;br /&gt;Bersandar atas tuntunan cahayaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;``Ya Allah.. jika ini tempat yang Engkau kasihi dan ridhoi, maka jadikan aku bagian dari para penghuninya… Ya Allah, Langkah demi langkah dengan pertolongan kekuatanMu, kan kukejar ketertinggalan dan ketaktahuanku, walau saat ini hanya dengan langkah-langkah kecil, moga kelak tetap sampai jua menuju ridhoMu... Aamiiin``.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Syukurku atas Kasih SayangMu pada tiap-tiap pertandaMu di tiap-tiap langkahku -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;
(Muhammar ''Depoy'' Khamdevi)&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13220956-113244063539277803?l=waterpoured.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waterpoured.blogspot.com/feeds/113244063539277803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13220956&amp;postID=113244063539277803&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113244063539277803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13220956/posts/default/113244063539277803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waterpoured.blogspot.com/2005/11/melangkahku-tak-sendirian.html' title='Melangkahku Tak Sendirian'/><author><name>waterpoured</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07474370380788770638</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/gim_ilham/coverblog2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
